Megapolitan

Permudah Akses Warga dan Pekerja, Bus Shuttle Ramah Disabilitas Beroperasi di Kemayoran

1790689096_27a9273c51f53c556ad8
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Bus KEMON Mulai Diuji Coba, Mobilitas di Kemayoran Didorong Lebih Inklusif
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Bus KEMON Mulai Diuji Coba, Mobilitas di Kemayoran Didorong Lebih Inklusif

Beritabaru1.com – Kawasan Kemayoran di Jakarta Pusat kini memiliki layanan angkutan internal gratis untuk membantu perjalanan warga, penghuni, dan pekerja. Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) pada Selasa, 29 September 2026, melakukan soft launching sekaligus uji coba bus shuttle kawasan bernama KEMON.

Kehadiran layanan ini ditujukan untuk mempermudah perpindahan antartitik di dalam Komplek Kemayoran. Dengan perkembangan aktivitas permukiman, perkantoran, dan usaha pada area seluas 450 hektare, kebutuhan akan moda transportasi yang mudah dijangkau menjadi semakin penting.

Bus KEMON dapat digunakan masyarakat tanpa biaya. Layanan ini beroperasi setiap hari dari pukul 05.30 WIB hingga 22.00 WIB. Pada tahap awal, bus dijadwalkan tiba setiap sekitar 20 menit di tiap titik pemberhentian, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan di dalam kawasan dengan lebih praktis.

Dua Jalur untuk Menjangkau Titik-Titik Utama

Empat armada dikerahkan pada masa awal operasional dan dibagi ke dalam dua jalur utama, yakni Loop Utara serta Loop Selatan. Pembagian rute ini dirancang untuk menghubungkan berbagai lokasi penting, mulai dari area pameran, hunian, fasilitas umum, kawasan usaha, hingga simpul transportasi.

Jalur Loop Utara melayani perjalanan melalui JIExpo, Jalan Benyamin Sueb, Wisma Atlet Pademangan, Rusunami Bandar Kemayoran, Rajawali, Pasar Mobil Kemayoran, GMIS, Damar, Trembesi, Kemayoran Indah Golf, The Linq, dan Citra Tower.

Sementara itu, Loop Selatan melewati JIExpo, Benyamin Sueb, Landas Pacu, Masjid Jami Al Badariah, Wisma Atlet Kemayoran, Convair, Apron, Grand Palace, Polres Metro Jakarta Pusat, Transjakarta Kemayoran, Angkasa, Rendani, Taman Silangit, Selaparang, Mahatma Gandhi School, Kejaksaan Jakarta Pusat, serta HBR Motik.

Konektivitas menuju halte Transjakarta Kemayoran menjadi salah satu unsur penting dalam rute tersebut. Kehadiran titik pertemuan antarmoda dapat membantu pengguna melanjutkan perjalanan dari dan menuju kawasan Kemayoran tanpa harus sepenuhnya mengandalkan kendaraan pribadi.

Akses Ramah Pengguna Kursi Roda

Aspek aksesibilitas menjadi perhatian dalam pengoperasian KEMON. Armada bus dilengkapi pintu otomatis, alat penghitungan penumpang, dan ramp untuk pengguna kursi roda. Fasilitas ini disiapkan agar layanan dapat digunakan secara lebih setara oleh penyandang disabilitas maupun penumpang dengan kebutuhan mobilitas tertentu.

Dalam periode pengujian, bus yang dipakai masih menggunakan mesin diesel. PPK Kemayoran merencanakan penggantian secara bertahap ke bus listrik medium yang lebih ramah lingkungan. Armada mendatang akan mengusung rancangan low entry atau low deck, yang memungkinkan akses naik dan turun kendaraan menjadi lebih mudah.

Selain menyiapkan armada, pengelola kawasan juga membangun dan memperbarui sarana pendukung. Halte yang direvitalisasi, halte baru, serta rambu titik pemberhentian disediakan untuk membantu pengguna menemukan lokasi naik dan turun bus dengan lebih jelas.

Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan menyampaikan bahwa layanan ini tidak sekadar menambah pilihan kendaraan di area tersebut. Ia menempatkan shuttle bus sebagai bagian dari penguatan hubungan antarlokasi di Komplek Kemayoran.

“Shuttle bus ini bukan hanya tentang menyediakan sarana transportasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami membangun konektivitas yang lebih baik di Komplek Kemayoran. Kami ingin masyarakat dapat bergerak dari satu titik ke titik lainnya dengan lebih mudah, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Teddy di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Mendukung Kawasan Bisnis yang Lebih Terhubung

Pengoperasian bus gratis ini diharapkan mendukung arah pengembangan Kemayoran sebagai kawasan bisnis yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Pada kawasan dengan aktivitas yang tersebar di banyak titik, angkutan internal dapat membantu mengurangi hambatan perjalanan pendek yang kerap membutuhkan waktu lebih panjang jika ditempuh dengan berjalan kaki atau kendaraan pribadi.

Layanan tersebut juga membuka pilihan perjalanan yang lebih sederhana bagi pekerja yang berpindah lokasi selama jam kerja, penghuni yang menuju fasilitas sekitar, serta pengunjung yang mendatangi titik-titik kegiatan di Kemayoran. Jadwal yang berlangsung sejak pagi hingga malam memberi cakupan waktu yang cukup luas untuk berbagai kebutuhan aktivitas harian.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama menyambut pengoperasian KEMON. Ia menilai akses yang lebih terbuka dapat ikut mendorong aktivitas ekonomi serta meningkatkan daya tarik kawasan Kemayoran.

“Dengan dioperasikannya Bus Kemon ini maka konektivitas, mobilitas, dan aksesibilitas di Kemayoran ini akan lebih mudah dijangkau secara gratis sehingga semua fasilitas di Komplek Kemayoran dapat diakses lebih mudah,” kata Setya Utama.

Masa uji coba menjadi tahap penting untuk melihat kelancaran layanan, kebutuhan penumpang di setiap rute, serta pemanfaatan halte yang tersedia. Dengan empat bus yang melayani dua putaran jalur, pengguna perlu memperhatikan titik pemberhentian dan perkiraan interval kedatangan agar perjalanan dapat dilakukan lebih efisien.

Ke depan, transisi menuju armada listrik medium dan desain kendaraan berlantai rendah akan menjadi bagian dari pengembangan layanan. Langkah tersebut menegaskan bahwa kemudahan perjalanan, akses bagi pengguna disabilitas, serta perhatian terhadap lingkungan ditempatkan sebagai unsur yang saling berkaitan dalam sistem transportasi internal Kemayoran.

Frequently Asked Questions

What is Permudah Akses Warga dan Pekerja Bus Shuttle?

Permudah Akses Warga dan Pekerja Bus Shuttle is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Permudah Akses Warga dan Pekerja Bus Shuttle matter?

Permudah Akses Warga dan Pekerja Bus Shuttle matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment