Pascagempa NTT, BNPB Minta Pengaktifan Posko di Daerah Terdampak
Pascagempa NTT BNPB Minta Pengaktifan Posko di Daerah Terdampak
Beritabaru1.com – KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meminta kepada kepala daerah untuk menetapkan status tanggap darurat bencana. Kemudian ditindaklanjuti dengan pengaktifan pos komando sehingga penanganan dapat berjalan secara terkoordinasi, terpadu dan efektif. "Dengan pengaktifan posko di kabupaten terdampak, ini mempermudah koordinasi pendataan dampak, pencarian dan pertolongan, dan penanganan pengungsi jika diperlukan," kata Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (15/8).
Respons Cepat BNPB dan Koordinasi Antar Lembaga
BNPB telah menggerakan sejumlah bantuan darurat pada kesempatan pertama. Bantuan tersebut dimobilisasi dari gudang logistik BNPB di Flores Timur. Sementara itu, sejumlah Kementerian dan lembaga lain juga telah menggerakkan sumber daya menuju lokasi bencana. Basarnas mengerahkan special group SAR dari beberapa wilayah, seperti Bali dan Nusa Tenggara Barat, untuk membantu evakuasi dan penyelamatan korban yang tertimpa reruntuhan.
Kementerian Pekerjaan Umum telah berkoordinasi dengan sumber daya di daerah untuk membersihkan material longsor yang terjadi di akses jalan maupun sungai akibat gempa. Sedangkan dari Kementerian Sosial, bantuan sudah mulai digerakkan dari gudang logistik Kupang, NTT. Bantuan ini didorong menuju wilayah terdampak, seperti Ngagekeo dan Sikka.
"Sedangkan pelabuhan, terdapat dua fasilitas yang mengalami rusak berat. Pelabuhan lain masih dapat digunakan, sedangkan pelabuhan penyeberangan ada dua fasilitas yang terdampak. Dalam membantu penanganan darurat, Kementerian Perhubungan menyiagakan helikopter dan pesawat untuk dapat digunakan di bawah koordinasi BNPB," ungkapnya.
Selain bantuan, personel Tagana juga digerakan menuju lokasi terdampak. Kementerian Sosial siap dengan pengaktifan dapur umum dan pelayanan psikososial. Pada sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan akan mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC) di tingkat pusat dan daerah. Menteri Kesehatan menyampaikan ia akan memimpin rapat awal HEOC nanti malam (15/8) antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota.
Tim dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan juga segera diberangkatkan bersama tim BNPB. Di sektor perhubungan, kementerian terkait menyampaikan 5 bandara dari total 15 di NTT yang terdampak gempa. Namun dari jumlah tersebut, runway masih dapat digunakan. Kerusakan terjadi pada terminal bandara.
FAQ: Informasi Penting Pascagempa NTT
1. Apa yang diminta BNPB kepada kepala daerah pascagempa? BNPB meminta kepala daerah untuk menetapkan status tanggap darurat bencana dan mengaktifkan posko di daerah terdampak.
2. Wilayah mana saja yang terdampak gempa di NTT? Wilayah terdampak termasuk Ngagekeo dan Sikka, dengan 5 dari 15 bandara di NTT mengalami dampak.
3. Bagaimana koordinasi penanganan bencana saat ini? Koordinasi dilakukan melalui pengaktifan posko, HEOC di tingkat pusat dan daerah, serta pengerahan personel dari berbagai kementerian dan lembaga.
4. Apa saja bantuan yang telah dikirimkan? Bantuan dimobilisasi dari gudang logistik BNPB di Flores Timur dan Kupang, termasuk bantuan logistik, personel SAR, dan dukungan transportasi.
Dari unsur TNI dan Polri, personel dan alutsista digerakan menuju wilayah-wilayah terdampak, termasuk pengerahan pesawat dan kapal laut militer. (H-2)