Terpilih Jadi Ikon IBF 2026, Penulis Wahyudi Pratama Siap Sebarkan Pendidikan Literasi di Pesantren
Terpilih Jadi Ikon IBF 2026: Wahyudi Pratama Sebarkan Literasi
Beritabaru1.com – Terpilih Jadi Ikon IBF 2026, penulis Wahyudi Pratama atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Yudi resmi ditetapkan sebagai ikon terbaru untuk Islamic Book Fair (IBF) tahun 2026. Pengarang yang telah memikat pembaca melalui karya-karyanya seperti Qalam dan Bisikan Daun Jatuh ini akan turut serta aktif dalam rangkaian acara IBF Road to Pesantren 2026. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan inspirasi baru bagi dunia literasi Islam di Indonesia.
Program IBF Road to Pesantren merupakan inisiatif pameran keliling yang akan menjangkau berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia. Dalam setiap kunjungannya, program ini menghadirkan beragam pilihan literatur berkualitas, mulai dari buku-buku keislaman, Al-Qur'an, pendidikan, parenting, buku anak-anak, motivasi, pengembangan diri, sejarah, fiksi, hingga produk-produk edukasi lainnya yang relevan dengan kebutuhan santri.
Perjalanan Literasi Lewat Ngaji Literasi
Gus Yudi telah lama aktif menyebarkan pendidikan literasi di lingkungan pesantren melalui platform Ngaji Literasi yang ia inisiasi. Hingga saat ini, ia telah mengunjungi lebih dari lima puluh pondok pesantren di berbagai wilayah untuk mengkampanyekan pentingnya budaya membaca dan menulis di kalangan santri. Komitmennya terhadap literasi telah menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda.
Hingga hari ini, alhamdulillah saya telah mengunjungi lebih dari 50 pondok pesantren di berbagai daerah untuk mengkampanyekan pentingnya budaya literasi di kalangan santri lewat platform Ngaji Literasi, yang merupakan ikhtiar kecil saya agar membaca, menulis, dan berkarya dapat terus tumbuh di lingkungan pesantren.
Pengalaman yang dimilikinya ini diharapkan dapat memberikan nuansa baru dalam kampanye IBF Road to Pesantren. Sebagai penulis produktif yang dikenal melalui karya-karya fiksinya, Gus Yudi siap membawa pesan literasi ke lebih banyak pesantren di seluruh Indonesia. Ia percaya bahwa literasi adalah kunci kemajuan generasi muda.
Kolaborasi untuk Masa Depan Literasi
Dalam kegiatan IBF Road to Pesantren mendatang, Gus Yudi tidak hanya hadir sebagai penulis, tetapi juga akan membuka ruang dialog dengan para santri mengenai buku, kepenulisan, pengalaman kreatif, serta bagaimana literasi dapat menjadi bagian dari perjalanan kehidupan generasi muda. Melalui diskusi-diskusi ini, ia berharap dapat menumbuhkan minat baca yang lebih besar.
Semoga kolaborasi ini menjadi jalan untuk memperluas gerakan literasi hingga menjangkau lebih banyak pesantren di seluruh penjuru negeri, dengan harapan semoga langkah kecil yang diupayakan hari ini dapat menjadi investasi kebaikan bagi lahirnya generasi santri yang cinta membaca, gemar menulis, dan siap melahirkan karya-karya terbaik untuk negeri.
Sementara itu, dalam pelaksanaan IBF Road to Pesantren 2026, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Buka Buku Festival (BBF) sebagai operator operasional pameran. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan rangkaian roadshow dapat berjalan secara profesional, mulai dari pembangunan dan pengelolaan area pameran, hingga pelaksanaan aktivitas selama pameran berlangsung.
IBF Road to Pesantren kami rancang bukan sekadar sebagai pameran buku, tetapi sebagai bagian dari kampanye menuju Islamic Book Fair 2026. Kami ingin membawa semangat IBF lebih dekat kepada santri dan komunitas pesantren.
Melalui IBF Road to Pesantren, IKAPI DKI Jakarta ingin membangun sebuah perjalanan literasi yang dimulai dari lingkungan pesantren dan bermuara pada perhelatan Islamic Book Fair 2026. Kegiatan ini dapat membangun antusiasme dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk hadir dalam Islamic Book Fair 2026. Dengan demikian, literasi akan semakin merakyat.
Adapun untuk gelaran Islamic Book Fair 2026 akan digelar pada 9–13 Desember 2026 di JICC Senayan, Jakarta. Itu akan menjadi penyelenggaraan ke-24 dari pameran dan festival literasi Islam terbesar di Asia Tenggara itu. Terpilih Jadi Ikon IBF 2026 merupakan momentum penting bagi Wahyudi Pratama untuk terus berkontribusi.
FAQ: Terpilih Jadi Ikon IBF 2026
Apa itu IBF 2026? Islamic Book Fair 2026 adalah pameran dan festival literasi Islam terbesar di Asia Tenggara yang akan diselenggarakan pada 9–13 Desember 2026 di JICC Senayan, Jakarta.
Siapa Wahyudi Pratama? Wahyudi Pratama atau Gus Yudi adalah penulis produktif yang dikenal melalui karya-karyanya seperti Qalam dan Bisikan Daun Jatuh. Ia juga aktif menyebarkan literasi melalui platform Ngaji Literasi.
Apa itu IBF Road to Pesantren? IBF Road to Pesantren adalah inisiatif pameran keliling yang mengunjungi berbagai pondok pesantren di Indonesia untuk menyebarkan budaya literasi dan mempersiapkan masyarakat menuju IBF 2026.
Bagaimana cara mengikuti IBF Road to Pesantren? Anda dapat mengikuti IBF Road to Pesantren dengan mengunjungi pondok pesantren yang menjadi tujuan pameran keliling. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui website resmi IBF atau IKAPI DKI Jakarta.