Kolombia Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional usai Gempa Tewaskan 216 Orang
Kolombia Tetapkan Tiga Hari Berkabung Usai Gempa 7,4 Magnitudo
Beritabaru1.com – Pemerintah Kolombia secara resmi Kolombia Tetapkan Tiga Hari Berkabung nasional pada hari Rabu, 12 Agustus 2025. Keputusan ini diambil setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo menghantam wilayah barat negara Amerika Selatan tersebut. Bencana alam yang terjadi pada Senin, 10 Agustus ini telah menewaskan minimal 216 orang dan menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur di beberapa kota.
Gempa ini tercatat sebagai peristiwa seismik terbesar yang pernah melanda Kolombia dalam abad ke-21. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer, tepat di bawah wilayah Caldas dan Valle del Cauca. Sebagai bentuk penghormatan, seluruh gedung pemerintahan dan kedutaan besar Kolombia di luar negeri diminta mengibarkan bendera setengah tiang selama masa berkabung.
Proses Penyelamatan yang Intensif
Di kota Pereira dan Cali, tim penyelamat bekerja tanpa henti sepanjang malam untuk mencari korban yang masih terperangkap. Mereka menggunakan derek besar, anjing pelacak, dan alat berat lainnya untuk memindahkan puing-puing bangunan. Para sukarelawan juga membantu dengan membentuk rantai manusia untuk memindahkan material berat secara manual.
Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika Daniela Largo, wanita berusia 32 tahun, berhasil dievakuasi setelah terjebak selama 35 jam di bawah reruntuhan hotel di Pereira. Ibunya, Sandra Milena Perez, mengungkapkan rasa syukur yang luar biasa atas keselamatan putrinya.
Kami hampir kehilangan harapan, lalu kami menerima telepon. Seorang warga lokal mendengar teriakan minta tolong dari bawah reruntuhan dan bersama tetangga lain mulai menyingkirkan puing sebelum tim profesional tiba. Saya berterima kasih kepadanya dengan sepenuh hati. Seorang putra kini menunggunya di rumah.
Para ahli gempa menekankan bahwa 48 jam pertama merupakan periode paling kritis untuk menemukan penyintas. Statistik menunjukkan bahwa peluang bertahan hidup menurun signifikan setelah melewati batas 72 jam.
Dampak dan Respons Pemerintah
Pemantauan udara menunjukkan kerusakan masif di berbagai wilayah. Di Cali, banyak permukiman tampak rata dengan tanah, dengan tumpukan puing abu-abu menggantikan rumah-rumah dan apartemen. Kendaraan-kendaraan yang terparkir juga hancur tertimpa dinding beton yang runtuh.
Sektor kesehatan mengalami gangguan serius. Hospital Universitario del Valle di Cali mengalami kerusakan struktural, memaksa para dokter memindahkan pasien ke area parkir dan memberikan perawatan darurat di ruang terbuka. Tim medis dari kota-kota tetangga segera dikirim untuk membantu.
Presiden Abelardo de la Espriella, yang baru saja dilantik pada hari Jumat sebelum gempa, menetapkan status darurat nasional. Saat mengunjungi Pereira pada hari Selasa, ia menjanjikan subsidi sewa bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini.
Solidaritas dan Bantuan Internasional
Solidaritas warga Kolombia terlihat sangat kuat dalam menghadapi bencana ini. Ribuan orang menyumbangkan air, makanan, dan pasokan logistik ke lingkungan yang terdampak. Antrean panjang terlihat di berbagai pusat donor darah di seluruh negeri.
Ini tentang keinginan untuk membantu komunitas, kota, dan negara Anda.
Ferney Cabrera, salah satu pendonor darah, menyampaikan pernyataan tersebut dengan penuh semangat. Dukungan internasional juga mulai mengalir, termasuk pengumuman bantuan darurat sebesar US$15,5 juta atau sekitar Rp245 miliar dari Amerika Serikat. Berbagai negara di seluruh dunia juga menawarkan bantuan mereka melalui [Media Indonesia](https://mediaindonesia.com/internasional/921200/kolombia-tetapkan-tiga-hari-berkabung-nasional-usai-gempa-tewaskan-216-orang).
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa Kolombia
Berapa lama masa berkabung nasional yang ditetapkan? Pemerintah Kolombia menetapkan masa berkabung selama tiga hari, dimulai dari Rabu, 12 Agustus 2025.
Berapa jumlah korban tewas akibat gempa ini? Sampai saat ini, minimal 216 orang telah dikonfirmasi tewas dalam bencana tersebut.
Di kota mana saja gempa terasa paling kuat? Gempa terasa paling kuat di Pereira, Cali, dan wilayah Caldas di bagian barat Kolombia.
Berapa magnitudo gempa yang terjadi? Gempa memiliki magnitudo 7,4 dengan pusat gempa pada kedalaman 10 kilometer.
Apakah ada bantuan internasional yang diterima? Ya, Amerika Serikat telah menjanjikan bantuan darurat sebesar US$15,5 juta, dan berbagai negara lain juga menawarkan dukungan mereka.