PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara
PM Kurdistan Irak Tuduh Iran, Teheran Bantah
Tuduhan Resmi dari Erbil
Beritabaru1.com – PM Kurdistan Irak Tuduh Iran bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak yang menargetkan dua titik strategis di Erbil pada hari kejadian. Masrour Barzani, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Pemerintah Regional Kurdistan (KRG), mengumumkan bahwa kantor pribadinya serta markas Badan Intelijen Kurdistan (Parastin) menjadi sasaran tembakan drone. Pernyataan tersebut ia sampaikan langsung melalui akun resmi di platform X, merujuk pada hasil penyelidikan awal Direktorat Penanggulangan Terorisme Wilayah Kurdistan.
"Berdasarkan informasi dan penyelidikan yang dilakukan Direktorat Penanggulangan Terorisme di Wilayah Kurdistan, telah dikonfirmasi bahwa kantor pribadi saya dan kediaman Presiden Badan Parastin hari ini menjadi sasaran serangan Iran menggunakan pesawat nirawak," ujar Barzani.
Barzani melabeli peristiwa itu sebagai tindakan "ceroboh dan tidak dapat diterima," sekaligus menyebutnya eskalasi serius yang mengancam stabilitas kawasan. Otoritas keamanan setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga penulisan artikel ini, belum ada pihak lain yang mengklaim kepemilikan atas serangan itu.
Respons dan Pembelaan Teheran
Pemerintah Iran bergerak cepat membantah keterlibatannya. Melalui kantor berita negara IRNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyebut laporan soal serangan ke kantor Barzani sebagai "perkembangan yang sangat mencurigakan" yang memerlukan kewaspadaan penuh dan pencermatan mendalam. Ia menegaskan bahwa Teheran tidak terlibat dalam insiden tersebut.
Sikap serupa ditunjukkan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, lewat unggahan terpisah di X. Araghchi mengecam aksi itu namun sekaligus mempertanyakan motif di baliknya.
"Tidak ada yang membenarkan serangan ceroboh terhadap kantor PM Barzani," tulis Araghchi. "Teman-teman Kurdi harus waspada terhadap taktik false-flag untuk menabur perselisihan antar tetangga."
Dengan pernyataan tersebut, Teheran mengisyaratkan bahwa serangan itu kemungkinan merupakan operasi bendera palsu yang dirancang untuk memicu ketegangan antara negara-negara tetangga. Implikasi diplomatik dari tuduhan PM Kurdistan Irak Tuduh Iran ini kini menjadi perhatian para pengamat hubungan Timur Tengah.
Konteks Hubungan KRG dan Iran
Pemerintah Regional Kurdistan, berpusat di Erbil, merupakan otoritas otonom di Irak yang memiliki struktur pemerintahan mandiri: presiden, parlemen, kabinet, serta pasukan keamanan sendiri bernama Peshmerga. Hubungan Erbil dan Teheran secara historis kompleks, mencakup kerja sama ekonomi, perdagangan energi, serta dinamika politik yang kerap diwarnai perbedaan pandangan soal isu regional.
Serangan drone ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Iran selalu menarik perhatian karena berimplikasi pada stabilitas perbatasan dan hubungan bilateral. Para analis mencatat bahwa setiap insiden semacam ini berpotensi mengubah kalkulasi keamanan kedua pihak, terutama di tengah ketegangan kawasan yang belum mereda.
FAQ
Apakah ada korban jiwa dalam serangan drone ke kantor Barzani? Badan keamanan setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban luka maupun kerusakan struktural yang signifikan.
Siapa yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut? Barzani secara eksplisit menuding Iran. Namun Teheran melalui Baghaei dan Araghchi membantah keterlibatan dan justru menyebut insiden itu mencurigakan serta kemungkinan merupakan operasi false-flag.
Apa itu Badan Parastin? Parastin adalah badan intelijen Pemerintah Regional Kurdistan yang bertugas menangani urusan keamanan dan kontra-terorisme di wilayah Kurdistan Irak. Markasnya menjadi salah satu dari dua target dalam serangan yang dituduhkan.