Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Syarat Mutlak Netanyahu: Israel Tak Akan Tarik Pasukan Gaza Sebelum Hamas Dilucuti

Published Agustus 18, 2026 · Updated Agustus 18, 2026 · By Richard Moore - beritabaru1.com

Foto : Richard Moore - beritabaru1.com

Netanyahu Tetapkan Syarat Keras: Gaza Tak Akan Ditinggalkan Sebelum Hamas Kehabisan Senjata

Beritabaru1.com – Benjamin Netanyahu, pemimpin pemerintahan Israel, menyampaikan pesan tegas kepada Jared Kushner selaku utusan Amerika Serikat. Menurut Netanyahu, pasukan Israel tidak akan meninggalkan wilayah Gaza dan proses pembangunan kembali tidak akan dibuka selama Hamas belum menyerahkan seluruh persenjataannya secara total.

Pertemuan Empat Jam di Yerusalem

Pesan itu dilontarkan dalam sesi pembicaraan intensif yang berlangsung lebih dari empat jam di ibu kota Israel. Hadir pula sejumlah anggota Board of Peace, di antaranya Direktur Nickolay Mladenov serta mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Salah satu hasil konkret dari dialog tersebut adalah kesepakatan untuk menunjuk seorang jenderal Amerika Serikat yang akan mengawasi langsung proses pembongkaran persenjataan Hamas — langkah pertama menuju demiliterisasi kawasan.

"Telah disepakati bahwa tidak akan ada penataan ulang posisi IDF dari Gaza sampai Hamas dilucuti senjatanya secara penuh dan seluruh Gaza didemiliterisasi - setiap senjata, ringan maupun berat, dan setiap terowongan."

Pejabat Board of Peace yang menyampaikan pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa Netanyahu telah menyepakati jalur langkah selanjutnya.

"Pihak Israel akan memberikan kesempatan ini. Sekarang terserah Hamas untuk menunjukkan apakah mereka benar-benar berniat untuk mematuhinya."

Hamas Menolak Syarat Sepihak

Board of Peace turut menginformasikan bahwa Hamas telah menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan senjata dan menghentikan operasi militer. Sebagai tanggapan, Netanyahu memastikan bahwa Israel akan "menghormati komitmen-komitmennya yang tersisa."

Akan tetapi, tuntutan pelucutan senjata tanpa syarat itu mendapat penolakan konsisten dari Hamas. Gerakan tersebut menegaskan tidak akan menyerahkan persenjataan selama serangan harian Israel belum dihentikan dan pasukan pendudukan — yang kini menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza — belum ditarik. Seorang sumber terpisah menambahkan bahwa Netanyahu juga menegaskan Israel tidak akan mengubah kebijakan pembunuhan terarget terhadap para komandan Hamas.

Dimensi Politik Domestik dan Reaksi Mediator

Netanyahu turut menilai bahwa kemajuan rencana gencatan senjata 15 poin yang diusulkan pemerintahan Trump — dokumen yang sebelumnya ditolak Israel — akan menjadi "problematis" mengingat agenda pemilihan umum yang tengah mendekat di dalam negeri.

Walaupun tim kerja untuk isu pembongkaran senjata dan fasilitas publik telah dibentuk, tekanan sepihak terhadap Hamas ini bertentangan dengan posisi sejumlah negara Arab dan Muslim. Qatar dan Mesir, yang berperan sebagai mediator, menyalahkan penolakan Netanyahu atas mandeknya proses perdamaian.

"Israel kini menanggung tanggung jawab atas penghambatan upaya untuk membawa perdamaian di Gaza."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Syarat Mutlak Netanyahu?

Syarat Mutlak Netanyahu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Syarat Mutlak Netanyahu matter?

Syarat Mutlak Netanyahu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.