Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kampus Ini Kembali Gelar Kuliah Umum Pentingnya Layanan Kesehatan di Indonesia

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Kampus Ini Kembali Gelar Kuliah Umum Kesehatan

Beritabaru1.com – Universitas Harkat Negeri (UHN) yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah, telah menyelenggarakan kembali acara kuliah umum atau public lecture yang menarik perhatian banyak pihak. Dalam kesempatan kali ini, tema yang diangkat adalah "People at the Center: Reimagining the Future of Primary Health Care in Indonesia". Fokus utama dari pembahasan ini adalah pentingnya menempatkan manusia sebagai titik sentral dalam pengembangan sistem serta pelayanan kesehatan di Indonesia. Acara ini menjadi momen penting bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum untuk memahami perkembangan terkini dalam bidang kesehatan.

Penguatan layanan kesehatan menjadi hal krusial agar masyarakat tidak sekadar datang saat mengalami sakit, melainkan juga aktif menjaga kesehatan mereka sejak dini. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis petang, tanggal 13 Agustus, ini diadakan di Sport Center yang berada di dalam area Kampus Mataram UHN Tegal. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan betapa pentingnya topik ini bagi perkembangan kesehatan nasional.

Dua Narasumber Ahli Hadir di Acara

Dua tokoh penting hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut. Pertama, Diah S Saminarsih yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan serta CEO dan Founder CISDI. Kedua, Phuong N. Pham yang merupakan Associate Professor di Harvard Medical School dan Harvard T.H. Chan School of Public Health. Kehadiran kedua narasumber ini memberikan perspektif yang komprehensif tentang kesehatan masyarakat.

Diah S Saminarsih, yang lebih dikenal dengan panggilan Ade, menjelaskan bahwa layanan kesehatan primer berfungsi sebagai landasan atau fondasi utama bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, pendekatan ini memang telah berfokus pada aspek manusia terlebih dahulu. Hal ini sejalan dengan visi UHN untuk mengembangkan sistem kesehatan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

"Layanan kesehatan primer memang sudah difokuskan untuk melihat manusianya dulu," kata Diah S Saminarsih.

Ade menambahkan bahwa dalam praktiknya, sering kali terjadi kelalaian untuk mengingat bahwa individu manusia, baik sebagai pribadi maupun bagian dari keluarga, komunitas, dan masyarakat luas, semuanya akan bertemu dalam sistem layanan kesehatan. Pendekatan holistik ini menjadi kunci keberhasilan program kesehatan di Indonesia.

"Cuman menurut Ade, nanti pada kenyataannya pada implementasinya, suka lupa bahwa individu manusia yang ada sebagai individu maupun keluarga dan komunitas maupun masyarakat yang lebih luas semuanya, akan ketemu," ujarnya.

Dalam penjelasannya, Ade juga menyebutkan bahwa melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profes), terdapat fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas dan Posyandu yang menjadi bagian dari sistem tersebut. Fasilitas-fasilitas ini berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

"Kalau kita pakai istilahnya JKN (Jaminan Kesehataan Nasional) atau BPJS SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profes), fasilitas kesehatan tingkat pertama di bawah SKTP itu ada yang namanya Puskesmas atau Posyandu," jelas Ade.

Teknologi dan Kesehatan: Sebuah Keseimbangan

Phuong N. Pham menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini turut mendukung pola pengobatan dan pemeriksaan di unit layanan kesehatan. Meskipun demikian, kemajuan tersebut harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Teknologi digital menjadi alat penting untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan.

"Meski demikian, kecanggihan tersebut juga harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, karena pada dasarnya kesehatan merupakan hak setiap warga negara," ujar Phuong.

Phuong juga menambahkan bahwa ketika kecanggihan teknologi sebanding dengan biaya pengobatan, maka Primary Healthcare menjadi upaya yang sangat penting. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyakit sejak dini serta penanganan penyakit sedini mungkin. Investasi dalam teknologi kesehatan dapat mengurangi beban biaya pengobatan jangka panjang.

"Sebagai pencegahan penyakit sejak dini dan penanganan penyakit sedini mungkin," jelas Phuong.

Pentingnya Sistem Kesehatan yang Responsif

Mewakili Rektor UHN Sudirman Said, Gunawan Adib Achmadi yang menjabat sebagai Wakil Rektor I menekankan pentingnya membangun sistem kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Menurut Gunawan, kesehatan bukan hanya tentang tindakan pengobatan ketika seseorang sudah terjangkit penyakit, tetapi juga bagaimana membangun fondasi pencegahan sejak dini. Sistem yang responsif akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

"Kesehatan bukan sekadar tentang tindakan pengobatan saat seseorang sudah terjangkit penyakit, melainkan bagaimana membangun fondasi pencegahan sejak dini", ujar Gunawan Adib.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kuliah Umum Kesehatan

Apa itu kuliah umum di UHN Tegal? Kuliah umum adalah acara akademik terbuka yang menghadirkan pembicara ahli untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum.

Kapan acara kuliah umum ini diadakan? Acara berlangsung pada Kamis petang, tanggal 13 Agustus di Sport Center Kampus Mataram UHN Tegal.

Siapa saja narasumber yang hadir? Dua narasumber utama hadir, yaitu Diah S Saminarsih (Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan UHN) dan Phuong N. Pham (Associate Professor Harvard Medical School).

Apa tema utama yang dibahas? Tema utamanya adalah "People at the Center: Reimagining the Future of Primary Health Care in Indonesia" yang fokus pada pelayanan kesehatan berpusat pada manusia.

Bagaimana cara mengakses informasi lebih lanjut? Informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi UHN Tegal atau media sosial kampus untuk update kegiatan akademik selanjutnya.

(H-2)

Related Reading