Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama di The Sounds Project Ditahan Polda Metro Jaya

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Thomas Thomas - beritabaru1.com

Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Ditahan Polda Metro Jaya

Beritabaru1.com – Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya setelah kasus yang bermula dari festival musik The Sounds Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Kedua tersangka ini sebelumnya telah diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara pada Rabu (12/8/2026) dan kemudian perkara mereka dipindahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Proses penahanan ini dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat tingginya perhatian publik terhadap kasus tersebut.

Kedua individu yang diduga terlibat dalam kasus penistaan agama ini ditahan sejak Kamis (13/8/2026) pukul 16.30 WIB. Mereka tampak mengenakan seragam tahanan lengkap dengan borgol di tangan saat digiring keluar dari ruang Ditreskrimum menuju Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Plh. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Oki Waskito, mengonfirmasi bahwa status perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan atau sidik untuk memastikan proses hukum berjalan lancar.

Awal Mula Kasus dari Video Viral di Media Sosial

Kasus ini bermula dari unggahan video yang menyebar luas di platform media sosial X melalui akun @Jakartatalk. Dalam rekaman yang direkam pada Minggu (9/8/2026), terlihat sebuah merek minuman melakukan tantangan kepada salah satu pengunjung festival The Sounds Project. Tantangan tersebut menuai kontroversi karena pengunjung terlihat membacakan ayat suci Al-Quran dalam konteks yang dinilai tidak sesuai oleh sebagian masyarakat.

Video tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Banyak netizen yang menyayangkan tindakan tersebut dan menuntut adanya tindakan hukum. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penanganan kasus ini kini sepenuhnya diambil alih oleh Polda Metro Jaya melalui Ditreskrimum.

"Benar, ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ," ujar Budi saat dikonfirmasi oleh media.

Respons Penyelenggara Festival The Sounds Project

Pihak penyelenggara The Sounds Project telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi melalui akun media sosial mereka. Penyelenggara festival menegaskan bahwa aksi tantangan yang memicu kontroversi tersebut dilakukan di luar arahan, koordinasi, maupun persetujuan pihak manajemen festival. Mereka juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Penyelenggara festival juga telah menghubungi pihak kepolisian untuk memberikan keterangan lengkap terkait kronologi kejadian. Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dengan aparat hukum dalam proses penyidikan. The Sounds Project sendiri merupakan festival musik yang rutin diselenggarakan di kawasan Ancol dan telah menjadi salah satu agenda budaya populer di Jakarta.

Proses Hukum dan Penahanan Tersangka

Kedua tersangka kini berada di bawah pengawasan Polda Metro Jaya setelah perkara mereka dipindahkan dari Polres Metro Jakarta Utara. Proses penahanan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kedua tersangka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Ditreskrimum untuk melengkapi berkas perkara.

Menurut sumber hukum, proses penyidikan akan mencakup pemeriksaan saksi-saksi, analisis video, serta verifikasi dokumen terkait. Kedua tersangka memiliki hak untuk didampingi pengacara selama proses hukum berlangsung. Polda Metro Jaya juga telah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini agar proses hukum berjalan efisien dan transparan.

Reaksi Masyarakat dan Netizen

Reaksi masyarakat terhadap kasus ini beragam, namun sebagian besar mendukung tindakan hukum yang diambil. Banyak warga Jakarta yang merasa prihatin dengan insiden tersebut dan berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Gerakan sosial di media sosial juga muncul untuk mendukung proses hukum dan memastikan keadilan ditegakkan.

Beberapa tokoh masyarakat dan agama juga memberikan pernyataan mendukung penahanan kedua tersangka. Mereka menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai agama dan menghormati simbol-simbol keagamaan dalam setiap kegiatan publik. Kasus ini juga menjadi perhatian media nasional yang memberitakan perkembangan terbaru secara berkala.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus

Apa itu The Sounds Project? The Sounds Project adalah festival musik yang diselenggarakan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, dan telah menjadi salah satu agenda budaya populer di Jakarta sejak beberapa tahun terakhir.

Kapan kedua tersangka ditahan? Kedua tersangka pertama kali diamankan pada Rabu (12/8/2026) oleh Polres Metro Jakarta Utara, kemudian ditahan secara resmi oleh Polda Metro Jaya pada Kamis (13/8/2026) pukul 16.30 WIB.

Di mana kedua tersangka ditahan? Kedua tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya setelah digiring dari ruang Ditreskrimum.

Apa yang dilakukan kedua tersangka? Kedua tersangka terlibat dalam insiden di mana salah satu pengunjung festival membacakan ayat suci Al-Quran dalam konteks yang dinilai tidak sesuai saat mengikuti tantangan dari sebuah merek minuman.

Siapa yang menangani kasus ini? Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya setelah perkara dipindahkan dari Polres Metro Jakarta Utara.

Bagaimana respons penyelenggara festival? Penyelenggara The Sounds Project telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi dan menegaskan bahwa aksi tantangan dilakukan di luar arahan dan persetujuan manajemen festival.

Apakah ada perkembangan terbaru dalam kasus ini? Kedua tersangka kini menjalani proses penyidikan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan pemeriksaan saksi-saksi dan analisis video sebagai bagian dari proses hukum.

Related Reading