Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni Multi-Etnis dan Gerakkan Ekonomi Kota Padang

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Emily Davis - beritabaru1.com

Foto : Emily Davis - beritabaru1.com

Kota Tua Festival 2026: Wadah Harmoni Multietnis dan Katalis Ekonomi Padang

Beritabaru1.com – Kawasan Pondok di Kota Tua Padang menjadi tuan rumah pembukaan Kota Tua Festival 2026 pada Sabtu, 15 Agustus. Acara yang dihadiri delegasi dari delapan negara ini tidak hanya menampilkan kekayaan sejarah lokal, tetapi juga menegaskan posisi Padang di panggung internasional.

Pandangan Gubernur Sumbar tentang Masa Depan Kawasan

Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumatera Barat, menyatakan bahwa kawasan Kota Tua menyimpan potensi luar biasa sebagai ruang pelestarian warisan budaya sekaligus mesin penggerak pariwisata dan perekonomian warga. Ia menekankan bahwa setiap langkah pengembangan harus tetap menghormati karakter historis serta dinamika sosial yang telah mengakar di wilayah tersebut.

"Selamat datang di Padang. Semoga seluruh delegasi mendapatkan pengalaman yang baik dan membawa pulang kesan positif tentang Sumatera Barat."

Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir—delegasi, atlet, pelatih, juri, ofisial, hingga tamu dari berbagai negara—dan berharap kegiatan ini memperluas pemahaman masyarakat internasional terhadap kehidupan serta budaya Sumatera Barat.

Kota Tua sebagai Lapisan Sejarah Hidup

Bagi Gubernur, kawasan tersebut bukan sekadar kumpulan bangunan tua. Di baliknya tersimpan narasi panjang tentang aktivitas perdagangan, migrasi, interaksi antar-kelompok sosial, dan dinamika kehidupan yang membentuk identitas Kota Padang secara keseluruhan.

"Kota Tua adalah bagian dari sejarah dan identitas kita. We must protect its heritage while making it a living space for culture, tourism, and community economy."

Ia menegaskan bahwa keberagaman etnis yang telah lama berdampingan di kawasan ini merupakan kekuatan kolektif yang wajib terus dipelihara.

Kolaborasi Lintas Komunitas

Komunitas Tionghoa, India, Nias, Sunda, Batak, Mandailing, Ambon, Melayu, beserta kelompok masyarakat lain telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Kota Padang. Mahyeldi menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar acara seremonial.

"Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi kolaborasi. Budaya terjaga, masyarakat bergerak, dan ekonomi tumbuh."

Dorongan untuk Generasi Muda

Gubernur juga menyerukan partisipasi aktif dari pelajar, komunitas sejarah, perguruan tinggi, dan generasi muda dalam mendokumentasikan serta mempromosikan warisan Kota Tua. Media yang dianjurkan mencakup fotografi, videografi, teknologi digital, dan platform media sosial agar nilai historis kawasan semakin dikenal luas.

Suara Walikota: Identitas Budaya dan Dampak Ekonomi

Fadli Amran, Walikota Padang, menegaskan bahwa seni, tradisi, dan budaya merupakan inti identitas kota. Ia melihat keberagaman budaya sebagai modal strategis untuk memperkuat visi Padang sebagai destinasi gastronomi dunia melalui konsep "Taste of Padang Experience."

"Berdasarkan perkiraan kami, ada sekitar 45 miliar rupiah perputaran ekonomi yang terjadi di Kota Padang dari berbagai rangkaian kegiatan yang kita gelar dalam beberapa hari terakhir."

Ragam Aktivitas Festival

Kota Tua Festival 2026 menyajikan kombinasi kegiatan budaya, olahraga, sosial, dan ekonomi kreatif. Di antara agenda yang digelar terdapat Kejuaraan Barongsai Internasional, atraksi naga, wushu, pertunjukan seni empat etnis, Sipasan, Zumba, donor darah, bazar kuliner serta produk kreatif, Kota Tua Run and Fun Walk, hingga pertunjukan musik.

Fadli Amran menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut telah membuka ruang partisipasi bagi masyarakat umum, komunitas lokal, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat langsung serta memperoleh manfaat ekonomi.

Arah Ke Depan

Ia berharap festival ini terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memperkuat kohesi sosial, mempererat persahabatan internasional, menggerakkan sektor UMKM, memperluas promosi pariwisata, serta melestarikan warisan sejarah dan budaya Kota Padang secara berkelanjutan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni?

Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni matter?

Festival Kota Tua 2026 Perkuat Harmoni matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.