Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Hari Keempat, Tim SAR Sisir Korban KMP Putri Yasmin di Selat Lombok hingga Nusa Penida

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Karen Smith - beritabaru1.com

Foto : Karen Smith - beritabaru1.com

Hari Keempat Tim SAR Sisir KMP Putri Yasmin di Selat Lombok

Beritabaru1.com – Hari Keempat Tim SAR Sisir korban hilang dari kapal KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok telah memasuki fase intensif. Operasi pencarian yang dimulai sejak Sabtu (15/08) ini kini diperluas hingga ke wilayah Nusa Penida untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Tim SAR gabungan terus bekerja keras menemukan empat penumpang yang belum ditemukan setelah insiden terbakarnya kapal feri tersebut.

Untuk memaksimalkan efektivitas pencarian, operasi kini dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang masing-masing menangani area berbeda. Strategi ini memungkinkan tim SAR untuk menyisir wilayah yang lebih luas dengan sumber daya yang tersedia secara optimal.

Detail Pembagian Area Pencarian

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pembagian menjadi tiga unit bertujuan untuk memaksimalkan cakupan wilayah laut maupun pesisir pantai. Setiap SRU menangani sektor berbeda dengan kapal dan armada masing-masing yang telah disiapkan secara khusus.

SRU 1 menggunakan RIB 02 Mataram untuk menyisir perairan timur lokasi kejadian dengan luas 48 NM². Area ini dipilih karena merupakan jalur utama pergerakan kapal di Selat Lombok. SRU 2 fokus pada pesisir pantai mulai dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko sejauh 15 NM². Sementara itu, SRU 3 yang dikerahkan dari Pelabuhan Sampalan membawa RIB 02 Klungkung serta personel Unit Siaga SAR Nusa Penida untuk memeriksa perairan selatan Nusa Penida seluas 32 NM².

Identitas Korban dan Tim Pendukung

"Total penumpang selamat tercatat sebanyak 212 orang. Satu orang meninggal dunia, dan empat orang masih dalam pencarian," ujar Hariyadi, Sabtu (15/08).

Empat korban yang hingga saat ini masih terus dicari adalah Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto. Tim SAR melakukan pencarian intensif dengan menggunakan berbagai alat bantu termasuk sonar dan drone untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

Operasi hari keempat melibatkan berbagai unsur dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar. Selain itu, Lanal Mataram, kru Finns SGi Air Bali serta Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, dan Puskesmas Jembatan Kembar turut berpartisipasi dalam operasi penyelamatan ini.

Alat-alat yang digunakan dalam operasi meliputi KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Operasi SAR

Berapa lama operasi pencarian KMP Putri Yasmin berlangsung? Operasi pencarian telah memasuki hari keempat sejak Sabtu (15/08) dan diperkirakan akan berlangsung hingga semua korban ditemukan atau dinyatakan hilang.

Di mana lokasi tepatnya kapal KMP Putri Yasmin terbakar? Kapal terbakar di perairan Selat Lombok, tepatnya di area yang kini menjadi fokus pencarian tiga SRU.

Bagaimana kondisi cuaca mempengaruhi operasi pencarian? Kondisi cuaca menjadi faktor penting dalam menentukan jadwal dan area pencarian. Tim SAR memantau kondisi cuaca secara berkala untuk memastikan keselamatan personel.

Apakah ada kemungkinan korban ditemukan di luar area pencarian utama? Memang ada kemungkinan korban terdampar di area yang lebih jauh, itulah mengapa pencarian diperluas hingga ke Nusa Penida dan perairan sekitarnya.

(H-2)

Related Reading