Hari Ketiga Operasi SAR KMP Putri Yasmin, Tim tidak Temukan Bangkai Kapal maupun Korban
Hari Ketiga Operasi SAR KMP Putri: Pencarian Belum Menemukan Korban
Beritabaru1.com – Pencarian yang memasuki Hari Ketiga Operasi SAR KMP Putri di perairan Selat Lombok belum menemukan jejak kapal maupun penumpang yang hilang. Kedua kapal yang terlibat dalam operasi kembali ke Pelabuhan Lembar pada pukul 15.00 WITA tanpa hasil setelah memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA. Kondisi cuaca dan arus laut menjadi faktor yang mempengaruhi efektivitas pencarian di hari ketiga ini.
Pencarian sejak pukul 07.00 Wita, hingga pukul 15.00 Wita kedua kapal kembali ke Lembar tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang yang dicari, kata Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Salah Satu Penumpang Sudah Ditemukan
Dari lima penumpang yang menjadi target pencarian, ternyata satu orang telah kembali ke rumah dalam keadaan selamat. Atas nama Ratu Agung Sekar Ayu, berusia 21 tahun dan berdomisili di Mataram, keberadaannya telah dikonfirmasi oleh keluarganya melalui laporan ke Posko SAR. Kejadian ini memberikan harapan bagi keluarga penumpang lainnya yang masih menunggu kabar.
Hariyadi menambahkan bahwa Ratu Agung sebenarnya tidak menumpang di KMP Putri Yasmin saat insiden terjadi. Ia berangkat lebih awal pada tanggal 9 Agustus menggunakan kapal lain. Namun, namanya tetap terdaftar dalam manifest karena sempat membeli tiket Putri Yasmin sebelum terjadi perubahan rencana perjalanan. Informasi ini telah diverifikasi oleh pihak SAR melalui konfirmasi langsung ke keluarga.
Lima Penumpang Masih Dalam Pencarian
Sementara itu, empat penumpang lainnya masih menjadi prioritas pencarian. Mereka adalah Yasir Arafat, 37 tahun asal Mataram; Selvina Rambu Mayi, 28 tahun dari Sumba; I Made Sutarjana, 55 tahun asal Denpasar; dan Slamet Yulianto, 41 tahun juga dari Denpasar. Setiap penumpang memiliki karakteristik dan rute perjalanan yang berbeda, sehingga area pencarian disesuaikan dengan kemungkinan lokasi mereka.
Tim SAR gabungan telah memperluas area pencarian pada Jumat (14/8) untuk menjangkau perairan yang lebih luas di sekitar lokasi kejadian. Operasi dipusatkan melalui Posko SAR di Pelabuhan Lembar dengan mengerahkan seluruh potensi yang tersedia. Koordinasi antar tim dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada area yang terlewatkan dalam proses pencarian.
Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alat utama laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan, jelas Hariyadi.
Koordinasi Lintas Sektor dan Armada Pendukung
Untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga, tim SAR gabungan membagi kekuatan alat utama ke dalam beberapa area pencarian. Di perairan, KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar melaksanakan tugas. Sementara itu, Helikopter SGi Air Bali didukung oleh Finns Search And Rescue serta personel Kantor SAR Denpasar melakukan pencarian dari udara.
Area pencarian mencakup arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi insiden terbakarnya kapal penumpang. Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso, turut memantau langsung jalannya operasi dari Posko SAR dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kehadiran pejabat tinggi ini menunjukkan tingkat prioritas yang diberikan terhadap operasi penyelamatan.
Operasi SAR kali ini melibatkan banyak unsur, antara lain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, kru SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Pergerakan tim di lapangan juga didukung armada tambahan yang ekstensif. Selain kapal-kapal SAR, terdapat RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB. Ketersediaan berbagai jenis armada memungkinkan pencarian dilakukan secara komprehensif di berbagai kondisi perairan.
Pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (15/8) pagi. Tim SAR akan mengevaluasi hasil pencarian hari ketiga dan menyesuaikan strategi berdasarkan data yang terkumpul. Masyarakat yang memiliki informasi terkait lokasi penumpang atau kapal diminta untuk segera menghubungi Posko SAR di nomor resmi yang telah disediakan.
FAQ: Informasi Penting Hari Ketiga Operasi SAR KMP Putri
Kapan pencarian akan dilanjutkan? Pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (15/8) pagi setelah evaluasi hasil pencarian hari ketiga.
Berapa jumlah penumpang yang masih dicari? Terdapat empat penumpang yang masih dalam pencarian setelah satu penumpang ditemukan selamat.
Area pencarian mencakup wilayah mana saja? Area pencarian mencakup arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi insiden terbakarnya kapal di Selat Lombok.
Bagaimana cara masyarakat membantu? Masyarakat yang memiliki informasi terkait lokasi penumpang atau kapal diminta untuk segera menghubungi Posko SAR di nomor resmi yang telah disediakan.