Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kembangkan Karakter Mahasiswa Baru, ITB Adakan CDT Carnival 2026

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By Thomas Thomas - beritabaru1.com

Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com

Nilai Karakter AIR ITB Tetap Relevan di Era Kecerdasan Artifisial

Beritabaru1.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) meyakini bahwa tiga nilai karakter AIR—Adaptif, Integritas, dan Resiliensi—masih sangat penting bagi mahasiswa. Hal ini di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI), media sosial, serta transformasi teknologi yang terjadi semakin cepat. Program pengembangan karakter ini menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Karakter Mahasiswa ITB, Pipit Fitriani, menyampaikan hal tersebut saat membuka acara Character Development Training (CDT) Carnival untuk mahasiswa baru angkatan 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Kampus Jatinangor pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru yang akan menjalani proses adaptasi selama beberapa minggu ke depan.

Proses Perumusan Nilai AIR

Pipit menjelaskan bahwa nilai AIR dirumuskan melalui proses partisipatif yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari dosen yang peduli dengan kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan karakter, tim coach, mitra eksternal, hingga perwakilan mahasiswa itu sendiri. Setiap elemen memberikan kontribusi berharga dalam merancang nilai-nilai yang akan menjadi pedoman mahasiswa selama menempuh pendidikan di ITB.

Dalam pengkonsepan AIR, kita waktu itu mengundang stakeholder, seperti dosen yang memang memiliki minat kepada kegiatan kemahasiswaan, pengembangan karakter. Kemudian juga dari tim coach, para mitra, termasuk perwakilan mahasiswa,

Menurut Pipit, tujuan perumusan ini adalah menemukan nilai-nilai yang tidak hanya relevan saat ini, tetapi juga mampu bertahan menghadapi perubahan zaman. Tiga nilai AIR dipilih karena dianggap paling penting dan akan selalu berlaku ke depannya. Adaptif berarti kemampuan menyesuaikan diri, integritas mencerminkan kejujuran, dan resiliensi menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi kesulitan.

Adaptasi terhadap Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi seperti AI justru memperkuat relevansi nilai AIR, bukan melemahkannya. Perubahan teknologi membuat penerapan nilai-nilai tersebut perlu dimaknai secara lebih luas. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teknologi, tetapi juga menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab.

Dalam konteks penggunaan AI, mahasiswa dituntut mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Kemampuan ini tidak sekadar berarti dapat menggunakan AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan nilai adaptif yang menjadi salah satu pilar karakter ITB.

Artinya adaptasi itu bisa menggunakan, bisa memanfaatkan, tetapi tetap harus punya nilai integritas supaya pemanfaatannya masih dalam kebutuhan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan,

Pipit menambahkan bahwa perubahan zaman lebih banyak memengaruhi cara nilai AIR diterapkan, bukan mengubah substansi nilai tersebut. Konteksnya tetap sama, namun pendefinisiannya bisa lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa ITB terus melakukan evaluasi terhadap program pengembangan karakternya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Pengembangan Instrumen Pengukuran Karakter

Selain menjalankan program pengembangan karakter, ITB juga tengah mengembangkan instrumen untuk mengukur keberhasilan program dalam membentuk karakter mahasiswa. Jumlah partisipan dalam suatu kegiatan memang dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan. Namun, angka partisipasi belum tentu menggambarkan apakah mahasiswa benar-benar mengalami perkembangan karakter, misalnya menjadi lebih adaptif.

Kalau kita membuat acara besar seperti ini, salah satu parameter keberhasilan mungkin berapa banyak mahasiswa yang terlibat. Tapi dari sisi nilai karakternya, apa benar dia sudah adaptif atau belum, itu kita belum tahu,

Oleh karena itu, ITB bekerja sama dengan para psikolog untuk mengembangkan alat ukur karakter mahasiswa. Instrumen ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai perkembangan karakter peserta. Pengukuran tidak hanya dilakukan melalui kegiatan utama, tetapi juga melalui tahapan monitoring setelah kegiatan berlangsung.

Pada tahap asesmen, perkembangan karakter mahasiswa akan diukur secara lebih terkuantifikasi, khususnya bagi mahasiswa jenjang sarjana (S1). Pendekatan ini penting agar keberhasilan program pengembangan karakter tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan atau banyaknya peserta, tetapi juga dari perubahan karakter yang dapat diukur.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang CDT Carnival 2026

Apa itu CDT Carnival?

CDT Carnival adalah singkatan dari Character Development Training Carnival, yaitu acara pengembangan karakter yang diselenggarakan oleh ITB untuk mahasiswa baru angkatan 2026. Acara ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai karakter AIR dalam diri mahasiswa.

Kapan dan di mana CDT Carnival 2026 diselenggarakan?

CDT Carnival 2026 diselenggarakan di Kampus Jatinangor pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru yang akan menjalani proses adaptasi selama beberapa minggu ke depan.

Apa saja nilai-nilai karakter AIR?

Nilai-nilai karakter AIR terdiri dari Adaptif, Integritas, dan Resiliensi. Adaptif berarti kemampuan menyesuaikan diri, integritas mencerminkan kejujuran, dan resiliensi menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi kesulitan.

Bagaimana ITB mengukur keberhasilan program pengembangan karakter?

ITB bekerja sama dengan para psikolog untuk mengembangkan alat ukur karakter mahasiswa. Pengukuran dilakukan melalui kegiatan utama dan tahapan monitoring setelah kegiatan berlangsung, khususnya bagi mahasiswa jenjang sarjana (S1).

Apakah nilai AIR masih relevan di era kecerdasan artifisial?

Ya, nilai AIR tetap relevan di era kecerdasan artifisial. Perkembangan teknologi seperti AI justru memperkuat relevansi nilai AIR, bukan melemahkannya. Perubahan teknologi membuat penerapan nilai-nilai tersebut perlu dimaknai secara lebih luas.

Related Reading