Ketua Umum Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai NasDem Meninggal Dunia
Atang Irawan, Ketua Umum BAHU Partai NasDem, Wafat di Jakarta
Beritabaru1.com – Partai NasDem berduka atas wafatnya Atang Irawan, Ketua Umum Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai NasDem yang juga menjabat Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem. Atang mengembuskan napas terakhir pada Kamis (17/9) pukul 00.35 WIB di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta.
Kepergian Atang meninggalkan duka bagi keluarga, rekan kerja, kader partai, serta masyarakat yang pernah memperoleh pendampingan hukum darinya. Dalam perjalanan hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang terbuka, ramah dalam bergaul, dan aktif memberikan bantuan advokasi di bidang hukum kepada masyarakat.
Penghormatan di Rumah Duka
Sejumlah pengurus dan tokoh Partai NasDem mendatangi rumah duka yang berada di Jalan Kapten Halim, Kampung Bebesaran RT 31/07, Kelurahan Nagri Kidul, Purwakarta. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Di antara yang hadir ialah Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustopa, Ketua DPW NasDem Jawa Barat Mamat Rahmat, Ketua DPD NasDem Kabupaten Purwakarta Yadi Rusmayadi, serta jajaran pengurus lainnya. Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum di Purwakarta.
Yadi Rusmayadi menyampaikan bahwa Atang merupakan figur yang memiliki pengabdian besar di lingkungan partai. Ia menilai wafatnya Atang menjadi kehilangan yang dirasakan secara mendalam oleh NasDem, terutama karena dedikasinya dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
“Partai Nasdem merasa kehilangan atas kepergian beliau, beliau salah satu tokoh Nasdem yang paling memiliki dedikasi tinggi,” kata Ketua DPD Nasdem Purwakarta, Yadi Rusmayadi, di Purwakarta, Kamis (17/9).
Peran di Bidang Hukum dan HAM
Selama memimpin BAHU Partai NasDem, Atang Irawan mengemban peran penting dalam kerja-kerja pendampingan dan advokasi hukum. Posisi tersebut berkaitan erat dengan upaya memberikan bantuan, pengawalan, serta perhatian terhadap persoalan hukum yang dihadapi masyarakat.
Selain memimpin BAHU, tanggung jawabnya sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem menempatkan Atang pada ruang kerja yang berkaitan dengan isu penegakan hukum dan hak asasi manusia. Dua amanah itu menunjukkan besarnya kepercayaan yang diberikan kepadanya di lingkungan partai.
Advokasi hukum memiliki arti penting bagi warga yang membutuhkan pendampingan ketika menghadapi persoalan hukum. Kerja seperti ini tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap aturan, tetapi juga kesediaan untuk mendengar, menjelaskan pilihan yang ada, dan mendampingi masyarakat dalam proses yang sering kali tidak sederhana. Sikap ramah yang melekat pada pribadi Atang menjadi bagian dari kesan yang dikenang oleh orang-orang di sekitarnya.
Bagi organisasi politik, bidang hukum dan HAM juga menjadi ruang yang menuntut ketelitian serta komitmen. Isu-isu hukum kerap menyangkut kepentingan masyarakat luas, perlindungan hak warga, dan kebutuhan akan akses keadilan. Karena itu, kontribusi para pengurus yang bekerja pada bidang tersebut memiliki nilai tersendiri dalam pengabdian kepada publik.
Dimakamkan di Purwakarta
Jenazah mendiang Atang Irawan akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Kampung Bongas, Nagri Kidul, Purwakarta. Pemakaman di kampung halamannya menjadi penutup perjalanan hidup seorang tokoh yang selama ini aktif dalam kegiatan hukum, advokasi, dan organisasi.
Keluarga besar Partai NasDem mengajak para kader serta sahabat almarhum untuk menerima kepergiannya dengan ikhlas. Doa juga dipanjatkan agar Atang Irawan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Ucapan belasungkawa dan doa menjadi wujud penghormatan yang dapat diberikan kepada keluarga almarhum pada masa duka. Bagi mereka yang mengenalnya, kenangan atas keramahan dan keterlibatannya dalam membantu masyarakat di bidang hukum akan tetap melekat. Bagi rekan-rekannya di Partai NasDem, pengabdian Atang menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan dikenang.
Wafatnya Atang Irawan sekaligus mengingatkan pentingnya keberlanjutan kerja advokasi bagi masyarakat. Pendampingan hukum memerlukan perhatian yang konsisten, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan untuk memahami dan memperjuangkan hak-haknya. Nilai pengabdian tersebut menjadi warisan yang dapat diteruskan oleh rekan-rekan serta pengurus yang melanjutkan tugas di bidang hukum dan HAM.
Dalam suasana kehilangan ini, keluarga, sahabat, dan jajaran Partai NasDem mengiringi kepergian Atang Irawan dengan doa. Dedikasi yang ia tunjukkan selama menjalankan amanah di BAHU dan DPP Partai NasDem menjadi jejak pengabdian yang akan terus dikenang.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ketua Umum Badan Advokasi Hukum BAHU?Ketua Umum Badan Advokasi Hukum BAHU is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ketua Umum Badan Advokasi Hukum BAHU matter?Ketua Umum Badan Advokasi Hukum BAHU matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.