Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Selatan Jateng hingga 21 Agustus

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Mark Brown - beritabaru1.com

Foto : Mark Brown - beritabaru1.com

Peringatan Dini BMKG: Ombak Besar di Selat Selatan Jawa Tengah, Cuaca Daratan Berawan

Perairan Utara: Gelombang Lebih Rendah namun Tetap Perlu Waspada

Beritabaru1.com – Di kawasan laut utara Jawa Tengah, tinggi gelombang yang tercatat relatif lebih kecil dibandingkan sisi selatan, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan bagi pelaku pelayaran. Shafira Tsanyfadhila, prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, menyampaikan bahwa ombak setinggi 1,25 hingga 2,5 meter masih melanda area Karimunjawa bagian barat dan timur, Jepara, serta jalur Pati–Rembang.

Untuk perairan utara lainnya, ketinggian gelombang berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, yang berarti kondisi cukup melandai dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran. Terkait pasang air laut atau rob, Shafira menambahkan bahwa trennya saat ini sudah menurun, walau masih ada kemungkinan naik kembali dalam beberapa hari ke depan.

"Sedangkan di kawasan perairan utara lainnya,height gelombang berkisar 0,5-1,25 meter atau sedikit lebih melandai dan cukup aman untuk pelayaran. Untuk pasang air laut (rob) saat ini sudah menurun, meski ada peluang naik kembali dalam beberapa hari ke depan."

Selatan Jawa Tengah: Ombak 2,5–4 Meter Ancam Pelayaran hingga 21 Agustus

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi yang mencapai 2,5 sampai 4 meter di perairan selatan Jawa Tengah. Fenomena ini diproyeksikan berlangsung hingga Jumat (21/8) dan membawa risiko serius bagi seluruh aktivitas pelayaran di wilayah tersebut.

Adnan Dendy Mardika, prakirawan BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap, merinci bahwa cakupan gelombang tinggi membentang dari perairan Cilacap hingga Purworejo. Kapal nelayan dan tongkang menjadi paling rentan, khususnya ketika kecepatan angin melampaui 15 knot.

"Gelombang tinggi ini selain berisiko terhadap pelayaran, juga mengganggu aktivitas warga di perairan dan kawasan pesisir."

Pernyataan tersebut disampaikan Adnan pada Rabu (19/8), menegaskan bahwa dampak tidak terbatas pada sektor maritim saja, melainkan juga menyentuh kehidupan masyarakat di kawasan pesisir.

Cuaca Daratan: Berawan dengan Peluang Hujan Ringan di 11 Daerah

Pada Rabu (19/8) malam hingga Kamis (20/8) dini hari, kondisi cuaca di daratan Jawa Tengah secara umum diprediksi berawan. Meskipun demikian, hujan ringan berpeluang turun di kawasan pegunungan dan dataran tinggi yang tersebar di 11 daerah.

Winda Ratri, prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, menjelaskan bahwa kehadiran hujan ringan tersebut membuat suhu terasa lebih hangat di tengah musim kemarau yang tengah berlangsung. Parameter cuaca yang tercatat meliputi suhu udara 14–30 derajat Celsius, kelembaban relatif 75–95 persen, serta angin bertiup dari arah timur laut menuju barat daya dengan kecepatan 3–20 km/jam.

Ancaman Karhutla Tetap Mengintai

Walaupun ada potensi hujan di sejumlah titik, BMKG tidak mengabaikan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Winda Ratri menegaskan bahwa musim kemarau telah membuat banyak vegetasi menjadi kering dan mudah tersulut api, sehingga kewaspadaan masyarakat tetap menjadi prioritas.

"Tetap waspada terhadap karhutla, karena musim kemarau membuat banyak tanaman kering dan mudah tersulut api."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan?

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan matter?

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.