Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Haornas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Prestasi Olahraga Indonesia

Published September 9, 2026 · Updated September 9, 2026 · By Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com

Haornas ke-43 Dorong Penguatan Prestasi Olahraga Menuju Indonesia Emas 2045

Beritabaru1.com – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 diharapkan dapat menjadi penggerak baru bagi peningkatan prestasi atlet Indonesia. Semangat perayaan olahraga nasional ini dinilai perlu diterjemahkan menjadi pembinaan yang terarah, persiapan kompetisi yang konsisten, serta kebijakan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Pakar Manajemen Prestasi Olahraga, Djoko Pekik Irianto, menilai Haornas tidak seharusnya berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk menguatkan fondasi pembangunan olahraga, terutama agar pencapaian atlet Indonesia dapat terus berkembang di level internasional.

“Dengan momentum Haornas ini bisa membangkitkan semangat harapan kita ya, untuk menuju Indonesia yang lebih baik, utamanya dalam konteks pembangunan olahraga,” kata Djoko saat dihubungi.

DBON Menjadi Arah Peningkatan Prestasi

Perjalanan menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi membutuhkan arah yang jelas. Djoko Pekik menekankan pentingnya pelaksanaan Rancangan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai panduan menuju target Indonesia Emas 2045.

Target prestasi tidak cukup dibangun melalui harapan pada saat mendekati kejuaraan. Pembinaan atlet perlu dimulai sejak awal, berjalan berkesinambungan, dan didukung evaluasi di setiap tahapan. Dalam konteks itu, Haornas dapat menjadi pengingat bahwa olahraga nasional membutuhkan kerja yang terukur dari berbagai pihak, mulai dari organisasi cabang olahraga, pemerintah, pelatih, hingga atlet.

“Nah, kalau dikaitkan dengan prestasi, kita harap sesuai dengan Rancangan Desain Besar Olahraga Nasional menuju ke 2045 Indonesia Emas itu, harapan kita semakin bertambah prestasinya,” ujarnya.

DBON memiliki arti penting karena menempatkan prestasi olahraga sebagai proses panjang. Keberhasilan di arena pertandingan lahir dari sistem yang mencakup pencarian bakat, pelatihan berkualitas, dukungan ilmu pengetahuan olahraga, kesempatan bertanding, serta pemulihan atlet yang memadai.

Asian Games 2026 Menjadi Ujian Penting

Haornas tahun ini berlangsung ketika Indonesia juga bersiap menghadapi Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Ajang multievent tersebut akan menjadi salah satu kesempatan penting untuk melihat hasil pembinaan dan kesiapan kontingen nasional menghadapi persaingan di Asia.

Djoko Pekik berharap Indonesia dapat membukukan hasil yang lebih baik daripada pencapaian pada edisi Asian Games sebelumnya. Ia menaruh perhatian pada sasaran empat medali emas yang dipatok untuk kontingen Indonesia, sebab jumlah itu sama dengan raihan emas empat tahun lalu.

Jika ukuran pencapaian hanya didasarkan pada jumlah emas, target yang tidak meningkat tentu memunculkan pertanyaan tentang ambisi pengembangan prestasi. Namun, penetapan sasaran kompetisi juga dapat dipengaruhi banyak pertimbangan teknis dan kondisi persiapan masing-masing cabang olahraga.

“Harapan kita sih bisa lebih dari 4 medali emas ya. Tapi secara riil kan pasti PP, PB, KOI, KONI, Kemenpora punya pertimbangan kenapa hanya mentargetkan 4 medali emas,” tutur Djoko Pekik.

PP atau pengurus pusat, PB atau pengurus besar, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki peran dalam menyiapkan kebutuhan kontingen. Koordinasi di antara lembaga-lembaga tersebut menjadi bagian penting agar target yang ditetapkan sejalan dengan program pembinaan dan kebutuhan atlet di lapangan.

Anggaran Bukan Satu-satunya Jawaban

Persiapan menuju kejuaraan besar tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Djoko Pekik mengingatkan bahwa anggaran tambahan yang diberikan ketika program sudah berjalan belum tentu langsung menghasilkan peningkatan performa. Atlet memerlukan waktu untuk menjalani latihan, adaptasi strategi, mengikuti uji coba, dan mencapai puncak kondisi pada waktu yang tepat.

“Persiapan menuju sebuah event tuh butuh waktu yang panjang. Sehingga tidak serta-merta begitu ditambah anggaran terus atletnya bisa naik,” katanya.

Catatan tersebut memperlihatkan pentingnya perencanaan yang tidak bersifat mendadak. Dukungan pendanaan memang krusial, tetapi perlu disertai program latihan yang berkelanjutan, pemetaan peluang medali, pendampingan tenaga ahli, dan kalender kompetisi yang relevan. Dengan pendekatan demikian, setiap pengeluaran dapat memberi dampak lebih besar terhadap perkembangan atlet.

Bagi publik, capaian di kejuaraan internasional kerap terlihat melalui medali. Namun, di balik satu medali terdapat proses panjang yang melibatkan pembinaan bertahun-tahun. Karena itu, keberhasilan olahraga nasional perlu dilihat tidak hanya dari hasil satu turnamen, melainkan juga dari kemampuan sistem menghasilkan atlet berprestasi secara berkelanjutan.

Jalan Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Asian Games 2026 juga dipandang sebagai bagian dari tahapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Ajang di Nagoya dapat menjadi ruang evaluasi bagi atlet dan tim nasional sebelum menghadapi persaingan yang lebih tinggi di panggung Olimpiade.

“Asian Games itu adalah jalan untuk menuju ke Olimpiade. Sehingga harapan kita puncak prestasi Olimpiade tahun 2028 di LA nanti lebih bagus dari Olimpiade 2024 di Paris yang lalu,” ujarnya.

Dengan menjadikan Asian Games sebagai bagian dari peta jalan Olimpiade, Indonesia dapat memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengukur kesiapan, memperbaiki kekurangan, dan mematangkan strategi. Haornas ke-43 pun membawa pesan yang lebih luas: kebangkitan prestasi olahraga tidak hanya bergantung pada semangat sesaat, melainkan pada komitmen panjang untuk membangun atlet dan sistem olahraga yang semakin kuat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Haornas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Prestasi?

Haornas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Prestasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Haornas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Prestasi matter?

Haornas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Prestasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.