Ketua DPD Sebut Kebijakan Prabowo Ibarat Mencabut Duri dalam Daging
Sultan Bachtiar Najamudin Apresiasi Langkah Prabowo-Gibran Perkuat Kemandirian Ekonomi
Beritabaru1.com – Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyampaikan pujian atas kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi bangsa. Pernyataan tersebut diucapkan saat ia membacakan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI yang dilaksanakan bersamaan dengan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Acara berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Jumat tanggal 14 Agustus.
Sultan menilai keputusan Presiden Prabowo untuk mengembalikan penguasaan negara atas sumber daya alam sebagai wujud keberanian politik. Langkah ini sejalan dengan amanat yang tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945 dan bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat. Ia menggambarkan transformasi ekonomi yang dijalankan sebagai proses yang tidak mudah namun sangat diperlukan.
Transformasi ekonomi yang diusung Presiden Prabowo ibarat mencabut duri dalam daging. Mencabut duri tentu tidak nyaman, ada rasa perih, bahkan sedikit pendarahan. Namun, selama duri itu tetap tertancap, luka tidak akan pernah benar-benar sembuh.
Menurut Sultan, duri yang dimaksud mencakup berbagai masalah struktural ekonomi. Di antaranya adalah tingginya ketergantungan terhadap produk impor, rendahnya nilai tambah sumber daya alam, praktik under invoicing, transfer pricing, serta inefisiensi birokrasi yang selama ini menghambat pertumbuhan.
Program Strategis yang Terintegrasi
Ia menyoroti sejumlah inisiatif pemerintah yang dinilai saling terkait dan memperkuat satu sama lain. Program tersebut meliputi pembentukan Danantara, penerapan Kebijakan Ekspor Satu Pintu, serta upaya Swasembada Pangan dan Energi. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis atau MBGl juga menjadi fokus utama. Penguatan ekonomi akar rumput dilakukan melalui Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Sultan menekankan bahwa transformasi ekonomi memerlukan keberanian dalam mengambil keputusan sulit. Tujuannya adalah memperkuat fondasi ekonomi nasional serta mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, maju, dan berdaya saing di kancah global.
Capaian dalam Kurun Waktu Dua Tahun
Dalam masa kepemimpinan kurang dari dua tahun, Sultan mencatat bahwa mimpi swasembada pangan kini telah terwujud. Kejelasan arah kemandirian energi dan hilirisasi nasional juga semakin terlihat jelas. Ia menilai langkah-langkah yang berpihak pada petani, nelayan, buruh, dan pelaku UMKM membantu menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia.
Alhamdulillah, swasembada pangan yang lama menjadi mimpi kini menjadi kenyataan. Kemandirian energi menampakkan titik terangnya. Ekonomi nasional tetap tumbuh konsisten di atas 5 persen, inflasi terkendali, tax ratio meningkat, serta angka kemiskinan dan kesenjangan terus ditekan.
Pernyataan Sultan ini disampaikan di hadapan Presiden Prabowo dan para pimpinan lembaga negara yang hadir dalam sidang tersebut. Ia menutup pidatonya dengan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia yang semakin kuat dan mandiri.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ketua DPD Sebut Kebijakan Prabowo Ibarat?Ketua DPD Sebut Kebijakan Prabowo Ibarat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ketua DPD Sebut Kebijakan Prabowo Ibarat matter?Ketua DPD Sebut Kebijakan Prabowo Ibarat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.