Beritabaru1
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Infantino Digoyang UEFA dan AFC, Sekutu dari Afrika Ini Siap Pasang Badan

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Nancy Brown - beritabaru1.com

Foto : Nancy Brown - beritabaru1.com

Infantino Digoyang UEFA dan AFC Sekutu: Perang Dingin di Puncak Sepak Bola Dunia

Beritabaru1.com – Infantino Digoyang UEFA dan AFC Sekutu menjadi sorotan utama setelah sejumlah konfederasi besar secara terbuka mengancam mosi tidak percaya terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino. Namun, alih-alih goyah, posisi sang pemimpin justru tampak semakin terkuat berkat dukungan solid dari federasi-federasi di Afrika, Asia, dan Amerika Latin yang menolak bergeser dari barisan loyalitas mereka.

Akar Ketegangan: Skema Komersial yang Membelah Organisasi

Konflik ini berakar dari rencana pendirian entitas bernama Fifa Forward Enterprise (FFE), sebuah struktur bisnis yang menggandeng JP Morgan—bank investasi asal Amerika Serikat—untuk menjual 21 persen hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Sebagai kompensasi, seluruh anggota FIFA dijanjikan distribusi dana hingga 10 miliar dolar AS. Skema tersebut memicu gelombang penolakan karena dianggap menyerahkan kendali strategis turnamen terbesar di dunia ke tangan korporasi luar.

Infantino Digoyang UEFA dan AFC Sekutu semakin terasa ketika tekanan kritik meluas dan COO FIFA, Kevin Lamour, secara terbuka menentang rencana itu sebelum akhirnya dipecat dari jabatannya. Kombinasi kedua faktor tersebut pada akhirnya mendorong Infantino membatalkan skema FFE secara resmi, meski luka politik yang ditinggalkan tidak serta-merta hilang begitu saja.

Sekutu Afrika Siap "Pasang Badan"

Véron Mosengo-Omba, Presiden Federasi Sepak Bola Kongo (Fecofa), tampil sebagai suara paling vokal dalam membela Infantino. Tokoh yang dikenal sebagai sekutu dekat sang Presiden FIFA itu menyatakan keyakinannya bahwa Infantino tidak akan tumbang dalam Kongres FIFA mendatang, terlepas dari intensitas serangan politik dari kubu oposisi.

"Sebagian besar federasi tetap mendukungnya. Tanyakan saja pada kongres. Sekarang orang-orang berusaha menyerang Gianni, padahal saya siap pasang badan untuknya," ujar Mosengo-Omba.

Pernyataan Mosengo-Omba bukan sekadar retorika politik. Ia mewakili blok federasi Afrika yang secara kolektif menjadi penyangga utama legitimasi Infantino. Tanpa dukungan suara dari kawasan tersebut, upaya melengserkan Presiden FIFA melalui jalur formal akan kehilangan massa kritis yang dibutuhkan untuk mencapai ambang batas pemungutan suara.

Ambang Batas 106 Suara: Misi yang Hampir Mustahil

UEFA bersama konfederasi mitra dilaporkan terus menggalang kekuatan untuk menggelar Kongres Luar Biasa FIFA. Namun, upaya melengserkan Infantino melalui mosi tidak percaya menghadapi hambatan struktural yang berat: kubu oposisi membutuhkan setidaknya 106 suara dari total 211 federasi anggota FIFA. Angka tersebut dinilai sulit dicapai mengingat solidnya dukungan yang masih mengalir dari federasi-federasi berkembang di seluruh dunia.

Infantino Digoyang UEFA dan AFC Sekutu memang menciptakan dinamika politik yang belum pernah terjadi dalam sejarah FIFA modern. Akan tetapi, selama blok Afrika, Asia, dan Amerika Latin tetap solid, tekanan dari Eropa dan Asia Timur belum cukup untuk mengubah keseimbangan kekuasaan di markas FIFA, Zurich.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Konflik di Puncak FIFA

Apa itu Fifa Forward Enterprise (FFE)?

FFE adalah entitas bisnis yang dirancang FIFA untuk menjual 21 persen hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta melalui kemitraan dengan JP Morgan. Proyek ini telah dibatalkan secara resmi setelah memicu penolakan luas dari berbagai konfederasi dan pemecatan COO Kevin Lamour.

Berapa suara yang dibutuhkan untuk melengserkan Presiden FIFA?

Mosi tidak percaya di Kongres FIFA memerlukan minimal 106 suara dari total 211 federasi anggota. Tanpa mencapai ambang batas tersebut, posisi Presiden FIFA tidak dapat digoyahkan melalui mekanisme formal organisasi.

Siapa Véron Mosengo-Omba dan apa perannya dalam konflik ini?

Mosengo-Omba adalah Presiden Fecofa (Federasi Sepak Bola Kongo) sekaligus sekutu dekat Infantino. Ia secara terbuka menyatakan kesiapan untuk "pasang badan" demi mempertahankan posisi Presiden FIFA di Kongres mendatang dan menjadi representasi suara blok Afrika dalam mendukung Infantino.

Related Reading