Sepak Bola

Skandal Gratifikasi Seks Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan

FBL-KOR-SKOREA-INVESTIGATION
Foto : Michael Jones - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Skandal Gratifikasi Seks Wasit Asing Guncang KFA
  2. Related Reading

Skandal Gratifikasi Seks Wasit Asing Guncang KFA

Beritabaru1.com – Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) resmi mengeluarkan pernyataan permintaan maaf setelah Skandal Gratifikasi Seks Wasit Asing terungkap ke publik. Kontroversi ini menyoroti dugaan pembayaran jasa seksual untuk wasit internasional yang bertugas di Korea Selatan pada pertengahan dekade 2010-an. Kasus memalukan ini menjadi bagian dari rangkaian krisis berkepanjangan yang menghantam dunia sepak bola Negeri Ginseng.

Temuan Dokumen Penyalahgunaan Dana

Dokumen yang disusun oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan pada tahun 2016 akhirnya diumumkan beberapa minggu lalu. Laporan tersebut mengungkap penggunaan kartu kredit KFA untuk membiayai “hiburan seksual” di tempat pijat bagi wasit asing. Total pembayaran yang berhasil dilacak mencapai 5,6 juta won atau setara Rp65 juta.

Para wasit yang terlibat dalam kasus ini merupakan mereka yang memimpin laga kualifikasi Piala Dunia 2014 serta Olimpiade London 2012. Saat itu, tim nasional Korea Selatan berhasil lolos ke kedua ajang bergengsi dunia tersebut. Staf KFA diduga telah melaporkan pengeluaran-pengeluaran tersebut dengan alasan yang tidak benar, mengklaim uang digunakan untuk keperluan makan, minum, atau layanan pijat biasa.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kekecewaan dan kekhawatiran yang disebabkan oleh berbagai kontroversi ini,” tulis pernyataan resmi KFA melalui media sosial.

Krisis Internal dan Reformasi KFA

Skandal masa lalu ini muncul di tengah ketidakstabilan internal KFA yang semakin parah. Sebelumnya, pelatih Hong Myung-bo dan Presiden KFA Chung Mong-gyu telah mengundurkan diri setelah publik marah atas performa buruk Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Taeguk Warriors gagal melewati fase grup yang diisi Meksiko, Republik Ceko, dan Afrika Selatan.

Pekan lalu, markas besar KFA juga digerebek oleh pihak kepolisian terkait investigasi dugaan “hambatan bisnis” dalam proses penunjukan kembali Hong Myung-bo sebagai pelatih pada 2024. Proses perekrutan tersebut dianggap tidak transparan setelah KFA tiba-tiba menghentikan pencarian pelatih asing yang sudah berjalan berbulan-bulan. Situs berita sepak bola Indonesia melaporkan bahwa pihak kepolisian mengindikasikan investigasi dapat diperluas untuk mencakup tuduhan gratifikasi seks wasit asing tersebut.

Respons Regional dan Langkah Ke Depan

Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dikabarkan turut melakukan penyelidikan internal menyusul laporan media bahwa beberapa wasit mereka kemungkinan terlibat dalam skandal ini. Di tengah kekosongan kursi pelatih kepala, mantan kapten timnas Korea Selatan, Park Ji-sung, kini memimpin komite inovasi sepak bola yang dibentuk pemerintah.

Legenda Manchester United tersebut mengumumkan bahwa pemilihan presiden KFA yang baru akan dilaksanakan sebelum akhir tahun ini. Park merekomendasikan reformasi besar dalam sistem pemilihan, termasuk memperluas jumlah pemilih dari yang semula hanya sekitar 200 pejabat dan perwakilan klub menjadi sekitar 20.000 orang. Langkah ini bertujuan menciptakan transparansi dan melibatkan lebih banyak elemen sepak bola, termasuk pemain semi-profesional.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Skandal KFA

Berapa total dana yang disalahgunakan? Total pembayaran yang berhasil dilacak mencapai 5,6 juta won atau setara Rp65 juta untuk jasa wasit asing.

Kapan skandal ini pertama kali terungkap? Dokumen terkait disusun pada tahun 2016 namun baru diumumkan beberapa minggu lalu ke publik.

Siapa saja tokoh kunci yang terlibat? Tokoh-tokoh utama termasuk Hong Myung-bo, Chung Mong-gyu, dan Park Ji-sung yang memimpin komite reformasi.

Apakah wasit Jepang juga terlibat? Ya, Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) melakukan penyelidikan internal setelah laporan media menyebutkan keterlibatan wasit mereka.

Kapan pemilihan presiden KFA baru akan dilaksanakan? Pemilihan presiden KFA yang baru dijadwalkan sebelum akhir tahun ini dengan sistem pemilihan yang diperluas.

Leave a Comment