Nusantara

Polres Wonogiri Tangani Kasus Temuan Mayat Terborgol di Ladang

1786616443_06162ae0b21f6a6222ba
Foto : Emily Davis - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Polres Wonogiri Tangani Kasus Temuan Mayat Terborgol di Ladang
  2. Related Reading

Polres Wonogiri Tangani Kasus Temuan Mayat Terborgol di Ladang

Beritabaru1.com – Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, kembali menjadi sorotan publik setelah adanya penemuan jenazah seorang pria yang dalam keadaan terborgol. Kejadian ini menarik perhatian banyak pihak, terutama setelah Polres Wonogiri Tangani Kasus Temuan Mayat tersebut dengan serius. Jenazah ditemukan di tengah ladang milik warga Desa Temboro pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Korban yang ditemukan adalah seorang laki-laki berusia 54 tahun bernama Rohim, yang berasal dari Desa Kepil, Wonosobo, Jawa Tengah.

Pak Manto, warga Dusun Bengle berusia 60 tahun, merupakan orang pertama yang menemukan jenazah tersebut. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan untuk mencari rumput sebagai pakan ternak. Penemuan ini terjadi pada pagi hari yang cerah. Manto langsung menyadari bahwa korban sudah tidak bernapas lagi. Jenazah pria paruh baya dari Desa Kepil, Wonosobo dalam posisi terborgol itu ditemukan oleh Pak Manto, 60, warga Dusun Bengle, Desa Temboro pada Selasa (11/8/2026) saat akan mencari rumput pakan ternak.

Proses Pelaporan dan Olah TKP

Setelah menemukan jenazah, Manto segera melaporkan hal tersebut kepada Danang yang merupakan Kepala Dusun Bengle berusia 37 tahun. Danang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Karangtengah pada sore hari yang sama. Tim Inafis dari Polres Wonogiri kemudian tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah Rohim ditemukan dalam posisi tangan terborgol saat tergeletak di tanah.

Pada saat pemeriksaan di tempat kejadian perkara, petugas menemukan beberapa barang di sekitar jenazah. Di antaranya terdapat sepasang sarung. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menyatakan bahwa mereka masih mendalami seluruh fakta yang ada di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan awal di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi masih mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian korban.

Sudah sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Barang-barang yang ditemukan di TKP juga telah diamankan untuk keperluan penyelidikan. Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam penanganan kasus ini. Hasil identifikasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa korban merupakan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Rohim tercatat sebagai pasien di Ponpes Mahabbatul Qodiri yang berlokasi di Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Kita akan terus telisik kasus kematian Rohim ini,

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jubir Polres Wonogiri. Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim memberikan keterangan melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo pada Kamis sore, 13 Agustus 2026. Kasus ini masih terus ditindaklanjuti oleh pihak berwajib untuk menemukan kebenaran di balik penemuan mayat terborgol tersebut.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Mayat Terborgol

1. Kapan mayat terborgol ditemukan? Mayat terborgol ditemukan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, di ladang Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri.

2. Siapa yang pertama kali menemukan jenazah? Pak Manto, warga Dusun Bengle berusia 60 tahun, adalah orang pertama yang menemukan jenazah saat mencari rumput pakan ternak.

3. Apa identitas korban? Korban adalah Rohim, laki-laki berusia 54 tahun dari Desa Kepil, Wonosobo, Jawa Tengah, dan merupakan pasien ODGJ di Ponpes Mahabbatul Qodiri.

4. Apakah ada tanda-tanda kekerasan pada korban? Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

5. Bagaimana status penyelidikan saat ini? Polres Wonogiri masih mendalami seluruh fakta dan telah mengamankan barang-barang yang ditemukan di TKP untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Comment