Pusdai Jabar Abadikan Nama Dua Tokoh untuk Kenang Pengabdian
Pusdai Jabar Abadikan Nama Dua Tokoh untuk Mengenang Jasa Besar
Beritabaru1.com – Pusdai Jabar Abadikan Nama Dua Tokoh dalam sebuah upacara peresmian yang berlangsung khidmat di kompleks Pusat Dakwah Islam Jawa Barat, Kota Bandung. Langkah simbolis ini diambil sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap dua tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi kemajuan lembaga keumatan tersebut. Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah resmi diresmikan sebagai wujud penghormatan atas dedikasi masing-masing tokoh selama bertahun-tahun.
Paviliun Sodik Mudjahid didirikan sebagai bentuk penghargaan terhadap rekam jejak pengabdian Ketua Baznas RI yang telah membawa perubahan signifikan. Di sisi lain, Paviliun Miftah menjadi penghormatan khusus bagi Miftah Faridl, seorang ulama dan cendekiawan Muslim Bandung yang telah meletakkan fondasi awal berdirinya Pusdai Jabar sejak era awal pendiriannya.
Empat Fungsi Utama dalam Pengembangan Lembaga
Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa Pusdai Jabar sejak awal dirancang untuk memperkuat peran lembaga keumatan di tingkat regional. Lembaga ini diharapkan mampu bekerja secara profesional sekaligus memberikan dampak luas bagi masyarakat Jawa Barat. Menurut Sodik, terdapat empat fungsi utama yang harus dijalankan, yaitu sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat Islam.
“Pusdai dibangun dengan empat fungsi utama, sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat. Perpaduan antara kematangan para senior dan semangat profesionalisme anak muda adalah kunci memajukan lembaga ini,” ujar Sodik.
Sodik menilai bahwa perkembangan Pusdai Jabar pada masa awal tidak terlepas dari kontribusi para tokoh senior. Salah satunya adalah Miftah Faridl yang memadukan kapasitas keilmuan dengan semangat generasi muda dalam membangun lembaga tersebut. Sodik berharap kepengurusan Pusdai Jabar saat ini dapat meneruskan fondasi yang telah dibangun para pendahulu dan membawa lembaga tersebut berkembang lebih jauh ke depan.
“Nah, mudah-mudahan sekarang juga ada duet pengurus Pusdai yang dahsyat juga, duet Jujun dan Ijang. Semoga PUSDAI nanti akan lebih maju ke depan,” katanya.
Peringatan dan Harapan untuk Generasi Mendatang
Sementara itu, Miftah Faridl mengaku terharu atas penghormatan yang diberikan kepadanya melalui penamaan salah satu paviliun di kompleks PUSDAI Jabar. Ia juga mengenang perjuangan para pengurus generasi awal dalam membangun lembaga tersebut. Miftah mengajak generasi muda untuk mempertahankan semangat syiar Islam sekaligus meneruskan pengabdian bagi bangsa Indonesia.
“Ada di dalam atau di luar Pusdai, mari kita besarkan karena ini merupakan peninggalan dari para sepuh dan pejabat di Jawa Barat,” ujar Miftah.
Ketua DKM Pusdai Jawa Barat Jujun Junaedi mengatakan, pemberian nama kedua paviliun tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga ingatan generasi mendatang terhadap sejarah perjalanan Pusdai Jabar. Menurut Jujun, nama tokoh yang diabadikan di dalam fasilitas Pusdai diharapkan dapat mendorong generasi muda mengenal lebih jauh kiprah, pemikiran, serta perjuangan para tokoh yang berkontribusi terhadap berdirinya dan berkembangnya lembaga tersebut.
“Kita torehkan nama orang yang hebat di dalam paviliun itu agar generasi mendatang melihat dan mencari tahu sejarah perjuangan serta eksistensi kedua tokoh tersebut,” ujar Jujun.
Peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah tersebut sekaligus menjadi penanda upaya Pusdai Jabar menjaga kesinambungan sejarah lembaga melalui penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi. Nilai pengabdian dan keteladanan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam mengembangkan peran PUSDAI bagi masyarakat Jawa Barat.
Frequently Asked Questions
Apa itu Pusdai Jabar? Pusat Dakwah Islam Jawa Barat adalah lembaga keumatan yang berfokus pada pengembangan dakwah dan pelayanan masyarakat di wilayah Jawa Barat.
Siapa saja tokoh yang diabadikan namanya? Dua tokoh yang diabadikan namanya adalah Sodik Mudjahid, Ketua Baznas RI, dan Miftah Faridl, ulama Bandung yang menjadi pendiri Pusdai Jabar.
Di mana lokasi Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah? Kedua paviliun tersebut berlokasi di kompleks Pusdai Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat.
Berapa fungsi utama Pusdai Jabar? Pusdai Jabar memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat.