Nusantara

Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas ke Desa Rondang Kumpeh

1786628619_e0bc9e2ba63a9cbb7230
Foto : Michael Jones - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas: Operasi Pemadaman Diperkuat di Desa Rondang
  2. Related Reading

Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas: Operasi Pemadaman Diperkuat di Desa Rondang

Beritabaru1.com – Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas ke wilayah Desa Rondang, Kecamatan Kumpeh, menandai fase baru dalam upaya penanggulangan karhutla di Kabupaten Muarojambi. Tim gabungan yang terdiri dari pasukan Manggala Agni dan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi kini menghadapi tantangan tambahan setelah sebelumnya berhasil meredam api di Kecamatan Sungai Gelam. Operasi pemadaman yang dipimpin langsung oleh Brigadir Jenderal TNI Nyamin sebagai Pelaksana Harian Penanganan Karhutla Provinsi Jambi ini telah berlangsung sejak deteksi awal pada Rabu siang hingga kini masih terus berlangsung intensif.

Konfirmasi Resmi dan Kondisi Medan

Kedua pejabat setempat, yaitu Rinaldi sebagai Kepala Manggala Agni Daops Kota Jambi serta AKBP Bayu Noormansyah selaku Kapolres Muaro Jambi, telah mengonfirmasi secara resmi kejadian karhutla di kawasan Kumpeh pada Kamis, 13 Agustus 2026. Rinaldi menjelaskan bahwa kondisi medan di pedalaman Desa Rondang tidak jauh berbeda dengan lokasi sebelumnya di Desa Persiapan Air Merah, Sungai Gelam. Cuaca panas disertai hembusan angin kencang menjadi faktor utama yang memperparah penyebaran api ke area-area baru.

Selain tantangan cuaca, para petugas di lapangan juga menghadapi kendala signifikan terkait ketersediaan air dan aksesibilitas alat-alat pemadam menuju titik api. Untuk mengatasi hal tersebut, tim melakukan berbagai strategi kreatif termasuk pembersihan kanal dan pembuatan lubang-lubang kecil lebih dalam untuk mengumpulkan air di kanal-kanal yang berada dekat lokasi lahan terbakar. Setelah terkumpul, air disedot menggunakan mesin pompa kemudian digunakan untuk menyirami kebakaran di bawah permukaan gambut.

Tim terpaksa membersihkan kanal dan membuat lubang-lubang kecil lebih dalam untuk mengumpulkan air di kanal-kanal yang berada dekat lokasi lahan terbakar. Setelah terkumpul, air disedot mesin pompa kemudian digunakan untuk menyirami kebakaran di bawah permukaan gambut.

68 Personel Berjibaku Mengendalikan Api

Sampai Kamis sore, sebanyak 68 personel dari tim gabungan masih terus bekerja keras mengendalikan penyebaran api. Berdasarkan data yang dihimpun, kobaran telah memakan lahan belukar di areal perkebunan kelapa sawit milik warga maupun konsesi perusahaan korporasi. Wilayah yang terbakar di Kumpeh diperkirakan berada dalam areal konsesi PT Puri Hijau Lestari (PHL). Para petugas kini fokus pada upaya pendinginan di bawah permukaan gambut dengan tujuan memastikan api benar-benar tuntas dan tidak muncul kembali akibat tiupan angin kencang yang sering terjadi di lokasi tersebut.

Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas ini juga berdampak pada kualitas udara di wilayah sekitar. Petugas kesehatan telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak asap. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi kegiatan yang memerlukan pernapasan dalam.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran Lahan Gambut

Apa yang menyebabkan Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas? Faktor utama meliputi cuaca panas, hembusan angin kencang, dan kondisi lahan gambut yang kering. Selain itu, aktivitas manusia seperti pembukaan lahan juga berkontribusi terhadap penyebaran api.

Berapa lama operasi pemadaman diperkirakan berlangsung? Operasi pemadaman dapat berlangsung beberapa hari hingga minggu tergantung pada kondisi cuaca dan intensitas api. Tim gabungan terus memantau perkembangan setiap saat.

Bagaimana cara masyarakat membantu upaya pemadaman? Masyarakat dapat membantu dengan melaporkan titik api melalui hotline darurat, menggunakan masker saat keluar rumah, dan mengurangi aktivitas yang memicu api di sekitar lahan gambut.

Apakah ada kerugian ekonomi akibat kebakaran ini? Ya, kebakaran telah memakan lahan perkebunan kelapa sawit milik warga dan konsesi perusahaan. Kerugian ekonomi diperkirakan signifikan namun belum dapat dihitung secara pasti.

Bagaimana cara mencegah kebakaran lahan gambut di masa depan? Pencegahan dapat dilakukan melalui pengelolaan kanal air yang baik, pemadaman dini saat terjadi titik api, dan edukasi masyarakat tentang bahaya kebakaran lahan gambut.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan Kebakaran Lahan Gambut Muarojambi Meluas, masyarakat dapat mengikuti update melalui situs resmi pemerintah daerah atau media sosial resmi Manggala Agni.

Leave a Comment