Ekonomi

11 Ribu Rumah di Tangsel Kini Teraliri Gas Bumi

Pekerja melakukan perawatan regulator sektor jaringan gas rumah tangga (jargas) di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Aceh, Selasa (2/6/2020).
Foto : Michael Jones - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. 11.000 Rumah di Tangerang Selatan Kini Terhubung dengan Gas Bumi
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

11.000 Rumah di Tangerang Selatan Kini Terhubung dengan Gas Bumi

Beritabaru1.com – Rakyat di wilayah Tangerang Selatan kini menikmati kemudahan akses energi melalui program jaringan gas (jargas) yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Sebanyak 11 ribu rumah tangga telah terhubung dengan aliran gas bumi yang berasal dari sumber daya dalam negeri. Infrastruktur ini tersebar di 126 klaster, mencakup kawasan seperti Bintaro Jaya, Graha Raya, hingga Villa Melati Mas.

Program Jargas untuk Ketahanan Energi Nasional

Lebiner Sinaga, Group Head City Gas Project PT PGN, menjelaskan bahwa jargas bukan sekadar solusi untuk memasak. Program ini juga berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

“Jargas untuk rakyat, Jargas itu tidak hanya berbicara mengenai ‘gas untuk memasak’, tetapi juga menyangkut ketahanan energi. Dimana gas bumi yang tersedia di dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Lebiner Sinaga, Rabu (12/8/2026).

Semakin luas adopsi jargas oleh masyarakat, semakin besar pula peluang Indonesia mengurangi ketergantungan pada impor LPG. Hal ini menjadi salah satu tujuan strategis pengembangan infrastruktur gas di berbagai daerah.

Perkembangan Infrastruktur di Tangsel

Pembangunan jaringan gas di Tangerang Selatan dimulai sejak Oktober 2022 melalui kolaborasi antara PGN dan PT Jaya Real Property Tbk. Tahap groundbreaking dilaksanakan pada Maret 2023, menandai dimulainya konstruksi fisik infrastruktur. Hingga kini, total panjang jaringan yang telah dibangun mencapai 373 kilometer.

Rudi Permadi, Project Manager City Gas 2 PT PGN, menyampaikan rencana perluasan jaringan ke wilayah lain. Ia menyebutkan bahwa Bintaro Jaya dan Cipondoh menjadi prioritas berikutnya dalam pengembangan jargas.

“Kami (PGN) akan terus membangun jargas di seluruh Indonesia, khusus di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang ada kabar bahagia yakni kami akan segera memulai pembangunan ke sejumlah lokasi di area tersebut,” ungkap Rudi.

Kenyamanan dan Keamanan bagi Warga

Masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran jargas. Lono Abdul Hamid, penghuni Kluster Mahagony Bintaro Jaya, merasa terbantu secara signifikan sejak rumahnya terhubung dengan jaringan gas.

“Manfaat Jargas, menurut saya ini program pemerintah yang sangat bagus. Sejak pakai Jargas, kita itu enggak pernah khawatir yang namanya kehabisan gas di tengah jalan. Mau masak kapan aja, semuanya aman dan ter-cover,” kata Lono, Selasa (11/8/2026).

Faktor keamanan dan kemudahan operasional menjadi nilai tambah utama. Lono menjelaskan bahwa sebelumnya ia harus melepaskan tabung gas saat bepergian dalam waktu lama. Dengan jargas, cukup menutup kran pengaman jika ingin pergi lebih dari tiga hari. Tekanan gas yang stabil serta kemudahan penggunaan menjadi keunggulan yang dirasakan langsung oleh para pengguna.

Frequently Asked Questions

What is 11 Ribu Rumah di Tangsel Kini?

11 Ribu Rumah di Tangsel Kini is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 11 Ribu Rumah di Tangsel Kini matter?

11 Ribu Rumah di Tangsel Kini matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment