Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong Un, Janji Kurangi Latihan Militer di Korsel
Daftar Isi
Trump Akui Ada Kontak dengan Kim Jong Un, Sekaligus Umumkan Penurunan Skala Latihan Militer di Korea Selatan
Pengumuman Mendadak Soal Latihan Gabungan
Beritabaru1.com – Pada hari Minggu, hanya beberapa jam sebelum jadwal latihan militer bersama dimulai, Presiden Donald Trump mengumumkan rencana pengurangan intensitas kegiatan militer gabungan dengan sekutu utamanya di kawasan, Korea Selatan. Alasan yang ia kemukakan mencakup hubungan personalnya yang baik dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serta rendahnya dukungan Seoul dalam menangani persoalan terkait Iran.
Keputusan tersebut langsung memicu gelombang kritik. Sejumlah pengamat menilai Trump lebih mengutamakan kepentingan pihak yang selama ini dianggap lawan, yakni Korea Utara, dibandingkan komitmen terhadap sekutu jangka panjang Amerika Serikat.
Konfirmasi Komunikasi dengan Pyongyang
Hanya sehari setelah pengumuman soal latihan militer itu, Trump mengisyaratkan bahwa dirinya dan Kim Jong Un baru-baru ini telah menjalin komunikasi. Di depan para wartawan, ia mengungkapkan bahwa Kim telah merespons permintaan Gedung Putih untuk membuka jalur pembicaraan. Namun, ia tidak memberikan rincian mengenai substansi atau isi spesifik dari respons pihak Korea Utara tersebut.
Trump: Hubungan Pribadi Membuat Dunia Lebih Aman
Menepis tudingan bahwa ia mengorbankan kepentingan sekutu, Trump menegaskan bahwa pendekatannya justru meningkatkan keamanan global secara keseluruhan.
“Saya membuatnya jauh lebih aman. Saya sebenarnya membuatnya jauh lebih aman. Kim Jong Un selalu memperlakukan saya dengan rasa hormat yang besar. Dan kami bertemu pada banyak kesempatan, sebenarnya dua kesempatan utama. Berbicara dan menghabiskan waktu.”
Pernyataan itu merujuk pada dua pertemuan langsung yang terjadi selama periode pertama jabatannya. Ia melanjutkan:
“Saya memahaminya. Dia memahami saya. … Saya berhubungan sangat baik dengannya. Apa yang saya lakukan adalah membuat segala sesuatunya lebih aman.”
Latar Belakang Upaya Komunikasi Sebelumnya
Sebelum pengakuan terbaru ini, para pejabat di pemerintahan Trump pernah membahas secara internal kemungkinan mengatur pertemuan antara Trump dan Kim pada sela-sela kunjungan presiden ke Asia di bulan Oktober tahun lalu. Upaya tersebut merupakan kelanjutan dari jangkauan awal yang Trump sampaikan kepada pemimpin Korea Utara pada awal 2025. Menurut laporan CNN, surat pertama itu tidak mendapat balasan karena pihak Pyongyang menolak menerimanya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong?
Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong matter?
Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.