Nusantara

Cuaca Jawa Tengah Diprediksi Panas Terik Tembus 36°C, BMKG Imbau Waspada Karhutla

1790564845_6e1b47fcd161ce9b6ccb
Foto : Thomas Thomas - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Cuaca Jawa Tengah Diprediksi Panas, Suhu Maksimum Capai 36°C
  2. Perairan Jawa Tengah Masih Berpotensi Gelombang Tinggi
  3. FAQ Cuaca Jawa Tengah
  4. Related Reading

Cuaca Jawa Tengah Diprediksi Panas, Suhu Maksimum Capai 36°C

Beritabaru1.com – Cuaca Jawa Tengah diprediksi panas dan cenderung kering pada Senin (28/9). Sebagian besar wilayah diprakirakan cerah berawan hingga berawan dari pagi sampai awal malam, dengan peluang hujan yang hampir tidak ada.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi paparan suhu tinggi. Kondisi terik tidak hanya berpotensi terjadi di dataran rendah, tetapi juga dapat dirasakan di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.

Solo Raya dan Pantura Berpotensi Mengalami Suhu Tertinggi

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Arif N, menyampaikan suhu maksimum hingga 36 derajat Celsius berpotensi terjadi di Solo Raya. Kawasan ini mencakup Surakarta, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, dan Sragen.

Suhu tinggi juga berpeluang melanda sejumlah daerah Pantai Utara atau Pantura, antara lain Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, dan Semarang. Secara umum, suhu udara di Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 16 hingga 36 derajat Celsius.

Kelembapan udara diperkirakan berkisar 40 sampai 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10 sampai 30 kilometer per jam.

Dalam kondisi cuaca Jawa Tengah diprediksi panas, warga dianjurkan menyesuaikan kegiatan fisik di luar ruangan, mencukupi kebutuhan cairan, dan memberi perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, serta pekerja yang terpapar matahari dalam waktu lama.

BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan

Kondisi tanpa hujan pada musim kemarau turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Rumput, daun, serta vegetasi yang mengering lebih mudah terbakar dan api dapat cepat meluas ketika dipengaruhi angin.

“Tidak ada peluang hujan sepanjang hari, tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau ini, karena banyak tanaman kering mudah terbakar,” kata Arif, Senin (28/9).

Warga dapat membantu mencegah karhutla dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan menghindari pembakaran sampah di area yang banyak rumput atau daun kering. Asap maupun api yang berpotensi meluas perlu segera dilaporkan kepada pihak terkait.

Panas, ketiadaan hujan, dan material tanaman kering menjadi kombinasi yang perlu diwaspadai. Pencegahan di lingkungan permukiman, pertanian, maupun kawasan berhutan penting dilakukan sejak awal.

Perairan Jawa Tengah Masih Berpotensi Gelombang Tinggi

Selain kondisi daratan, cuaca Jawa Tengah diprediksi panas juga terjadi dengan langit cerah hingga cerah berawan di perairan utara dan selatan. Meski ancaman pasang air laut atau rob mulai berkurang, pelayaran tetap perlu memperhatikan tinggi gelombang.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, menyebut pasang maksimum di perairan utara pada hari itu menurun dibandingkan sehari sebelumnya. Ketinggian pasang air laut diperkirakan mencapai 0,8 meter.

Namun, sejumlah kawasan Pantura masih dilaporkan mengalami genangan rob. Warga pesisir perlu memantau kondisi setempat, terutama apabila genangan mengganggu akses jalan, rumah, atau kegiatan ekonomi.

Gelombang 1,25 hingga 2,5 Meter

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan utara Jawa Tengah, meliputi Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa, dan Pati-Rembang.

Perairan selatan dari Cilacap hingga Purworejo juga diprakirakan memiliki gelombang pada kisaran 1,25 sampai 2,5 meter. Kondisi ini lebih rendah daripada sebelumnya yang sempat mencapai 4 meter, tetapi tetap perlu diwaspadai.

“Gelombang tinggi di atas 1,25 meter cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan dan tongkang saat kecepatan angin di atas 15 knot,” ujar Retna.

Nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa penyeberangan sebaiknya menyesuaikan rencana perjalanan dengan informasi cuaca serta kondisi gelombang terbaru. Kapal berukuran kecil dan tongkang memerlukan perhatian khusus saat angin menguat.

FAQ Cuaca Jawa Tengah

Wilayah mana yang berpotensi mencapai suhu 36 derajat Celsius?

Solo Raya, yang meliputi Surakarta, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, dan Sragen, berpotensi mengalami suhu maksimum 36 derajat Celsius. Sejumlah wilayah Pantura juga perlu mengantisipasi suhu tinggi.

Apa yang perlu dilakukan saat cuaca sangat terik?

Kurangi aktivitas fisik berat di bawah matahari, minum air secara cukup, dan perhatikan kondisi anak-anak, lansia, serta pekerja luar ruangan. Hindari pula tindakan yang dapat memicu kebakaran di area kering.

Apakah aktivitas melaut tetap perlu diwaspadai?

Ya. Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter masih berpotensi terjadi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, sehingga nelayan dan pelaku pelayaran perlu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berangkat.

Leave a Comment