212 Orang Dievakuasi dari KM Putri Yasmin, Data Masih Dicocokan
Daftar Isi
212 Orang Dievakuasi dari KM Putri Yasmin Pasca Insiden Kebakaran di Selat Lombok
Beritabaru1.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terus digenjot intensif setelah KM Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu pagi, 12 Agustus pukul 04.15 WITA. Hingga kini, tim gabungan berhasil mengevakuasi total 212 orang dari kapal penumpang tersebut. Proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan berbagai elemen terkait di lapangan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Rincian Proses Evakuasi dan Jumlah Korban
Kepala Basarnas Lombok, Muhammad Haryadi, menyampaikan bahwa pencarian akan terus dilakukan selama ada laporan dari keluarga korban. Tim SAR Lombok yang dibantu SAR Denpasar masih aktif melakukan pencarian hingga saat ini. Berdasarkan data sementara yang terkonfirmasi di Posko SAR, total 173 orang berhasil dievakuasi ke lokasi aman.
Dari jumlah tersebut, 172 orang dinyatakan selamat dan satu orang dilaporkan meninggal dunia. Namun, angka ini belum final karena proses evakuasi masih berlangsung oleh beberapa armada sekaligus. Sebagian penumpang dievakuasi ke Lombok, sementara yang lain menuju Padangbai Bali. Data tersebut masih terus dicocokkan untuk memastikan keakuratan informasi.
“Sejauh ada pengaduan dari pihak keluarga, maka SAR Lombok dibantu SAR Denpasar akan terus melakukan pencarian. Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung,” ujarnya, Rabu (12/8).
Alat Utama dan Koordinasi Tim SAR Gabungan
Untuk mengoptimalkan proses evakuasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah alat utama. Armada yang terlibat meliputi KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, Helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, serta kapal yacht “No Comment” dan “Still Here”. Selain itu, Speedboat Polairud, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buancy Boat (RBB) juga turut serta dalam operasi penyelamatan.
Haryadi menjelaskan bahwa perbedaan jumlah penumpang yang dievakuasi terjadi karena proses dilakukan oleh beberapa armada sekaligus. “Misalnya kondisi yang terjadi hari ini, kapal Basarnas Lembar evakuasi 68 orang. Kapal yang diberangkatkan dari Mataram mengevakuasi 59 orang. Kapal TNI AL evakuasi 18 orang. Kemudian ada 2 kapal penumpang yang sedang melintas mengevakuasi sebanyak 35 orang. Ada juga 2 kapal Yacht yang sedang melintas juga mengevakuasi lebih dari 50 orang sehingga total penumpang yang sudah teridentifikasi sebanyak 212 orang,” papar dia.
Unsur yang terlibat dalam operasi ini mencakup Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB, Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, KMP Parama Kalyani, awak kapal yacht, tim medis, masyarakat setempat, dan instansi terkait lainnya.
Status Siaga dan Perbaruan Data
Hariyadi menegaskan bahwa tim SAR gabungan di lapangan masih berada dalam status siaga penuh. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban, baik penumpang maupun kru kapal, mendapatkan penanganan medis dan evakuasi yang cepat serta optimal. Pihaknya akan terus memperbarui data secara berkala seiring perkembangan proses pencarian dan evakuasi di lapangan.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban lain yang mungkin belum dievakuasi. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan darurat ini. Seluruh informasi terbaru akan segera diumumkan melalui kanal resmi Basarnas.
“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban lain yang mungkin belum dievakuasi. Kami juga berkoordinasi secara intensif dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan darurat ini,” ujar Muhamad Hariyadi dalam keterangan resminya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Evakuasi KM Putri Yasmin
Berapa total orang yang berhasil dievakuasi dari KM Putri Yasmin? Total 212 orang berhasil dievakuasi dari kapal tersebut, meskipun data masih dalam proses pencocokan.
Kapan dan di mana KM Putri Yasmin terbakar? Kapal terbakar pada Rabu pagi, 12 Agustus pukul 04.15 WITA di perairan Selat Lombok.
Siapa saja yang terlibat dalam operasi evakuasi? Operasi melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari SAR Mataram, SAR Denpasar, SGi Air Bali, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB, dan berbagai kapal yacht serta armada lainnya.
Apakah proses evakuasi sudah selesai? Belum sepenuhnya. Tim SAR masih dalam status siaga penuh dan terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
(H-4)