Nusantara

Data Penumpang KMP Putri Yasmin Simpang Siur, 5 Orang Masih Hilang

1786593330_3cdb3b381a6f6b61d7e5
Foto : Matthew Martin - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Kronologi Pencarian Penumpang KMP Putri Yasmin: Lima Orang Belum Teridentifikasi
  2. Related Reading

Kronologi Pencarian Penumpang KMP Putri Yasmin: Lima Orang Belum Teridentifikasi

Beritabaru1.com – Data Penumpang KMP Putri Yasmin Simpang hingga kini masih menjadi sorotan publik. Status data penumpang kapal KMP Putri Yasmin yang terbakar belum sepenuhnya jelas. Manifest terbaru menunjukkan terdapat lima individu yang keberadaannya masih belum pasti. Mereka mungkin sudah dievakuasi ke Pelabuhan Lembar atau Pelabuhan Padangbai, atau masih berada di perairan laut sekitar lokasi kejadian.

Muhammad Haryadi, Kepala Basarnas Lombok, memberikan konfirmasi resmi pada Kamis, 13 Agustus 2026. Posko SAR di Pelabuhan Lembar mencatat adanya lima korban yang belum terlokalisasi keberadaannya. Proses identifikasi masih berlangsung intensif untuk memastikan tidak ada lagi penumpang yang tertinggal.

“Sesuai data manifest penumpang kapal, ada lima orang yang belum diketahui keberadaannya,” ujar Haryadi.

Tim petugas gabungan telah melakukan verifikasi silang di kedua pelabuhan tujuan evakuasi. Sayangnya, nama-nama yang hilang belum muncul dalam daftar penumpang selamat. Proses pencocokan data masih terus dilakukan untuk memastikan akurasi informasi.

Identitas Penumpang yang Masih Dicari

Daftar penumpang yang sedang dalam proses pencarian mencakup berbagai kategori. Selain warga lokal, insiden ini juga menimpa tujuh Warga Negara Asing yang semuanya dilaporkan dalam kondisi selamat. Para WNA yang berhasil diselamatkan antara lain Scott Jeremy, Samuel Albertinus Dully, Samuelle Sulla, Mariska Hinke, Simon Rudolf Albert, Carlos Soares Acosta, serta Alejandra Marerro.

Namun, terdapat anomali data mengenai Aeleya Bee Tepaea Such, seorang warga Australia. Nama ini tercatat dalam manifest kapal, tetapi tidak ditemukan dalam kelompok WNA yang berhasil dievakuasi. Hal ini menambah kompleksitas proses identifikasi penumpang.

Ketidaksesuaian Data dan Penyebabnya

Haryadi mengakui bahwa proses pendataan penumpang KMP Putri Yasmin mengalami kekacauan signifikan. Investigasi awal mengungkapkan adanya selisih mencapai 56 orang antara manifest resmi dengan jumlah korban aktual di lapangan. Faktor utama penyebab ketidaksesuaian ini adalah banyaknya sopir truk yang membawa penumpang atau pekerja tambahan tanpa melaporkan secara resmi ke dalam manifest kapal.

Rincian data resmi tercatat saat insiden terjadi menunjukkan kompleksitas situasi. Hingga kini, petugas gabungan terus melakukan penyisiran intensif di lokasi kebakaran. Tim SAR mengerahkan seluruh personel dan peralatan yang tersedia untuk pencarian.

Meskipun upaya intensif dilakukan sejak pagi hari, laporan terbaru menyatakan belum ditemukan korban tambahan di perairan laut. Proses pencarian masih berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang KMP Putri Yasmin

Berapa jumlah penumpang total KMP Putri Yasmin? Jumlah penumpang tercatat dalam manifest mengalami selisih hingga 56 orang dari jumlah korban aktual di lapangan.

Di mana lokasi pencarian penumpang hilang? Pencarian dilakukan di Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Padangbai, dan perairan laut sekitar lokasi kebakaran.

Apakah semua WNA berhasil diselamatkan? Tujuh WNA dilaporkan selamat, namun terdapat anomali data mengenai Aeleya Bee Tepaea Such yang tidak ditemukan dalam kelompok WNA dievakuasi.

Kapan konfirmasi resmi diberikan? Kepala Basarnas Lombok memberikan konfirmasi resmi pada Kamis, 13 Agustus 2026.

(Z-1)

Leave a Comment