Internasional

Donald Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Iran: Bohong

1786628949_115fdd3bbbf0be11f8de
Foto : Mark Brown - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Donald Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Iran Menolak Tegas
  2. Related Reading

Donald Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Iran Menolak Tegas

Beritabaru1.com – Donald Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz menjadi sorotan internasional setelah militer Iran pada Kamis secara tegas membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Teheran menyebut klaim tersebut sebagai kebohongan besar dan menegaskan bahwa jalur air strategis itu sepenuhnya berada di bawah kendali Republik Islam. Ebrahim Zolfaghari, juru bicara komando pusat militer Iran Khatam-al Anbiya, menyatakan bahwa klaim palsu Amerika Serikat bahwa kapal-kapal melewati Selat Hormuz secara normal hanyalah fabrikasi belaka.

Klaim Trump dan Respons Iran

Dalam video yang disiarkan televisi pemerintah Iran, Zolfaghari menekankan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah manajemen penuh Teheran. Ia menyatakan bahwa tidak ada kapal komersial atau tanker yang dapat melintas dengan aman tanpa izin dan pengawasan dari angkatan bersenjata Iran. Iran mempertahankan kendali atas Hormuz, yang merupakan jalur pipa energi vital dunia, sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada 28 Februari lalu.

Selama periode ini, Teheran mewajibkan setiap kapal untuk memperoleh izin dan membayar biaya transit sebelum menggunakan jalur tersebut. Bantahan keras Teheran ini muncul setelah Donald Trump mengunggah pernyataan di platform Truth Social pada Rabu (12/8). Trump mengeklaim bahwa AS memiliki kendali total atas Selat Hormuz dan berniat untuk mempertahankannya.

“Blokade Angkatan Laut kita disebut oleh semua orang sebagai Dinding Baja dan tidak ada yang bisa dilakukan Iran untuk mengatasinya,” tulis Trump dalam unggahan tersebut.

Namun, klaim tersebut langsung dipatahkan oleh sejumlah pejabat tinggi Iran. Hossein Taeb, kepala pasukan paramiliter Basij di bawah Garda Revolusi, menyatakan bahwa negara tersebut terus berjalan dalam keamanan penuh karena kendali atas selat tersebut tetap di tangan mereka. Diplomat tinggi Iran, Abbas Araghchi, turut berkomentar melalui platform X dan menilai AS melakukan kesalahan perhitungan yang besar terkait situasi di Selat Hormuz.

Implikasi Ekonomi dan Militer

Sebagai jalur perdagangan global yang kritis, Selat Hormuz mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Setiap gangguan di jalur ini dapat berdampak signifikan terhadap harga energi global. Araghchi menjelaskan bahwa AS telah lama salah menghitung karena kegagalan intelijen, dan sekarang kesalahan perhitungan yang lebih besar lagi terjadi di Selat Hormuz.

Senada dengan itu, anggota komisi keamanan nasional parlemen Iran, Behnam Saeedi, menegaskan bahwa jalur tersebut tertutup bagi kapal-kapal milik AS dan Israel. Ia menyatakan bahwa kapal-kapal dari rezim Zionis tidak akan memiliki hak untuk melintas dalam kondisi apa pun, baik di masa perang maupun damai. Hal ini menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan tersebut tidak hanya bersifat politik, tetapi juga memiliki dimensi ekonomi yang sangat penting.

Kendali atas Selat Hormuz menjadi salah satu instrumen kekuatan Iran dalam hubungan internasional. Dengan kemampuan untuk membatasi akses kapal-kapal tertentu, Teheran memiliki leverage yang signifikan dalam negosiasi dengan negara-negara Barat. Klaim Trump yang menyatakan AS mengendalikan jalur ini tentu saja bertentangan dengan realitas di lapangan yang menunjukkan dominasi Iran atas wilayah perairan tersebut.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Selat Hormuz

Apa itu Selat Hormuz? Selat Hormuz adalah jalur air strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra India. Jalur ini merupakan salah satu titik kemacetan lalu lintas kapal tanker minyak terbesar di dunia.

Mengapa Selat Hormuz penting bagi ekonomi global? Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz setiap harinya. Gangguan di jalur ini dapat menyebabkan fluktuasi harga minyak yang signifikan di pasar internasional.

Siapa yang sebenarnya mengendalikan Selat Hormuz? Iran mengklaim kendali penuh atas Selat Hormuz sejak pecahnya konflik di Timur Tengah pada 28 Februari. Teheran mewajibkan setiap kapal untuk memperoleh izin dan membayar biaya transit sebelum menggunakan jalur tersebut.

Apa dampak klaim Donald Trump terhadap hubungan AS-Iran? Klaim Trump bahwa AS mengendalikan Selat Hormuz ditolak tegas oleh Iran. Penolakan ini menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua negara masih berlanjut dan dapat mempengaruhi stabilitas kawasan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan terbaru di kawasan Timur Tengah, pembaca dapat mengunjungi halaman internasional Media Indonesia secara berkala.

Leave a Comment