Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Apresiasi Pemda
Beritabaru1.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh kementerian dan lembaga untuk memberikan apresiasi lebih luas kepada pemerintah daerah berprestasi. Hal ini disampaikan saat membuka Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penghargaan nasional yang diberikan kepada pemda di enam wilayah regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua. Penghargaan ini bertujuan mengakui capaian kinerja dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Keseimbangan Pengawasan dan Penghargaan
Dalam sambutannya, Mendagri menjelaskan bahwa acara ini merupakan gelombang kedua yang dimulai dari wilayah Sumatra. Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menko Polkam Djamari Chaniago, Kepala Bakom Muhammad Qodari, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Para gubernur dan bupati/wali kota se-Sumatra juga hadir dalam kesempatan tersebut.
Penghargaan kali ini mencakup empat kategori utama, yaitu akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasi program tiga juta rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan asri, serta akses penduduk ke layanan pendidikan. Sebelumnya, Batch I telah digelar di enam regional dengan kategori berbeda seperti penurunan pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanggulangan kemiskinan dan stunting.
“Karena selama ini kita dari Kemendagri ‘neken-neken’ terus, neken ‘inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai macam instruksi lain-lain, inilah balance-nya dalam bentuk reward penghargaan kepada daerah-daerah berprestasi,” jelasnya.
Mendagri menekankan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk keseimbangan dalam pembinaan pemda. Selain pengawasan dan arahan, pihaknya juga perlu memberikan apresiasi kepada daerah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik.
Daftar Penerima Penghargaan
Untuk kategori akses dan kualitas layanan kesehatan tingkat provinsi, penerima penghargaan adalah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Sumatra Selatan. Di tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bintan. Sementara di tingkat kota, penghargaan diraih oleh Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Pangkalpinang.
Kategori implementasi program tiga juta rumah untuk tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Jambi. Di tingkat kabupaten, penghargaan diraih oleh Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Way Kanan. Untuk tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Kota Bandar Lampung, Kota Pekanbaru, dan Kota Batam.
Kategori pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI untuk tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Kepulauan Riau. Di tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Samosir, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Bintan. Untuk tingkat kota, penghargaan diraih oleh Kota Sabang, Kota Padang, dan Kota Jambi.
Kategori akses penduduk ke layanan pendidikan untuk tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Aceh dan Provinsi Lampung. Di tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Simeulue, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Nias Utara. Untuk tingkat kota, penghargaan diraih oleh Kota Sawahlunto, Kota Sungai Penuh, dan Kota Banda Aceh.
Motivasi bagi Daerah yang Belum Beruntung
Mendagri juga mengingatkan kepada daerah yang belum menerima penghargaan agar berbenah memperbaiki kinerja. “Bagi yang belum beruntung, masih ada lagi, putaran berikutnya lagi, khusus Sumatra nanti ada satu putaran lagi. Kita akan sampaikan nanti kriterianya apa untuk bisa diperlombakan, supaya rekan-rekan bisa berbenah,” pungkasnya.
Mendagri pun mengajak kementerian dan lembaga lainnya untuk turut memberikan apresiasi kepada pemda yang berkinerja baik. Menurutnya, ajang penghargaan terhadap pemda dapat menjadi sarana untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja daerah.
“Sehingga saya mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, kalau mau juga memberikan penghargaan, silakan,” ujarnya.
Mendagri mengungkapkan bahwa langkah tersebut telah dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kementerian tersebut memberikan kuota bedah rumah kepada daerah penerima penghargaan kategori Implementasi program tiga juta rumah.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Apresiasi Pemda
Apa itu Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi? Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi adalah program penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemda di seluruh Indonesia untuk mengakui capaian kinerja dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Berapa kali acara ini diadakan dalam satu tahun? Acara ini biasanya diadakan dalam beberapa batch atau putaran, dengan Batch I dan Batch II merupakan bagian dari rangkaian penghargaan nasional yang mencakup enam wilayah regional.
Siapa saja yang bisa memberikan penghargaan kepada pemda? Selain Kemendagri, kementerian dan lembaga lainnya juga diundang untuk memberikan penghargaan kepada pemda yang berprestasi, seperti yang telah dilakukan oleh Kementerian PKP.
Apa saja kategori penghargaan yang diberikan? Kategori penghargaan meliputi akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasi program tiga juta rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan asri, serta akses penduduk ke layanan pendidikan.
Apakah ada kesempatan bagi daerah yang belum beruntung? Ya, Mendagri menyatakan bahwa masih ada putaran berikutnya, khususnya untuk wilayah Sumatra, sehingga daerah yang belum menerima penghargaan masih memiliki kesempatan untuk diperlombakan.