Nusantara

Mensesneg Pastikan Pemerintah Siap Siaga dan Pantau Dampak Gempa NTT

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (ketiga kanan) didampingi jajaran Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan keterangan pers terkait pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Foto : Michael Gonzalez - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Responsi Pemerintah Terhadap Gempa Besar di NTT
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Responsi Pemerintah Terhadap Gempa Besar di NTT

Beritabaru1.com – Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menempatkan diri dalam posisi siaga penuh untuk merespons guncangan gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus. Langkah-langkah penanganan darurat segera diaktifkan setelah gempa tersebut terjadi.

Koordinasi Intensif dengan Berbagai Instansi

Prasetyo mengungkapkan bahwa sejak pagi hari ia telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak penting. Tujuannya adalah memastikan seluruh komponen pemerintahan siap menghadapi situasi pascagempa.

“Dari tadi pagi saya sudah koordinasi dengan Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur di masa-masa awal kejadian ini,” ujar Prasetyo dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, pemantauan terus dilakukan terhadap perkembangan kondisi di lapangan. Pemerintah berkomitmen untuk mengeksekusi langkah-langkah penanganan secara cepat jika diperlukan.

Detail Gempa dan Peringatan Tsunami

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Koordinat episentrum tercatat pada 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan terjadi pada pukul 05.58 WITA.

Kekuatan gempa ini terasa hingga ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. BMKG juga sempat menerbitkan peringatan dini tsunami. Data pemantauan menunjukkan kenaikan gelombang sebesar 0,19 meter di Sikka dan 0,36 meter di Labuan Bajo, NTT. Sementara itu, di kawasan Dompu, NTB, gelombang tercatat setinggi 0,17 meter.

Ajakan Doa untuk Warga Terdampak

Di samping upaya teknis penanganan, Prasetyo juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan spiritual. Ia meminta masyarakat mengirimkan doa bagi saudara-saudara di NTT yang mengalami guncangan sangat kuat pada pagi hari tersebut.

(Ant/Z-2)

Frequently Asked Questions

What is Mensesneg Pastikan Pemerintah Siap Siaga dan Pantau?

Mensesneg Pastikan Pemerintah Siap Siaga dan Pantau is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Mensesneg Pastikan Pemerintah Siap Siaga dan Pantau matter?

Mensesneg Pastikan Pemerintah Siap Siaga dan Pantau matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment