Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. DPR Sebut Penyesuaian Harga Pertamax Akibat Pergerakan Harga Minyak Mentah Dunia
Ekonomi

DPR Sebut Penyesuaian Harga Pertamax Akibat Pergerakan Harga Minyak Mentah Dunia

Michael Jones Reporter Minggu, 14 Juni 2026 pukul 12:04 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781408261_344e9245e0eb0e3ef63f
HARGA BBM NONSUBSIDI KEMBALI NAIK: Kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa (5/5/2026). PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada 4 Mei 2026. Harga Pertamax Turbo meningkat dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter, Dexlite dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter. Kenaikan tersebut mengikuti penyesuaian harga energi di pasar global. MI/Usman Iskandar

Table of Contents

Toggle
  • DPR: Penyesuaian Harga Pertamax Akibat Perubahan Harga Minyak Dunia
    • Penyebab Utama Kenaikan Harga Pertamax
    • Kebijakan Pemerintah dan Tantangan yang Dihadapi
  • Dampak Terhadap Masyarakat dan Industri

DPR: Penyesuaian Harga Pertamax Akibat Perubahan Harga Minyak Dunia

DPR Sebut Penyesuaian Harga Pertamax Akibat – Penyesuaian harga Pertamax, salah satu bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang diproduksi Pertamina, telah menjadi topik utama dalam diskusi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat menanggapi kenaikan tarif BBM di tengah fluktuasi harga minyak mentah global. Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pasar internasional, yang secara langsung memengaruhi biaya produksi dan distribusi BBM di Indonesia. DPR, sebagai lembaga legislatif, memandang bahwa langkah ini wajar dalam kondisi ketidakstabilan harga minyak mentah di dunia.

Penyebab Utama Kenaikan Harga Pertamax

Menurut Eddy, penyesuaian harga Pertamax terjadi karena harga minyak mentah dunia terus mengalami pergerakan signifikan, terutama di sekitar US$80-100 per barel selama beberapa bulan terakhir. Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perang dagang, krisis geopolitik, dan peningkatan permintaan dari negara-negara maju. Kenaikan tarif Pertamax dan Pertamax Green, serta Pertamax Turbo, mencerminkan upaya pemerintah untuk menyesuaikan biaya produksi dengan harga minyak yang terus menguat. Meski demikian, DPR juga mengingatkan bahwa dampaknya harus dikelola dengan baik untuk mencegah tekanan pada masyarakat dan sektor usaha.

Kebijakan penyesuaian harga Pertamax dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi defisit neraca pembayaran migas. Dengan harga minyak dunia yang bergerak naik, subsidi yang diberikan kepada BBM bersubsidi semakin terbatas, sehingga pemerintah diharapkan dapat mengalihkan beban ke pada BBM nonsubsidi. Eddy menambahkan bahwa pemerintah perlu memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan industri dan daya beli masyarakat, terutama dalam konteks perekonomian yang terus berkembang.

Kebijakan Pemerintah dan Tantangan yang Dihadapi

DPR meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, agar tidak hanya merugikan pengguna sektor usaha. Eddy menyatakan bahwa kenaikan harga Pertamax tidak bisa dihindari, tetapi perlu disertai langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatifnya. Misalnya, dengan memberikan insentif fiskal kepada perusahaan-perusahaan yang terkena imbas langsung, atau mengoptimalkan penggunaan BBM bersubsidi bagi kelompok yang membutuhkan.

Penyesuaian harga Pertamax juga memicu diskusi tentang ketergantungan Indonesia terhadap pasar global. Sejumlah anggota DPR menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi bisa menjadi tolak ukur bagi kebijakan subsidi yang lebih efisien. “Pertamax Green dan Pertamax Turbo harus menjadi indikator untuk menyesuaikan kebijakan subsidi agar tidak lagi mengalami tekanan terlalu besar,” ujar Eddy. Dalam konteks ini, DPR berharap pemerintah dapat menyusun strategi yang lebih berkelanjutan dalam menangani perubahan harga minyak mentah.

Di sisi lain, kenaikan harga Pertamax memengaruhi sektor transportasi dan logistik, yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Eddy menyoroti bahwa perusahaan-perusahaan angkut dan distribusi BBM perlu mendapat dukungan dari pemerintah agar tidak mengalami kerugian signifikan. “Dampak langsung terasa pada biaya operasional, tetapi kenaikan ini juga seharusnya mendorong efisiensi dalam rantai pasokan,” tambahnya. Pemerintah, menurut Eddy, perlu memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya mengakomodasi kebutuhan industri tetapi juga mencegah inflasi di sektor konsumen.

Dampak Terhadap Masyarakat dan Industri

Kenaikan harga Pertamax dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama untuk penggunaan transportasi sehari-hari. DPR meminta pemerintah mengevaluasi kenaikan ini secara berkala, seiring dengan perubahan harga minyak mentah dunia. “Pemerintah harus mewaspadai kemungkinan penurunan konsumsi BBM nonsubsidi oleh masyarakat, terutama jika harga terus meningkat,” jelas Eddy. Di sisi industri, penyesuaian harga Pertamax dipercaya dapat mendorong peningkatan efisiensi operasional, karena perusahaan jangka panjang akan beradaptasi dengan biaya yang lebih tinggi.

Pertamina, sebagai pelaku utama produksi BBM, menyatakan bahwa kenaikan harga Pertamax dilakukan berdasarkan evaluasi berkala terhadap harga minyak mentah global dan dinamika pasar dalam negeri. Dalam pernyataannya, Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian ini sudah dihitung matang untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan subsidi. “Pertamax adalah salah satu BBM yang paling terdampak karena tidak mendapatkan subsidi, sehingga perubahan harga harus sesuai dengan kondisi pasar,” tutur sumber dari Pertamina. DPR berharap pertama kali ada kesadaran kolektif dari pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi perubahan harga BBM nonsubsidi ini.

Dalam jangka panjang, kenaikan harga Pertamax juga menjadi pertimbangan dalam memperkuat kebijakan energi nasional. DPR mengingatkan bahwa pemerintah perlu menyiapkan skenario penyesuaian harga yang lebih fleksibel, terutama di tengah ketidakpastian pasar global. “Fluktuasi harga minyak dunia tidak bisa dihindari, tetapi Indonesia harus memiliki strategi mitigasi yang lebih cepat dan efektif,” sambung Eddy. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyesuaian harga, agar masyarakat dapat memahami alasan dan dampaknya secara jelas.

Bagikan:

Berita Terkait

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

27 Jun 2026
341c1854-bef7-423d-ab67-8d32ef9b6d3c-0

Key Discussion: Tenant Tiongkok Dorong Penjualan Lahan Industri

26 Jun 2026
19e9e8f7-7f62-422b-831f-0001755a08c4-0

What You Need to Know: Di Balik Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

3 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

3 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

3 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.