Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. DPR: Kesenjangan Tenaga Kerja Formal dan Informal sangat Nyata
Ekonomi

DPR: Kesenjangan Tenaga Kerja Formal dan Informal sangat Nyata

Emily Davis - beritabaru1.com Reporter Kamis, 06 Agustus 2026 pukul 14:57 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1785995256_f04827f2c8dfd030bdbb
Foto : Emily Davis - beritabaru1.com

Kesenjangan Tenaga Kerja Formal dan Informal: Tantangan yang Perlu Diatasi

Kenaikan Gini Ratio dan Kerentanan Pekerja

Beritabaru1.com – DPR – Angka kesenjangan sosial atau gini ratio mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, nilai tersebut pada Maret 2026 menyentuh level 0,368, melonjak dari posisi September 2025 yang tercatat di angka 0,363. Fenomena ini terasa lebih kuat di kawasan perkotaan, di mana gini ratio naik dari 0,383 menjadi 0,387.

Analisis yang dilakukan Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengungkap bahwa pekerja informal lebih rentan terhadap tekanan inflasi. Sektor-sektor seperti transportasi, pendidikan, kesehatan, dan bahan pangan menjadi area yang paling terdampak. Sebaliknya, tenaga kerja formal dinilai lebih tangguh menghadapi gejolak ekonomi berkat dukungan berbagai jaminan sosial yang mereka miliki.

Data Ketenagakerjaan: Peningkatan Kuantitas namun Belum Berubah Struktur

Di tengah maraknya isu pemutusan hubungan kerja di berbagai industri, Said Abdullah menyampaikan bahwa potret ketenagakerjaan nasional masih menunjukkan tren positif dari sisi kuantitas. Data terbaru mencatat adanya peningkatan jumlah pekerja di kedua sektor.

Pada Februari 2026, pekerja formal tercatat sebanyak 59,93 juta orang. Angka ini kemudian naik menjadi 60,31 juta orang pada Mei 2026, atau setara dengan 40,7 persen dari total tenaga kerja. Sementara itu, sektor informal juga mengalami pertumbuhan dari 87,74 juta pada Februari 2026 menjadi 87,88 juta atau 59,3 persen pada Mei 2026.

Meski daya tampung sektor formal meningkat, Said memberikan catatan kritis terkait proporsi pekerja. Pencapaian ini belum mampu mengubah komposisi tenaga kerja secara signifikan jika dibandingkan dengan kondisi akhir tahun 2025.

“Pada November 2025, pekerja sektor formal masih berada di angka 42,30% dan informal 57,7%. Artinya, dalam satu semester ini, proporsi tenaga kerja informal meningkat 1,6% dibandingkan akhir tahun lalu, dan proporsi pekerja formal menurun 1,6%,” ujar Said dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8).

Dua Kunci Memperlebar Proporsi Tenaga Kerja Formal

Said menekankan bahwa tantangan besar ke depan adalah memperlebar proporsi tenaga kerja formal agar lebih dominan dibandingkan sektor informal. Ia menilai ada dua kunci utama untuk mencapai hal tersebut, yakni perbaikan iklim usaha dan penguatan sumber daya manusia.

“Kuncinya adalah memperbaiki iklim usaha di sektor industri dan perdagangan besar, serta terus mendorong inklusi pendidikan tinggi,” tegasnya.

Program Afirmasi untuk Pekerja Informal

Lebih lanjut, Said menduga ketimpangan antara jumlah tenaga kerja formal dan informal ini menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan angka kesenjangan sosial. Sebagai langkah antisipasi, Ketua Banggar DPR RI ini mendorong pemerintah untuk segera menggulirkan program afirmasi yang menyasar langsung para pekerja di sektor informal.

“Saya berharap ada program afirmasi dari pemerintah untuk memberikan berbagai program jaminan sosial yang dikhususkan bagi pekerja informal, seperti beasiswa, kemudahan akses BPJS, hingga perluasan lapangan kerja,” pungkas Said.

Related Reading

  • Latest articles and updates: DPR

Frequently Asked Questions

What is DPR?

DPR is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does DPR matter?

DPR matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Bagikan:

Berita Terkait

1785997181_60fc0518169e5e7bad9e

Bea Cukai Dukung Kelancaran Penyelenggaraan GIIAS 2026

6 Agu 2026
1785999270_96c710ee9741778f8577

PWI Pusat, AFPI, dan OJK Jalin Sinergi Perkuat Literasi Keuangan dan Deklarasikan Perang Lawan Pinjol Ilegal

6 Agu 2026
1786000971_fb80fe3518faff21155a

Strategi Perkuat Tata Kelola Berbuah Penghargaan Indonesia Visionary Leader 2026

6 Agu 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1785994637_2d5a194ce20763db7745

Topping Off RS St. Carolus Summarecon Serpong: Perkuat Kapasitas dan Hadirkan Layanan Medis Unggulan

1 jam yang lalu
1785994876_ed67015fa2298fd055cb

Polisi Geledah Federasi Sepak Bola Korsel, Usut Dugaan Manipulasi Perekrutan Pelatih Timnas

1 jam yang lalu
1785994845_8128603aa4c100d901ad

Diserang Saat Live TikTok, Influencer Meksiko César Gastélum Tewas Ditembak

1 jam yang lalu
1785995227_cd30edabfaf9bec102ee

Messi Pecahkan Rekor Leagues Cup, Dua Gol Antar Inter Miami Tundukkan Atletico San Luis

1 jam yang lalu
1785995479_9e99b3c4ef7e296660f5

ARTOTEL Suites Aquila dan Goethe-Institut Bandung Rayakan Kreativitas Global melalui Awarding Night Seriale Indonesia 2026

1 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (489)
  • Fashion (5)
  • Forum Mahasiswa (2)
  • Haji (28)
  • Hiburan (287)
  • Humaniora (862)
  • Internasional (457)
  • Jabar (88)
  • Jelita (20)
  • Kesehatan (7)
  • Kolom Pakar (5)
  • Kuliner (21)
  • Megapolitan (179)
  • Nusantara (599)
  • Olahraga (199)
  • Opini (77)
  • Otomotif (34)
  • Piala Dunia 2026 (264)
  • Politik Dan Hukum (265)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (509)
  • Teknologi (250)
  • Travelista (41)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • Waspada Penipuan Pre-Order GTA VI, Kaspersky Ungkap Modus Operandi Penjahat Siber
  • Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.