Ekonomi

IHSG Ditutup di Level 6.401,89

1786702225_4726d8d6bed0e55320df
Foto : Karen Smith - beritabaru1.com
Daftar Isi
  1. Pasar Saham Indonesia Menguat Didorong Optimisme Disiplin Fiskal Prabowo
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pasar Saham Indonesia Menguat Didorong Optimisme Disiplin Fiskal Prabowo

Beritabaru1.com – Jumat sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penutupan positif yang cukup signifikan. Peningkatan ini didorong oleh respons positif para pelaku pasar terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal serta proyeksi pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pada tahun 2027 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Secara keseluruhan, IHSG naik 100,12 poin atau setara dengan 1,59% dan berakhir di level 6.401,89. Sementara itu, indeks LQ45 yang merangkum 45 saham unggulan juga mengalami kenaikan sebesar 5,12 poin atau 0,82% ke angka 632,28.

Ekspektasi Pertumbuhan Ekonomi dan Defisit Anggaran

Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, penyempitan defisit anggaran serta proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 6% untuk tahun depan menjadi faktor kunci yang memenuhi harapan investor. Dalam pernyataannya kepada ANTARA di Jakarta pada Jumat (14/8), Nico menjelaskan bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto mengandung informasi menarik terkait target pemangkasan defisit anggaran pada 2027. Hal ini dilakukan setelah pemerintah mengeluarkan dana cukup besar untuk berbagai program prioritas sepanjang tahun ini.

“Defisit yang menyempit, ditambah adanya ekspektasi akan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 6%, tentu memenuhi ekspektasi harapan pelaku pasar dan investor,” ujar Nico.

Lebih lanjut, dalam pidatonya, Presiden Prabowo menargetkan defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar 2,40% terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan APBN 2026 yang mencapai 2,68% terhadap PDB. Pembiayaan anggaran untuk tahun 2027 juga direncanakan sebesar Rp671,2 triliun, lebih rendah dari rencana pembiayaan APBN 2026 yang mencapai Rp689,1 triliun.

Proyeksi Makroekonomi dan Indikator Sosial

Nico menambahkan bahwa sentimen positif ini juga mencerminkan harapan investor asing yang sebelumnya khawatir terhadap disiplin fiskal Indonesia. Menariknya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penerapan disiplin fiskal dalam setiap rupiah yang dibelanjakan. Untuk belanja negara, pemerintah menargetkan sebesar Rp4.097,2 triliun pada 2027, naik dari Rp3.842,7 triliun di APBN 2026. Pendapatan negara diproyeksikan mencapai Rp3.426 triliun, meningkat dari Rp3.153,6 triliun pada tahun sebelumnya.

Berbagai indikator makroekonomi lainnya juga diproyeksikan stabil. Inflasi 2027 ditargetkan berada di kisaran 2,5%, sementara suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun diperkirakan sebesar 6,9%. Nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di sekitar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat. Harga minyak mentah Indonesia diperkirakan mencapai 75 dolar AS per barel, dengan lifting minyak ditargetkan 610.000 barel per hari dan lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan implementasi APBN yang efektif, kemiskinan pada 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 hingga 6,5%, dibandingkan target APBN 2026 sebesar 6,5 hingga 7,5%. Tingkat pengangguran terbuka juga diproyeksikan menurun ke rentang 4,30 hingga 4,87%, turun dari 4,44 hingga 4,96% di tahun 2026. Rasio gini ditargetkan membaik menjadi 0,362 hingga 0,367 dari target tahun ini sebesar 0,377 hingga 0,380, serta indeks modal manusia meningkat menjadi 0,575.

Performa Saham dan Sektor

Pergerakan IHSG dimulai dari pembukaan yang melemah, namun berhasil bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua, IHSG tetap bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor mencatatkan penguatan. Sektor energi memimpin kenaikan sebesar 2,6%, diikuti oleh sektor transportasi dan logistik yang naik 1,55% serta sektor infrastruktur yang meningkat 1,53%.

Saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar antara lain TEBE, YPAS, AGAR, STAR, dan BYAN. Sebaliknya, saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni BAIK, BABY, GRPM, DART, dan BACH. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.729.000 kali transaksi dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 31,12 miliar lembar senilai Rp12,43 triliun. Sebanyak 354 saham naik, 277 saham menurun, dan 332 saham tidak bergerak nilainya.

Di pasar regional Asia, indeks Nikkei menguat 0,62% ke level 68.732,00, indeks Shanghai naik 0,01% ke 3.927,18, indeks Hang Seng menguat 1,10% ke 25.116,85, indeks Kospi naik 2,42% ke 6.977,97, dan indeks Straits Times menguat 0,14% ke 5.727,79.

Frequently Asked Questions

What is IHSG Ditutup di Level 6 401 89?

IHSG Ditutup di Level 6 401 89 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IHSG Ditutup di Level 6 401 89 matter?

IHSG Ditutup di Level 6 401 89 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment