Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Key Strategy: Ebitda Emiten Tambang Ini Naik 98% di Tengah Curah Hujan Musiman Tertinggi
Ekonomi

Key Strategy: Ebitda Emiten Tambang Ini Naik 98% di Tengah Curah Hujan Musiman Tertinggi

Mark Brown Reporter Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 11:21 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1780111808_5b673860d7b4de6d1a1e

Table of Contents

Toggle
  • Key Strategy: Ebitda Emiten Tambang Ini Melonjak 98% di Musim Hujan Tertinggi
    • Strategi Pemulihan Operasional
    • Pengurangan Kerugian dan Optimasi Investasi
    • Analisis Performa Operasional
    • Pengembangan Tren Pemulihan

Key Strategy: Ebitda Emiten Tambang Ini Melonjak 98% di Musim Hujan Tertinggi

Key Strategy menjadi pilar utama dalam menopang kinerja PT Buma Internasional Grup Tbk (IDX: DOID) di kuartal pertama tahun 2026. Perusahaan yang dikenal sebagai Buma International Group ini mencatatkan peningkatan signifikan dalam Ebitda, mencapai US$28 juta atau naik 98% secara tahunan dibandingkan US$14 juta pada periode sama tahun sebelumnya. Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem, seperti curah hujan musiman tertinggi, kinerja keuangan perusahaan tetap menunjukkan perbaikan yang signifikan. Laporan keuangan konsolidasinya menunjukkan pendapatan sebesar US$318 juta, turun 10% dibandingkan kuartal I 2025.

Strategi Pemulihan Operasional

Key Strategy perusahaan berfokus pada peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang ketat. Dalam keterangan resmi, Direktur Buma International Group, Iwan Fuad Salim, menyatakan bahwa pemulihan operasional yang dimulai sejak 2025 terus berkembang, bahkan dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. “Dengan Key Strategy yang dijalankan, kami berhasil meningkatkan Ebitda hampir dua kali lipat YoY meskipun pendapatan mengalami penurunan karena penutupan beberapa proyek tambang di Indonesia dan Australia,” jelasnya.

“Dukungan dari manajemen kondisi jalan, optimisasi area pengangkutan, serta peningkatan produktivitas alat ukur BCM per jam menjadi faktor kunci keberhasilan ini. Selain itu, penurunan unit biaya per BCM sebesar 1% dan efisiensi biaya tenaga kerja yang meningkat 4% juga memperkuat strategi kami untuk menjaga kinerja keuangan,” lanjut Iwan.

Pengurangan Kerugian dan Optimasi Investasi

Peningkatan EBITDA di kuartal I 2026 menjadi momentum penting bagi Buma International Group. Dalam Key Strategy mereka, perusahaan juga memprioritaskan pengelolaan aset dan investasi. Penjualan aset lahan dalam program optimalisasi ACG memberikan kontribusi US$12 juta, sementara pengurangan kerugian investasi di 29Metals mencapai US$12 juta. Hal ini membantu memperbaiki rugi bersih perusahaan dari US$70 juta menjadi US$24 juta, atau turun 66%.

Kinerja arus kas bebas juga mengalami perbaikan signifikan. Dalam kuartal I 2026, arus kas bebas mencapai US$2 juta, dibandingkan negatif US$19 juta di kuartal I 2025. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas Key Strategy dalam meningkatkan likuiditas dan menstabilkan operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya melalui kebijakan yang lebih ketat di segala aspek operasional.

Analisis Performa Operasional

Di Indonesia, operasional Buma International Group menunjukkan peningkatan efisiensi sebesar 14% YoY dalam mengurangi jam tidak produktif. Perbaikan ini terjadi karena penerapan Key Strategy yang mencakup manajemen jalan, pengangkutan material, dan pengendalian faktor geologi. Produktivitas BCM per jam meningkat 1%, sementara waktu siklus operasional turun 1%. “Kami terus memperkuat disiplin kerja dan penempatan operator untuk mencapai efisiensi maksimal, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti musim hujan,” tambah Iwan.

Pada sisi biaya, kenaikan harga bahan bakar menyebabkan biaya bahan bakar per BCM naik 3% YoY. Namun, konsumsi bahan bakar tetap stabil, sehingga dampaknya terbatas. Di sisi lain, biaya perbaikan dan pemeliharaan armada meningkat 13% karena perusahaan mempercepat program perawatan untuk menyambut musim operasional yang lebih kering di kuartal II.

Pengembangan Tren Pemulihan

Kinerja Buma International Group terus membaik di kuartal II 2026. Volume pengupasan gabungan Indonesia dan Australia meningkat dari 26,4 MBCM pada Februari menjadi 34,3 MBCM pada April. Produksi batu bara di bulan April saja mencapai 5,9 juta ton, atau naik 22% dibandingkan rata-rata bulanan kuartal I. “Key Strategy yang terus ditekankan memungkinkan kami menghadapi tantangan cuaca sambil menjaga kestabilan produksi dan efisiensi biaya,” papar Iwan.

Perusahaan juga menekankan upaya keselamatan dalam Key Strategy mereka. Tidak ada insiden fatalitas tercatat di seluruh operasional kuartal I 2026. Pelaporan risiko secara proaktif serta peningkatan keterlibatan karyawan dalam program keselamatan menjadi elemen penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Emisi Cakupan 1 dan 2 di Indonesia menurun 13,3% YoY, seiring peningkatan efisiensi operasional dan pengurangan polusi di lokasi utama.

Bagikan:

Berita Terkait

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

27 Jun 2026
341c1854-bef7-423d-ab67-8d32ef9b6d3c-0

Key Discussion: Tenant Tiongkok Dorong Penjualan Lahan Industri

26 Jun 2026
19e9e8f7-7f62-422b-831f-0001755a08c4-0

What You Need to Know: Di Balik Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

10 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

10 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

10 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

10 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

10 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.