Latest Program: Emiten Teknologi Ekspansi ke Properti dan Pangan
Latest Program – Dalam upaya memperkuat posisi mereka di pasar modal, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) meluncurkan Latest Program yang menjadi bagian dari strategi perluasan bisnis. Program ini menggambarkan komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan inovasi teknologi dengan sektor-sektor yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti properti dan pangan. Dengan Latest Program ini, WGSH berharap membangun ekosistem bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan, sejalan dengan visi menjadi holding investasi yang mampu memenuhi kebutuhan ekonomi masa depan.
Visi dan Strategi WGSH
“WGSH bukan sekadar perusahaan teknologi informasi. Kami adalah holding investasi yang memanfaatkan teknologi sebagai pendorong utama untuk mengembangkan nilai di berbagai lini bisnis. Dengan identitas ini, kami ingin menyatakan peran utama kami sebagai pelaku yang membangun ekosistem usaha yang lebih luas, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan ekonomi masa depan,” kata Ikin Wirawan, Komisaris Utama PT Wira Global Solusi Tbk.
Strategi WGSH dalam Latest Program didasari oleh analisis mendalam terhadap kebutuhan pasar. Perusahaan ini sadar bahwa sektor properti dan pangan memiliki peluang besar untuk mendukung ekonomi Indonesia, terutama di tengah pertumbuhan populasi dan kenaikan daya beli masyarakat. Dengan menyatukan sumber daya teknologi, WGSH berharap mampu mengoptimalkan proses pengembangan bisnis di kedua sektor tersebut, sekaligus menciptakan nilai tambah melalui integrasi digital.
Eksplorasi Bisnis di Sektor Properti
Salah satu langkah strategis dalam Latest Program adalah akuisisi PT Lereng Lembah Madu pada 2025, yang kemudian diubah menjadi Landlogic. Proyek ini menandai perluasan cakupan WGSH ke sektor properti, dengan fokus pada pengembangan kawasan perumahan yang ramah lingkungan. Dari lahan yang dimiliki, perusahaan ini berhasil membagi menjadi 178 kaveling, yang siap dikembangkan menjadi rumah kavling dengan konsep modern dan ekonomis. Pengembangan ini diharapkan mampu menjangkau pasar perumahan yang berkembang pesat di beberapa daerah strategis Indonesia.
Penguatan Ekosistem Pangan
Di sisi lain, WGSH juga mengarahkan perhatian pada sektor pangan melalui entitas distribusi Tumbara. Latest Program ini menekankan pentingnya membangun rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan. Tumbara khusus berfokus pada komoditas seafood, dengan menyuplai udang vannamei ke berbagai supermarket nasional. Tujuan utama adalah meningkatkan akses pasar bagi produsen lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan. Proyek ini menjadi salah satu bagian dari Latest Program, yang bertujuan menciptakan solusi pangan inovatif melalui pemanfaatan teknologi.
Dalam rangka mendukung Latest Program, WGSH melakukan penambahan modal tanpa hmetd dengan menerbitkan 208.500.000 saham baru. Dana yang didapat dari penjualan saham ini diharapkan mencapai Rp20 miliar hingga Rp30 miliar, yang akan digunakan untuk pengembangan proyek properti dan pangan. Harga saham ditetapkan berdasarkan rata-rata harga 25 hari terakhir, dengan minimum 90% dari nilai tersebut. Langkah ini bukan hanya meningkatkan likuiditas pasar, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat fondasi perusahaan untuk mewujudkan Latest Program secara lebih luas.
Di masa depan, Blue Phoenix, yang merupakan proyek ekonomi sirkular di bawah WGSH, akan terus berkembang dengan memperluas roadmapnya. Latest Program ini mencakup pengumpulan sampah (garbage collection) dan industri air minum dalam kemasan, yang menjadi bagian dari upaya mengurangi limbah plastik dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Dengan teknologi pengolahan limbah PET menjadi flakes, Blue Phoenix berkomitmen untuk mempercepat adopsi daur ulang di berbagai sektor. WGSH juga berencana melakukan corporate action lain hingga 2027, yang merupakan bagian dari Latest Program untuk menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan keberlanjutan lingkungan.
