New Policy: Di Tengah Gejolak Pasar, Reksa Dana Syariah Indonesia Cetak Prestasi Internasional
Penghargaan Internasional untuk Produk Reksa Dana Syariah
New Policy – Dalam ajang LSEG Lipper Fund Awards 2026, salah satu produk reksa dana syariah Indonesia, Henan Ekuitas Syariah Berkah Kelas A, meraih pengakuan global sebagai Best Equity Sharia Indonesia Fund over 5 Years. Penghargaan ini diberikan oleh Grup Bursa Efek London (LSEG) dan menjadi prestasi ketiga berturut-turut yang diraih PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) dalam industri reksa dana syariah. Ini menunjukkan konsistensi dan peningkatan kualitas layanan yang didukung oleh New Policy yang diterapkan perusahaan.
Pencapaian ini terjadi di tengah kondisi pasar yang tidak stabil. Pasar global masih mengalami volatilitas tinggi, dengan pergerakan saham dan bursa yang fluktuatif. Namun, New Policy yang diadopsi oleh industri reksa dana syariah Indonesia membantu memperkuat ketahanan sektor ini. Meski pasar bursa mengalami penurunan signifikan, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana nasional justru meningkat, menunjukkan dampak positif dari kebijakan tersebut.
Strategi New Policy dalam Peningkatan Kinerja Reksa Dana Syariah
Henan Asset, yang berdiri sejak 2 Juni 2026, telah menerapkan New Policy sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio. Perusahaan ini memilih pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan, dengan hanya mengelola 15 produk investasi. Dalam perjalanannya selama dua dekade, Henan Asset terus memperbaiki metode pengelolaan dana sesuai New Policy yang menekankan transparansi, inovasi, dan kepuasan investor.
Dikutip dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan 19,55% secara year-to-date (YTD). Meski pasar bursa bergerak dinamis, New Policy yang mendorong diversifikasi dan manajemen risiko secara efektif membantu pertumbuhan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana nasional sebesar 5,41% YTD, didukung oleh net subscription Rp37,24 triliun.
Kredibilitas dan Metodologi Penilaian LSEG Lipper
Menurut Direktur Henan Asset, Markam Halim, penghargaan ini mengingatkan bahwa New Policy menjadi fondasi utama untuk keberhasilan jangka panjang. “Investasi bukan sekadar tentang hasil jangka pendek, tetapi keberlanjutan dalam pengelolaan portofolio,” katanya. Ia menekankan bahwa integritas, konsistensi, dan kemampuan adaptasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor di tengah fluktuasi pasar.
“Di tengah perubahan pasar, kami percaya kedisiplinan dan kualitas layanan tetap menjadi fondasi utama. Dengan hanya 15 produk, kami bisa fokus pada pertumbuhan jangka panjang,” ungkap Markam.
Peran New Policy dalam Penguatan Sektor Syariah
Kehadiran Henan Asset di LSEG Lipper Fund Awards 2026 menjadi bukti bagaimana New Policy mendorong pengembangan industri reksa dana syariah. Dengan penekanan pada prinsip-prinsip syariah yang ketat, perusahaan ini menciptakan produk yang menarik bagi investor. Selain itu, New Policy juga berperan dalam meningkatkan kepercayaan pasar terhadap sektor ini, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Strategi New Policy yang diterapkan juga membantu menjaga stabilitas dalam kinerja reksa dana syariah. Dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan dana yang terukur, Henan Asset berhasil mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Ini mencerminkan adaptasi perusahaan terhadap perubahan dinamika pasar, sekaligus menjaga konsistensi dalam mencapai hasil investasi yang baik.
Pengembangan Jangka Panjang dan Dukungan Investor
Tematik ‘Two Decades of Resilience and Growth’ yang diusung Henan Asset tahun ini menunjukkan komitmen jangka panjang dalam menerapkan New Policy. Perusahaan ini tetap fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan pendekatan yang menekankan kualitas dan transparansi. Ronald Yudianto, salah satu direktur perusahaan, menambahkan bahwa kepercayaan investor terus tumbuh, terlepas dari kondisi ekonomi yang bervariasi.
“Kami tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga memastikan layanan tetap relevan dengan kebutuhan yang dinamis,” kata Ronald.
