Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Topics Covered: Generasi Digital Didorong Lebih Bijak Kelola Keuangan dan Akses Pembiayaan
Ekonomi

Topics Covered: Generasi Digital Didorong Lebih Bijak Kelola Keuangan dan Akses Pembiayaan

Mark Jones Reporter Minggu, 24 Mei 2026 pukul 04:04 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1779566099_a9bfeccd3cac69191fb7

Table of Contents

Toggle
  • Generasi Digital dan Pembiayaan Digital: Pentingnya Edukasi Keuangan
    • Pentingnya Pemahaman Finansial Sejak Dini
    • Kolaborasi Regulator dan Pihak Terkait

Generasi Digital dan Pembiayaan Digital: Pentingnya Edukasi Keuangan

Topics Covered di acara edukasi keuangan bertajuk “Money Moves: Cara Cerdas Kelola Keuangan di Era Digital” menjadi fokus utama diskusi yang diadakan di Ruang Serbaguna Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas), Makassar, pada Kamis (21/5). Acara ini menghadirkan kerja sama antara BantuSaku, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta perusahaan fintech lending UATAS dan PinjamDuit. Sebanyak 150 peserta, terdiri dari mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, hadir untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan memberikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan pribadi, identifikasi layanan pinjaman resmi, dan penggunaan akses pembiayaan digital secara bijaksana.

Pentingnya Pemahaman Finansial Sejak Dini

Dalam era dimana layanan keuangan digital semakin menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, Topics Covered membahas peran pendidikan finansial dalam membentuk pola pikir generasi muda. Diskusi mengungkapkan bahwa mahasiswa, sebagai pengguna aktif teknologi, perlu dilatih untuk mengelola dana pribadi dengan disiplin dan memahami risiko yang terkait dengan pinjaman daring. Penekanan pada kesadaran akan perbedaan antara layanan keuangan legal dan ilegal dianggap krusial untuk mencegah penipuan dan meningkatkan kemandirian ekonomi calon profesional.

Sebagai bagian dari Topics Covered, acara ini juga menggali bagaimana akses pembiayaan digital bisa menjadi alat pendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di kalangan yang belum terjangkau oleh layanan keuangan tradisional. Para peserta diberikan alat-alat praktis, seperti aplikasi pengelola keuangan dan teknik menghitung inflasi, agar mereka bisa mengoptimalkan penggunaan dana secara efektif. Selain itu, materi menyasar cara memanfaatkan fitur fintech seperti cicilan berjangka dan investasi digital untuk kebutuhan jangka panjang.

Kolaborasi Regulator dan Pihak Terkait

Collaboration antara OJK, AFPI, dan pelaku fintech menjadi bagian tak terpisahkan dari Topics Covered dalam acara ini. Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyampaikan kebijakan terkini mengenai pengawasan layanan pinjaman daring, sementara AFPI menjelaskan tren perkembangan industri fintech pendanaan bersama. Dari sisi akademis, FEB Unhas berperan aktif dalam menyediakan platform untuk menyebarkan pengetahuan finansial kepada kalangan muda. Ini menjadi bentuk sinergi yang diharapkan bisa membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Para pembicara, termasuk Arnoldyth Rodes Medo dari BantuSaku, menekankan bahwa Topics Covered perlu disampaikan dengan pendekatan yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi digital. “Mahasiswa tumbuh di tengah kemajuan teknologi dan layanan keuangan digital, jadi pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang sehat menjadi kunci agar mereka bisa mengambil keputusan finansial bijak sekaligus menggunakan pinjaman daring secara bertanggung jawab,” jelas Arnoldyth dalam wawancara saat diskusi berlangsung.

Acara ini juga menjadi wadah untuk memberikan Topics Covered berupa simulasi praktis, seperti perhitungan cicilan dan penggunaan aplikasi keuangan. Hadirnya Financial Planner Wawan Darmawan menambah kredibilitas pembelajaran, karena ia menjelaskan bagaimana metode investasi digital bisa disesuaikan dengan kondisi ekonomi mahasiswa. Diskusi disampaikan dalam bentuk sesi tanya jawab yang interaktif, memastikan peserta memahami konsep-konsep kritis di balik layanan keuangan digital.

Meningkatkan inklusi keuangan menjadi salah satu Topics Covered yang diprioritaskan dalam kegiatan ini. OJK Sulselbar menyoroti perlunya regulasi yang lebih ketat untuk menjamin keamanan transaksi fintech, sementara AFPI memberikan panduan tentang cara memilih platform pembiayaan yang terpercaya. Kehadiran 150 peserta menunjukkan bahwa Topics Covered ini relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin mengoptimalkan akses ke dana melalui teknologi.

Diskusi berakhir dengan kesepakatan para pembicara untuk menyusun materi edukasi yang lebih terstruktur. “Edukasi keuangan digital harus disampaikan secara berkala agar generasi muda bisa terbiasa dengan pola pengelolaan keuangan yang baik,” kata Dr. A Nur Bau Massepe, dosen FEB Unhas yang memandu acara. Selain itu, Topics Covered ini diharapkan bisa menjadi dasar untuk program pelatihan lebih lanjut, terutama bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan keterampilan keuangan sebelum memasuki dunia kerja.

Bagikan:

Berita Terkait

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

27 Jun 2026
341c1854-bef7-423d-ab67-8d32ef9b6d3c-0

Key Discussion: Tenant Tiongkok Dorong Penjualan Lahan Industri

26 Jun 2026
19e9e8f7-7f62-422b-831f-0001755a08c4-0

What You Need to Know: Di Balik Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

10 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

10 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

10 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

10 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

10 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.