Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Haji
  3. New Policy: Dibagi 3 Trip, Jemaah Haji Indonesia Mulai Diberangkatkan ke Arafah Hari Ini
Haji

New Policy: Dibagi 3 Trip, Jemaah Haji Indonesia Mulai Diberangkatkan ke Arafah Hari Ini

Thomas Thomas Reporter Senin, 25 Mei 2026 pukul 12:59 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
dd7fad73-dfe5-4681-b9a3-29589cf8ca5d-0

Table of Contents

Toggle
  • New Policy: Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan ke Arafah dalam 3 Trip
    • Pelaksanaan Skenario Perpindahan Jemaah Haji
    • Perubahan dalam Aktivitas di Muzdalifah dan Mina
    • Pelaksanaan Ibadah Selama Fase Armuzna

New Policy: Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan ke Arafah dalam 3 Trip

New Policy – Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPH) Arab Saudi tahun ini menerapkan New Policy yang mengubah pola pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arafah. Langkah ini dilakukan secara bertahap melalui tiga gelombang (trip) mulai Senin (25/5) pukul 07.00 WAS, dengan jemaah diimbau mengikuti jadwal yang telah ditetapkan untuk menghindari kepadatan di area pemondokan. Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi 2026, Syarif Rahman, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan mengoptimalkan alur perpindahan jemaah selama ibadah haji, sehingga memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Pelaksanaan Skenario Perpindahan Jemaah Haji

Pemberangkatan tiga gelombang ini dirancang secara rinci untuk mengatur waktu kedatangan jemaah haji ke Arafah, yang menjadi inti ibadah haji. Fase pertama dilakukan antara jam 07.00 hingga 11.00 WAS, dengan jemaah bergerak dari hotel ke area Arafah. Fase kedua dijadwalkan pada 11.30 hingga 16.00 WAS, sementara fase ketiga berlangsung dari 16.30 hingga 21.00 WAS. Skenario ini memastikan seluruh jemaah tiba di Arafah pada malam Senin (8 Dzulhijjah), menjelang hari wukuf pada 9 Dzulhijjah.

Penjelasan dari Syarif Rahman menegaskan bahwa New Policy ini mencakup rencana perpindahan yang lebih terstruktur. Dengan membagi jemaah menjadi tiga kelompok, proses pengaturan transportasi menjadi lebih efisien. Selain itu, pembagian jadwal juga mengurangi risiko kelebihan muatan di area-area strategis, seperti bandara dan jalur perjalanan. Pihak penyelenggara mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan adaptasi dari pengalaman tahun sebelumnya, di mana kepadatan menjadi masalah utama.

Perubahan dalam Aktivitas di Muzdalifah dan Mina

Setelah wukuf di Arafah berakhir, jemaah dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan skema perpindahan. Kelompok pertama, yaitu jemaah tanazul, akan melewati Muzdalifah dan bermalam di bus tanpa turun. Kelompok kedua, jemaah non-tanazul, akan turun dan menginap di Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijjah sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina. New Policy ini memastikan seluruh jemaah dapat mengikuti ritual wajib secara tepat waktu, sementara tetap menjaga kapasitas keamanan di setiap lokasi.

Transisi dari Muzdalifah ke Mina juga disesuaikan dengan skenario yang lebih terencana. Jemaah yang mengikuti program tanazul akan langsung kembali ke hotel pemondokan setelah selesai wukuf, sedangkan jemaah non-tanazul akan tinggal di tenda Mina hingga 13 Dzulhijjah. New Policy ini memberikan fleksibilitas dalam mengatur jadwal, terutama untuk kelompok yang memiliki kebutuhan khusus. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah haji, termasuk pelontaran jumrah aqabah dan ular, dapat berjalan lebih terorganisir.

Pelaksanaan Ibadah Selama Fase Armuzna

Selama fase Armuzna, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina, jemaah akan mengikuti rangkaian aktivitas secara bertahap. Jumrah aqabah dilakukan pada 10 Dzulhijjah, diikuti dengan jumrah ula dan wustha. Aktivitas ini menjadi bagian penting dari New Policy yang memastikan pengalaman ibadah haji tetap berkualitas meskipun dalam kondisi besar. Jemaah nafar awal akan berpamitan dari Mina pada 12 Dzulhijjah, sementara nafar tsani menetap hingga 13 Dzulhijjah untuk menyelesaikan tugas ibadah.

Kebijakan ini juga memperhatikan kebutuhan logistik dalam mengelola ribuan jemaah. Penyelenggara berupaya meminimalkan risiko gangguan dengan membagi waktu keberangkatan dan aktivitas sesuai jadwal yang telah direncanakan. Dengan sistem ini, seluruh jemaah diharapkan dapat beribadah tanpa hambatan, baik dalam hal waktu maupun ketersediaan fasilitas. New Policy ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan keselamatan selama musim haji yang sibuk.

“New Policy ini dirancang untuk memastikan jemaah haji dapat bergerak dengan lancar dan menghindari kepadatan di lokasi utama,” terang Syarif Rahman.

Penggunaan New Policy ini berdampak signifikan terhadap pengelolaan jumlah peserta yang mencapai 200 ribu orang. Dengan membagi keberangkatan menjadi tiga gelombang, BPH dapat mengatur alur perjalanan secara lebih rapi, sehingga tidak terjadi penumpukan di lokasi kritis. Selain itu, kebijakan ini memberikan ruang bagi jemaah untuk menyesuaikan ritme ibadah sesuai dengan kondisi fisik dan psikologis mereka. Penerapan New Policy diharapkan meningkatkan kualitas pengalaman haji secara keseluruhan, menjadikan prosesi ibadah lebih tertata dan berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terkait

641a5808-0ea7-40e1-9c8e-f3398803d815-0

Special Plan: Menhaj Ingin Jajaki Peluang Produk Indonesia untuk Katering Jemaah Haji

4 Jun 2026
e086411b-8de9-4018-be2b-d21474566cdb-0

Solution For: Ketaatan Jemaah JKS 03 Tuai Apresiasi, Proses Kepulangan Haji Berjalan Lancar Tanpa Bongkar Koper

4 Jun 2026
61a7ff1a-9b6f-46a8-a95a-779aef12cc68-0

Important News: Larangan Air Zamzam di Koper: Kemenhaj Ingatkan Risiko Bongkar Paksa

2 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

9 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

9 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

9 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.