Latest Program: Sherina Ajukan Diri Main di Film Filosofi Teras
Beritabaru1.com – Aktris Sherina Munaf mengungkapkan antusiasme tinggi saat memerankan karakter Nea dalam film adaptasi novel populer “Filosofi Teras”. Buku karya Henry Manampiring ini diangkat menjadi film oleh MD Pictures, yang diproduksi setelah lima tahun perencanaan. Dalam Latest Program, Sherina menceritakan proses seleksi dan keterlibatan langsung dalam proyek yang dianggapnya memiliki makna mendalam. “Saat mendengar ada film ini, aku langsung berbicara dengan manajemen. Aku berkata, ‘Ini difilmkan? Ini kan buku yang aku baca!’ Lalu aku menawarkan diri untuk mengikuti proses screen test,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/7).
Kisah Nea dan Tantangan Hidup
Filosofi Teras menceritakan tentang Nea, seorang ibu tunggal yang harus menghadapi ujian berat setelah ayahnya, Kiki Narendra, meninggal dengan utang ratusan juta. Tugasnya menjadi semakin rumit karena harus melunasi utang dalam dua bulan, sementara gajinya digunakan untuk kebutuhan hidup dan biaya kuliah anaknya, Zee Asadel. Nea juga menolak saran Abi (Rangga Nattra) untuk menjual rumah, serta enggan menerima pinjaman dari Dio (Ge Pamungkas) karena ingin menjaga kemandirian. “Latest Program ini memberi kesempatan bagiku untuk mengeksplorasi sisi baru sebagai aktris,” tambah Sherina.
Di tengah situasi sulit, Nea terjebak dalam pertaruhan kehidupan yang menguji ketangguhannya. Pertanyaan yang muncul: bisakah ia mengatasi segala rintangan? Mampukah Nea menerima hal-hal yang di luar kendali? Dalam Latest Program, cerita ini ditampilkan secara detail, menggambarkan perjuangan seorang ibu dalam menghadapi tekanan ekonomi dan emosional.
Proses Adaptasi dan Pemilihan Pemain
Produksi MD Pictures mengungkapkan bahwa konsep Filosofi Teras sudah dibahas sejak 2019. “Kami sudah meeting lebih dari 5 tahun, dan selama itu pertanyaannya selalu sama, ‘kapan bikin film ini?’,” kata Astrid Suryatenggara, Chief Communication Officer MD Entertainment. Selama jangka waktu tersebut, tim produksi memastikan bahwa adaptasi ini akan membawa pesan yang relevan dengan masyarakat. “Latest Program ini bukan hanya tentang hiburan, tapi juga ingin menginspirasi penonton untuk menghadapi tantangan sehari-hari,” jelas Astrid.
“Dalam Latest Program, kita ingin menunjukkan bahwa kehidupan bisa berubah drastis, tapi dengan ketekunan dan kepercayaan diri, seseorang bisa menemukan jalan keluar,”
tegas Astrid. Proses pemilihan pemain juga dilakukan secara ketat, dengan Sherina mengakui dirinya terpilih setelah menunjukkan komitmen dan kemampuan akting yang meyakinkan. “Aku ingat waktu itu setelah ketemu mas Affandi, agak kayak ‘ah nggak dapat dah, soalnya kayak kureng loh (pas screen test). Tapi ternyata mas Affandi bisa memfilter sesuatu dari apa pun yang aku kasih, dan akhirnya cocok,” katanya.
Setelah dipastikan memerankan Nea, Sherina langsung menghubungi sahabatnya, Henry Manampiring, untuk mendapatkan restu. “Aku grateful banget, dan hal pertama yang aku lakukan adalah kabarin Henry karena dia juga belum tahu. Terus akhirnya kami ketemuan ngobrol-ngobrol dan bilang, ‘Gimana gitu setuju nggak, restuin gak?’,” tutur Sherina. Keterlibatan Henry dalam proses ini menambah kredibilitas dan kehangatan dalam penyelesaian cerita yang berisi banyak emosi.
Komentar Pemain dan Penggemar
Beberapa pemain lain seperti Ge Pamungkas, Lydia Kandou, dan Dinda Kanyadewi juga menyatakan antusiasme terhadap Latest Program. “Film ini menawarkan kesempatan untuk mengeksplorasi karakter yang kompleks dan menantang,” kata Ge Pamungkas. Sementara itu, penggemar menilai bahwa kisah Filosofi Teras sangat relevan dengan isu keuangan dan keseimbangan hidup. “Latest Program ini benar-benar menggambarkan kehidupan nyata, jadi bisa membuat penonton merasa terhubung,” komentar seorang penggemar.
Untuk memastikan kualitas cerita, tim produksi melakukan perbaikan terus-menerus. “Latest Program ini adalah hasil kolaborasi antara penulis, sutradara, dan para pemain. Kami ingin menampilkan pesan bahwa setiap orang bisa mengatasi masalah, bahkan ketika terjebak dalam situasi sulit,” jelas Astrid. Dengan kombinasi narasi yang kuat dan akting yang tulus, film ini diharapkan menjadi salah satu produksi terbaik dalam Latest Program.
Penonton juga menaruh harapan besar pada release film Filosofi Teras. “Kami yakin Latest Program ini akan menyentuh hati banyak orang, terutama yang sedang menghadapi tantangan serupa,” kata Astrid. Film ini diproduksi dengan budget besar dan dukungan dari tim kreatif yang berpengalaman, menjadikannya salah satu proyek terpenting dalam rangkaian Latest Program.

