Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Bisa Ganggu Penglihatan Permanen – Katarak pada Bayi Harus Segera Ditangani
Humaniora

Bisa Ganggu Penglihatan Permanen – Katarak pada Bayi Harus Segera Ditangani

Karen Smith Reporter Kamis, 21 Mei 2026 pukul 14:52 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
583fa185-1f16-489f-9d31-555912db845a-0

Table of Contents

Toggle
  • Katarak pada Bayi Bisa Ganggu Penglihatan Permanen, Harus Segera Diatasi
    • Perkembangan Katarak pada Anak dan Dampaknya pada Penglihatan
    • Faktor Penyebab dan Risiko Tersembunyi
    • Gejala Katarak pada Bayi yang Perlu Diwaspadai
    • Penanganan dan Pemulihan Katarak pada Anak

Katarak pada Bayi Bisa Ganggu Penglihatan Permanen, Harus Segera Diatasi

Bisa Ganggu Penglihatan Permanen – Katarak yang terjadi pada bayi atau anak kecil berpotensi mengganggu penglihatan secara permanen jika tidak ditangani dengan cepat. Kondisi ini mengancam kemampuan visual anak yang masih berkembang, sehingga diperlukan tindakan segera untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Dokter spesialis mata, Nina Asrini Noor, yang juga Kepala Divisi Riset dan Pendidikan JEC Group, menegaskan bahwa katarak pada bayi bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang tidak bisa dipulihkan, sehingga diagnosis dan pengobatan dini menjadi kunci utama.

Perkembangan Katarak pada Anak dan Dampaknya pada Penglihatan

“Katarak pada bayi tidak hanya memengaruhi mata secara langsung, tapi juga dapat menghambat proses pengembangan visual yang sangat kritis di tahap awal kehidupan,” jelas Nina kepada Media Indonesia, Kamis (21/5). Ia menambahkan, saat anak lahir dengan katarak, lensa mata yang menghalangi cahaya bisa mengurangi kemampuan mereka untuk mengenali bentuk, warna, atau gerakan di sekitar.

Penyakit ini bisa muncul pada tahap embrio atau setelah bayi dilahirkan, tergantung pada jenis kataraknya. Katarak kongenital, misalnya, sering kali terjadi saat janin masih dalam kandungan. Sementara katarak yang muncul setelah kelahiran biasanya berkembang secara perlahan, tapi tetap memerlukan pengawasan ketat. Jika terlambat ditangani, katarak bisa menyebabkan kebutaan permanen atau gangguan penglihatan yang berkelanjutan.

Faktor Penyebab dan Risiko Tersembunyi

Dokter Nina menyoroti bahwa katarak pada bayi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk genetik, komplikasi kehamilan, atau cedera mata saat lahir. Faktor genetik sering dikaitkan dengan riwayat keluarga, tetapi ada kasus di mana kondisi ini muncul tanpa sejarah katarak di sebelumnya. Selain itu, kurangnya nutrisi tertentu selama kehamilan atau paparan berlebihan pada cahaya yang tidak sehat juga menjadi faktor risiko.

“Katarak pada anak bisa muncul dari berbagai sumber, termasuk faktor yang tersembunyi seperti metabolisme abnormal atau penyakit dalam janin. Jika tidak dideteksi, masalah ini bisa berkembang hingga mengganggu penglihatan seumur hidup,” kata Nina.

Meski terdengar mengkhawatirkan, katarak pada bayi tidak selalu memerlukan intervensi segera. Namun, perlu diwaspadai jika anak menunjukkan gejala seperti kelelahan mata, sulit fokus, atau tidak merespons stimuli visual dengan normal. Kecepatan penanganan menjadi faktor penentu utama, karena penglihatan anak berkembang sangat cepat selama tiga tahun pertama kehidupan.

Gejala Katarak pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Gejala katarak pada bayi bisa bervariasi, mulai dari penglihatan kabur hingga ketidakmampuan melihat objek di sekitarnya. Katarak yang berada di bagian depan lensa mata (katarak anterior) sering kali lebih mudah dideteksi, sementara katarak posterior mungkin memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada tahap awal, gejala bisa disalahartikan sebagai ketidakmampuan anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga sering terlewatkan.

“Orang tua perlu waspada jika bayi menunjukkan tanda-tanda seperti ketidakseimbangan gerakan mata, penglihatan berfluktuasi, atau respons visual yang lambat. Ini bisa menjadi tanda awal dari katarak yang mengancam penglihatan permanen,” ujarnya.

Katarak pada bayi juga bisa menyebabkan penglihatan ganda atau kebiasaan menatap objek secara tidak tepat. Jika tidak diatasi, masalah ini bisa memengaruhi perkembangan otak anak, karena penglihatan berperan dalam proses pembelajaran dan koordinasi motorik. Penanganan yang tepat, baik melalui operasi atau terapi lain, akan mencegah kerusakan irreversible pada sistem visual.

Penanganan dan Pemulihan Katarak pada Anak

Treatment katarak pada bayi biasanya melibatkan operasi dengan teknik spesifik yang disesuaikan dengan usia anak. Nina mengatakan, anak yang terdiagnosis katarak sejak usia dini bisa menjalani prosedur bedah untuk mengganti lensa mata yang rusak. Namun, proses pemulihan memerlukan perawatan lanjutan, seperti penggunaan kacamata atau terapi visual, untuk memastikan penglihatan berkembang secara optimal.

“Operasi katarak pada bayi membutuhkan perencanaan matang, karena sistem mata mereka masih muda. Penglihatan yang tertutup oleh katarak harus diatasi sebelum usia empat sampai enam bulan, agar tidak menghambat pertumbuhan visual yang kritis,” tambah Nina.

Dalam beberapa kasus, katarak pada bayi bisa sembuh secara alami, tetapi lebih sering memerlukan intervensi medis. Keterlambatan dalam pengobatan bisa menyebabkan anak mengalami penurunan sensitivitas visual yang tidak bisa dipulihkan, sehingga memengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan. Kesadaran dini dari orang tua dan penjagaan rutin ke dokter mata menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius.

Dengan penanganan yang tepat, katarak pada bayi tidak harus menjadi penyebab penglihatan permanen. Segera mendeteksi gejala, mengambil langkah medis, dan mengikuti rekomendasi dokter akan membantu anak memperoleh penglihatan yang sehat. Dukungan keluarga dan kesabaran dalam proses pemulihan juga menjadi faktor penentu keberhasilan pengobatan. Katarak, meski sering dianggap penyakit dewasa, bisa terjadi pada bayi dan memerlukan perhatian khusus agar tidak menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

9 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

9 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

9 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.