Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Key Discussion: Edukasi Stop Kekerasan Perempuan Lewat Film, NasDem Desak Penguatan Implementasi UU TPKS
Humaniora

Key Discussion: Edukasi Stop Kekerasan Perempuan Lewat Film, NasDem Desak Penguatan Implementasi UU TPKS

Karen Smith Reporter Kamis, 04 Juni 2026 pukul 21:39 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
5d683fba-d7bf-43a3-9541-48bcad5486f6-0

Table of Contents

Toggle
  • Key Discussion: NasDem Desak Penguatan Implementasi UU TPKS untuk Edukasi Stop Kekerasan Perempuan
    • Kebutuhan Penguatan Implementasi UU TPKS
    • Peran Film dalam Pendidikan Anti-Kekerasan

Key Discussion: NasDem Desak Penguatan Implementasi UU TPKS untuk Edukasi Stop Kekerasan Perempuan

Key Discussion – Dalam rangka Key Discussion yang digagas oleh Akademi Perempuan NasDem, kegiatan penayangan film “Suamiku Lukaku” di Jakarta kembali menjadi ajang advokasi penting. Acara nobar ini menghadirkan masyarakat umum, komunitas, serta organisasi perempuan untuk menyelami isu kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui narasi visual. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi menyeluruh dan membangun kesadaran kolektif tentang perlunya perubahan kebijakan serta peningkatan perlindungan bagi korban kekerasan di Indonesia.

Kebutuhan Penguatan Implementasi UU TPKS

Ketua DPP NasDem Bidang Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini, menekankan bahwa Key Discussion ini menjadi momentum untuk memperkuat penerapan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). Menurut Amelia, penguatan implementasi UU ini penting agar korban kekerasan bisa lebih mudah mendapatkan akses ke layanan bantuan hukum dan restitusi. “Key Discussion ini mengingatkan bahwa KDRT bukan hanya urusan keluarga, tapi juga hak asasi manusia yang harus dipertahankan melalui regulasi yang konsisten,” jelasnya.

“Masyarakat sering kali menganggap kekerasan sebagai masalah privasi, padahal UU TPKS dan PKDRT menyediakan ruang untuk mengubah persepsi itu. Dengan Key Discussion, kami ingin memastikan kebijakan tidak hanya terbentuk di kertas, tapi juga berdampak nyata di lapangan,” tambah Amelia.

Amelia mengungkapkan bahwa implementasi UU TPKS dan PKDRT masih menghadapi tantangan, terutama dalam penegakan hukum dan pemberdayaan korban. Meski regulasi sudah ada, banyak kasus kekerasan yang tidak dilaporkan karena ketakutan pelaku atau kebiasaan korban untuk diam. Key Discussion ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk menggali perubahan mind set dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penerapan hukum.

Peran Film dalam Pendidikan Anti-Kekerasan

Penayangan film “Suamiku Lukaku” yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ketiga Akademi Perempuan NasDem, didesain agar mampu menyampaikan pesan edukatif secara menyentuh. Film ini menggambarkan berbagai bentuk kekerasan, termasuk psikis, ekonomi, dan seksual, yang sering kali diabaikan dalam diskusi umum. “Key Discussion kali ini membuktikan bahwa seni bisa menjadi alat perubahan sosial,” ujar Amelia. Dengan narasi yang emosional, film ini diharapkan mampu memicu refleksi dan tindakan dari penonton.

Sebagai bagian dari Key Discussion, NasDem juga menyoroti pentingnya pembangunan kesadaran masyarakat tentang perlunya melaporkan kekerasan. Partai tersebut menekankan bahwa akses ke layanan bantuan hukum, seperti SAPA 129 dan UPTD PPA, harus dipermudah. “Key Discussion ini mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kasus, karena itu adalah langkah berani untuk memperjuangkan hak perempuan,” tegasnya.

Dalam kegiatan nobar, para peserta juga diberi informasi tentang berbagai bentuk kekerasan yang sering terlewatkan. Amelia mengingatkan bahwa kekerasan tidak hanya terjadi fisik, tapi juga melalui pengucilan, tekanan ekonomi, dan pembulian. “Key Discussion ini membantu memperluas pemahaman bahwa kekerasan bisa terjadi di mana pun, bahkan di dalam rumah tangga,” jelasnya. Data dari Kementerian PPPA menunjukkan bahwa angka kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi, dengan lebih dari 28.000 laporan pada 2023. Pemutaran film dianggap sebagai salah satu metode untuk menurunkan angka tersebut.

NasDem berkomitmen untuk terus menggelar Key Discussion sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sensitif terhadap isu kekerasan. Partai ini mengajak lembaga swadaya masyarakat dan media untuk terlibat dalam menyebarkan pesan UU TPKS dan PKDRT. “Key Discussion ini adalah awal dari perubahan, tapi tidak cukup jika tidak disertai dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Amelia.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

7 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

7 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

7 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

7 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

7 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.