Key Strategy: IPB University Mahasiswa Edukasi SNI Goes to Campus
Key Strategy – Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) meluncurkan inisiatif penting dalam mendukung penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan mahasiswa. Program ‘SNI Goes to Campus’ yang digelar oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) menjadi ajang utama untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap standarisasi pangan. Kemitraan ini terjalin antara BSN, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Garudafood sebagai pelaku industri yang aktif dalam menyebarkan konsep kualitas dan tata kelola pangan berkelanjutan.
Program SNI Goes to Campus di IPB University dirancang sebagai bagian dari Key Strategy perusahaan untuk mengedukasi generasi muda sejak dini. Aktivitas ini berlangsung sepanjang tahun 2026 dan menjangkau berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya standar nasional, khususnya dalam sektor pangan, agar mereka siap bersaing di pasar global. Kegiatan ini menekankan peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan kemandirian dan inovasi dalam industri.
Key Strategy Garudafood mengutamakan penerapan SNI sebagai bagian dari budaya kerja yang terintegrasi. Dalam presentasinya, Bangun Raharjo, Head of Q-SHE & MFG Innovation Garudafood, menyoroti bahwa standar nasional bukan hanya keharusan formal, tetapi menjadi pondasi konsistensi dalam operasional bisnis. Ia menjelaskan bahwa program ini memberikan wawasan praktis tentang implementasi SNI di industri makanan dan minuman, sekaligus membangun kesadaran mahasiswa akan kualitas dan keamanan produk.
“Kami percaya bahwa Key Strategy ini penting untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki sikap disiplin dalam memenuhi standar. Dengan demikian, mereka akan lebih mampu berkontribusi pada peningkatan daya saing produk nasional,” kata Bangun Raharjo.
Keterlibatan Garudafood dalam program SNI Goes to Campus menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap tata kelola pangan yang baik. Sejak 2014, Garudafood secara sukarela menerapkan SNI pada produk biskuit, meskipun regulasi masih bersifat wajib. Langkah ini membuktikan bahwa standardisasi adalah investasi strategis untuk menjaga kualitas, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global.
Manfaat Program Edukasi SNI untuk Mahasiswa
Kegiatan SNI Goes to Campus tidak hanya memberikan wawasan teori, tetapi juga praktik langsung tentang manfaat standarisasi dalam industri. Mahasiswa IPB University yang mengikuti forum ini mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang keamanan pangan, proses produksi yang terukur, serta keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya. Key Strategy program ini adalah membangun kemitraan antara industri dan akademisi, sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap mengemban tanggung jawab pangan nasional.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Yulin Lestari, Direktur Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran IPB University, menegaskan bahwa penerapan SNI dalam pendidikan tinggi adalah bagian dari Key Strategy untuk meningkatkan kesiapan lulusan. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga memperkuat kualitas kurikulum dengan menyelipkan materi tentang standar nasional, khususnya di bidang teknologi pangan.
Peran Industri dalam Memajukan Standarisasi Nasional
Key Strategy BSN dan industri seperti Garudafood menunjukkan bahwa standarisasi tidak hanya menjadi tugas lembaga pemerintah, tetapi juga dibutuhkan oleh sektor swasta. Nindya Malvins Trimadya, Ketua Tim Kerja Diseminasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian BSN, menyampaikan bahwa program ini membantu menghubungkan teori akademik dengan praktik industri. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami tantangan nyata dalam penerapan SNI, termasuk manfaat jangka panjang bagi ekosistem pangan nasional.
Keterlibatan Garudafood dalam SNI Goes to Campus juga menegaskan bahwa Key Strategy perusahaan adalah mengintegrasikan standar nasional ke dalam pengelolaan bisnis. Dengan menjangkau sekitar 100 mahasiswa di IPB University, program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa generasi muda memiliki kesadaran penuh tentang pentingnya keamanan, konsistensi, dan transparansi dalam produksi pangan. Kesadaran ini diharapkan dapat berdampak pada kebijakan industri di masa depan.
