Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Key Strategy: Sinergi Industri Farmasi dan BPOM Perkuat Agenda Keberlanjutan
Humaniora

Key Strategy: Sinergi Industri Farmasi dan BPOM Perkuat Agenda Keberlanjutan

Nancy Brown Reporter Kamis, 18 Juni 2026 pukul 06:13 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781724255_93fa7fc89790e285fa5d

Table of Contents

Toggle
  • Key Strategy: Sinergi Industri Farmasi dan BPOM Perkuat Agenda Keberlanjutan
    • Inisiatif Penghijauan sebagai Bagian dari Key Strategy
    • Kolaborasi BPOM dan Industri Farmasi

Key Strategy: Sinergi Industri Farmasi dan BPOM Perkuat Agenda Keberlanjutan

Key Strategy menjadi elemen penting dalam upaya transformasi industri farmasi menuju keberlanjutan. Di tengah tantangan global mengenai perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam, sektor farmasi semakin sadar akan peran strategisnya dalam mengurangi dampak lingkungan. Salah satu contoh nyata sinergi antara industri farmasi dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah inisiatif penanaman pohon yang diadakan pada 4 Juni 2026 di PT Ethica Industri Farmasi, Cikarang, Jawa Barat. Perusahaan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), yang menjadi mitra dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya target jangka panjang, tetapi juga prioritas dalam setiap langkah operasional.

Inisiatif Penghijauan sebagai Bagian dari Key Strategy

Kegiatan penanaman pohon di Cikarang menjadi bukti konkret komitmen industri farmasi dalam penerapan Key Strategy yang berfokus pada ekonomi hijau. Acara ini dihadiri oleh BPOM RI, para direksi perusahaan, serta pemangku kepentingan lainnya. Sebanyak 18 jenis pohon ditanam, termasuk Ketapang Kencana (Terminalia mantaly), yang secara langsung dihadiahi oleh Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, Taruna menekankan bahwa tindakan ini bukan sekadar simbolis, tetapi juga kontribusi nyata untuk mereduksi jejak karbon.

“Penanaman pohon hari ini merupakan manifestasi Key Strategy dalam membangun ekosistem industri yang ramah lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan pangan dan obat,” ujar Taruna Ikrar dalam sambutannya.

Dengan menggandeng BPOM, perusahaan farmasi mengambil langkah strategis untuk menjadikan keberlanjutan sebagai pilar utama pengembangan bisnis. Inisiatif ini sejalan dengan Visi BPOM RI tahun 2026 yang menekankan keberlanjutan sebagai bagian dari sistem pengawasan obat dan makanan.

Kolaborasi BPOM dan Industri Farmasi

Kolaborasi antara BPOM dan industri farmasi dalam Key Strategy menunjukkan pergeseran paradigma pengelolaan sektor kesehatan. Direktur Utama PYFA, Lee Yan Gwan, menyatakan bahwa keberlanjutan menjadi bagian tak terpisahkan dari visi perusahaan. “Melalui Key Strategy, kami berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus membangun masa depan yang lebih hijau,” tambahnya. Selain acara penghijauan, PYFA telah melakukan kerja sama dengan BPOM dalam proyek restorasi mangrove di Pluit, serta program pelestarian sungai melalui kemitraan dengan Sungai Watch.

Pengembangan kapasitas produksi juga menjadi aspek penting dalam Key Strategy. Fasilitas Probietec di Australia, yang merupakan bagian dari PYFA, telah mencapai peringkat National Australian Built Environment Rating System (NABERS) yang mengakui efisiensi energi dan lingkungan. Capaian ini menunjukkan bahwa Key Strategy tidak hanya berfokus pada keberlanjutan lokal, tetapi juga global. Dengan memperkuat prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), industri farmasi berusaha menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Key Strategy dalam agenda keberlanjutan tidak hanya terbatas pada kegiatan penghijauan, tetapi mencakup berbagai inisiatif. Perusahaan-perusahaan farmasi terus mengembangkan teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan baku daur ulang dan pengurangan limbah beracun. Selain itu, keterlibatan BPOM dalam penguatan standar produksi yang berkelanjutan membantu mengarahkan industri ke arah praktik yang lebih ekologis. Upaya ini diharapkan bisa menjadi model bagi sektor industri lainnya.

Di samping itu, Key Strategy juga melibatkan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan dan mitra. BPOM RI berperan aktif dalam memberikan sertifikasi dan pedoman untuk memastikan semua aktivitas industri farmasi sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Misalnya, dalam penegakan regulasi, BPOM tidak hanya mengawasi kualitas produk, tetapi juga memastikan bahwa proses produksi tidak merusak lingkungan. Hal ini mencerminkan penerapan Key Strategy secara holistik, mulai dari produksi hingga distribusi.

Key Strategy yang diterapkan oleh industri farmasi dan BPOM juga diukur melalui berbagai indikator kinerja. Mulai dari pengurangan emisi karbon, penggunaan energi terbarukan, hingga penerapan sistem daur ulang di seluruh rantai pasok. Dengan melibatkan pemangku kepentingan, seperti pemerintah, lembaga lingkungan, dan masyarakat, Key Strategy ini menjadi lebih efektif. Upaya kolektif ini diharapkan bisa memberikan dampak yang berkelanjutan, baik secara lingkungan maupun sosial.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

3 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

3 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

4 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

4 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.