Kemitraan untuk Penguatan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan
Latest Program – Dalam rangkaian acara peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah dan Hari Ber-‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo, Agung Nugroho, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, menyoroti peran penting kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, serta sektor usaha dalam memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan. Acara yang berlangsung di Alun-Alun Purworejo, Minggu (10/5), menjadi kesempatan untuk menegaskan komitmen bersama dalam melindungi pekerja rentan dan informal.
Program Perlindungan yang Berkelanjutan
Agung Nugroho juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-109 kepada seluruh anggota ‘Aisyiyah, yang selama satu abad dianggap sebagai organisasi perempuan Islam yang konsisten berkontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan sosial. “Kami mengucapkan selamat Milad ke-109 kepada keluarga besar ‘Aisyiyah. Sebagai lembaga yang selama ratusan tahun berperan dalam pengembangan pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi umat, ‘Aisyiyah menjadi partner strategis dalam memajukan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya dalam sebuah pernyataan.
“Ketika pekerja terlindungi, keluarga menjadi lebih tenang, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pun akan semakin baik,” kata Agung Nugroho.
Pemerintah Kabupaten Purworejo mendapat apresiasi atas langkah-langkah yang diambil untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat pekerja. Menurut Agung, inisiatif ini mencerminkan komitmen negara dalam menjangkau perlindungan hingga tingkat masyarakat terbawah. Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa program tersebut telah mencakup 1.100 pekerja rentan, 1.400 petani tembakau dan penderes melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta 5.664 tenaga kerja dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan ketua RT/RW.
Kesejahteraan melalui Pendidikan
Di sisi lain, perhatian terhadap sektor pendidikan terus ditingkatkan. Saat ini, 3.458 guru mengaji di Purworejo telah terdaftar dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagai bentuk dukungan terhadap para pendidik keagamaan. Sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional dan Milad ke-109 ‘Aisyiyah, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan perlindungan kepada 166 guru melalui dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen.
Agung Nugroho menilai, momentum Milad ‘Aisyiyah sangat relevan dengan Gerakan Nasional Perlindungan 10 Juta Pekerja Rentan yang dicanangkan pemerintah. Dengan jaringan sosial yang luas, organisasi ini dinilai mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial untuk para pekerja non-formal. BPJS Ketenagakerjaan optimis, sinergi antara pihak-pihak terkait akan mempercepat pencapaian perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia, serta meningkatkan produktivitas nasional.
