Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Main Agenda: Waspada Katarak, Dokter Sebut Gejalanya Sering tidak Disadari Penderita
Humaniora

Main Agenda: Waspada Katarak, Dokter Sebut Gejalanya Sering tidak Disadari Penderita

Nancy Brown Reporter Kamis, 21 Mei 2026 pukul 14:42 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
Petugas mengecek bola mata pasien sebelum melakukan operasi katarak di Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan, Sumatera Utara, Senin (9/9/2024)
Petugas mengecek bola mata pasien sebelum melakukan operasi katarak di Rumah Sakit Mata Mencirim 77 Medan, Sumatera Utara, Senin (9/9/2024). PT Agincourt Resources menggelar operasi katarak gratis bagi 257 penderita katarak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. ANTARA FOTO/Yudi Manar/Spt.

Table of Contents

Toggle
  • Waspadai Katarak, Gejala Bisa Tidak Disadari Penderita
    • Penyakit yang Berkembang Perlahan, Mengancam Kesehatan Mata
    • Penyebab dan Proses Perkembangan Katarak
    • Gejala Katarak yang Bisa Disalahartikan
    • Strategi Pencegahan dan Penanganan Awal
    • Kapan Harus Periksa Mata? Tanda-Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan

Waspadai Katarak, Gejala Bisa Tidak Disadari Penderita

Penyakit yang Berkembang Perlahan, Mengancam Kesehatan Mata

Main Agenda – Katarak, penyakit yang mengganggu penglihatan sehari-hari, sering kali mengintai tanpa disadari oleh penderitanya. Menurut dr. Amir Shidik, spesialis mata subspesialis katarak dan bedah refraksi, banyak individu tidak menyadari adanya penurunan visi hingga kondisi sudah mencapai tahap yang signifikan. “Katarak berkembang secara perlahan, bahkan dalam rentang bulan hingga tahun, sehingga banyak orang terlambat memperhatikan gejalanya,” jelasnya dalam sesi diskusi kesehatan di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kondisi ini bisa berlanjut hingga menahun, tapi sering kali penderita merasa tidak ada yang salah karena perubahan kecil yang terjadi secara bertahap,” kata dr. Amir. Hal ini membuat katarak menjadi penyakit yang rentan terlewatkan, terutama jika tidak diimbangi kebiasaan cek kesehatan mata rutin.

Penyebab dan Proses Perkembangan Katarak

Katarak muncul akibat kekeruhan pada lensa mata, yang seharusnya memfokuskan cahaya ke retina secara optimal. Ketika lensa menjadi kotor atau mengeras, cahaya yang masuk tidak terarah dengan tepat, sehingga menghasilkan gambar yang kabur atau berbayang. Faktor utama yang memicu katarak adalah proses penuaan, tetapi ada juga pengaruh dari gaya hidup, seperti paparan sinar UV berlebihan, merokok, dan diabetes. Data menunjukkan bahwa risiko katarak meningkat hingga 70 persen setelah usia 70 tahun, tetapi kondisi ini bisa terjadi pada usia lebih muda jika ada faktor risiko tambahan.

Katarak awalnya bisa diabaikan karena gejalanya tidak terlalu nyata. Misalnya, penderita mungkin merasa cahaya terang menyilaukan atau mengalami kesulitan membaca di malam hari. Namun, seiring waktu, kondisi ini bisa memburuk hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti mengemudi atau menonton televisi. Main Agenda menekankan bahwa kesadaran dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius, seperti kebutaan.

Gejala Katarak yang Bisa Disalahartikan

Salah satu gejala katarak yang mengejutkan penderita adalah “second sight”, di mana visi jarak dekat tiba-tiba jernih meski mata sebelumnya membutuhkan kacamata. Fenomena ini terjadi karena lensa katarak menjadi lebih cembung, sehingga mengubah fokus mata secara tidak disengaja. Namun, visi jarak jauh justru memburuk karena lensa kehilangan kemampuan menyaring cahaya dengan baik. Main Agenda menyoroti bahwa gejala ini sering kali disalahartikan sebagai tanda mata yang sehat, padahal bisa menjadi tanda awal penyakit.

Gejala lain yang mungkin diabaikan termasuk perubahan warna pupil mata menjadi putih atau kekuningan, serta halusinasi visual seperti lingkaran cahaya atau warna yang tidak natural. Kondisi ini bisa terjadi pada tahap lanjut, tetapi sebagian penderita tidak menyadari bahwa gejala tersebut adalah akibat kekeruhan lensa. dr. Amir menyarankan untuk memperhatikan perubahan pada penglihatan, terutama jika ditemani rasa sakit atau kelelahan mata yang berlebihan.

Strategi Pencegahan dan Penanganan Awal

Mencegah katarak lebih efektif daripada mengobatinya setelah berkembang. dr. Amir menekankan bahwa penggunaan kacamata UV, menjaga kesehatan mata dengan pola makan seimbang, dan menjalani pemeriksaan rutin adalah langkah penting. Main Agenda juga menyoroti bahwa kebiasaan seperti kurang tidur atau paparan lingkungan yang berlebihan bisa mempercepat progresi katarak. Selain itu, katarak yang terdeteksi dini bisa diatasi dengan operasi, yaitu penggantian lensa yang rusak dengan lensa baru, sehingga memulihkan penglihatan secara permanen.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Main Agenda menggandeng para ahli untuk menyebarkan informasi melalui kampanye edukasi dan media. Dokter spesialis mata juga merekomendasikan pemeriksaan mata tahunan, terutama bagi lansia atau kelompok berisiko tinggi. Dengan mengetahui gejala dan cara mencegahnya, masyarakat bisa mengurangi risiko kebutaan akibat katarak, yang merupakan penyakit mata paling umum di usia lanjut.

Kapan Harus Periksa Mata? Tanda-Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan

Katarak tidak selalu memerlukan perawatan segera, tetapi ada tanda-tanda yang menunjukkan kebutuhan penanganan lebih lanjut. Jika seseorang mengalami penurunan penglihatan tiba-tiba, silau di cahaya terang, atau kesulitan membedakan warna, segera konsultasi dengan dokter mata. Main Agenda menyebutkan bahwa gejala seperti halusinasi visual atau penglihatan ganda bisa menjadi indikasi serius, terutama jika terjadi secara berulang.

Dengan Main Agenda sebagai wadah informasi kesehatan, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap katarak. Dokter menyarankan untuk memeriksa lensa mata secara berkala, terutama jika ada riwayat penyakit mata keluarga atau faktor pemicu seperti paparan sinar matahari. Dengan kesadaran dan tindakan sejak dini, katarak bisa dikelola secara lebih efektif, menjaga kualitas hidup dan kesehatan mata sepanjang masa.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

9 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

9 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

9 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

9 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

9 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.