Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. New Policy: Batal Berangkat Haji 2026, Menkeu Purbaya: Mungkin belum Saatnya
Humaniora

New Policy: Batal Berangkat Haji 2026, Menkeu Purbaya: Mungkin belum Saatnya

Emily Davis Reporter Kamis, 21 Mei 2026 pukul 18:56 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1f0a6cab-3564-49ad-8b91-11c919a18380-0

Table of Contents

Toggle
  • New Policy: Batal Berangkat Haji 2026, Menkeu Purbaya: Mungkin Belum Saatnya
    • Kabar Batal Berangkat ke Tanah Suci Disampaikan di Istana Kepresidenan
    • Alasan Membatalkan Ibadah Haji Tahun Ini
    • Pengaruh New Policy terhadap Pelaksanaan Haji
    • Perubahan dalam Jadwal dan Kuota
    • Pelaksanaan New Policy Tahun Depan

New Policy: Batal Berangkat Haji 2026, Menkeu Purbaya: Mungkin Belum Saatnya

Kabar Batal Berangkat ke Tanah Suci Disampaikan di Istana Kepresidenan

New Policy – Kementerian Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan keputusan baru dalam kebijakan haji tahun 2026, menyatakan bahwa ia tidak akan melanjutkan rencana berangkat ke Tanah Suci. Pengumuman ini diberikan saat ia berbincang dengan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026). Purbaya mengungkapkan bahwa rencananya tidak akan berjalan, meski sempat optimis sebelumnya. “New Policy mengenai haji 2026 menurut saya mungkin belum saatnya,” katanya sambil tertawa kecil, menanggapi pertanyaan tentang pelaksanaan ibadah haji.

“Nggak jadi, nggak diminta Presiden. Mungkin belum rezekinya,” ujar Purbaya secara singkat, menggambarkan keputusan yang diambil dalam New Policy terkini.

Alasan Membatalkan Ibadah Haji Tahun Ini

Menurut Purbaya, keputusan untuk membatalkan keberangkatan ke Tanah Suci bukan karena instruksi presiden atau tugas negara yang mendesak, melainkan karena faktor kesempatan yang belum berpihak padanya tahun ini. “New Policy ini dibuat karena situasi ekonomi dan logistik yang belum memungkinkan, mungkin tahun depan akan lebih baik,” tambahnya. Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut mencakup perubahan jadwal dan kuota, serta rencana pengaturan ulang untuk memastikan keberhasilan program haji 2026.

Sebelumnya, Purbaya sempat menyatakan kesiapan berangkat jika tidak ada hambatan. Pernyataan itu diungkapkannya pada Senin (18/5/2026), di mana ia mengaku telah mempersiapkan diri secara intensif selama dua minggu terakhir. Termasuk mempelajari berbagai doa dalam manasik haji. “Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga,” ujarnya.

Pengaruh New Policy terhadap Pelaksanaan Haji

Kebijakan baru ini diharapkan bisa memberikan ruang bagi pengelolaan anggaran dan pembagian kuota yang lebih efisien. Purbaya menjelaskan bahwa New Policy 2026 mencakup evaluasi terhadap jumlah jamaah yang diterima, serta penguatan pengawasan terhadap proses seleksi. “Ini bagian dari perbaikan sistem haji, agar tidak ada kekacauan lagi,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini berdampak pada pemberangkatan jamaah yang sebelumnya direncanakan secara terpusat.

Menurut sumber internal Kementerian Keuangan, New Policy ini diusulkan setelah ada peningkatan jumlah pendaftar haji yang melebihi kapasitas. “Jumlah jamaah haji tahun ini mencapai 200 ribu, sementara anggaran hanya bisa menampung sekitar 150 ribu,” kata salah satu staf. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh situasi krisis ekonomi yang terjadi di sejumlah daerah, sehingga perlu penyesuaian anggaran untuk memastikan kualitas layanan.

Perubahan dalam Jadwal dan Kuota

Perubahan New Policy terkait haji 2026 juga mencakup penyesuaian jadwal berangkat. Menurut Purbaya, jamaah akan dibagi menjadi dua gelombang, agar tidak terjadi penumpukan peserta di Tanah Suci. “New Policy ini mengatur pembagian kuota dalam dua periode, agar pengelolaan lebih terstruktur,” katanya. Pada gelombang pertama, jamaah yang berangkat akan melalui proses seleksi yang lebih ketat, sementara gelombang kedua ditujukan untuk kelompok yang tidak mampu secara finansial.

Keputusan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan dana haji. Purbaya menyebut bahwa New Policy 2026 mencakup rencana pengelolaan anggaran yang lebih transparan, serta penerapan sistem pembayaran digital untuk memudahkan transaksi. “New Policy ini bertujuan mengurangi risiko penipuan dan memastikan dana haji digunakan secara maksimal,” jelasnya.

Pelaksanaan New Policy Tahun Depan

Purbaya tetap optimis bahwa New Policy haji 2026 akan berjalan lancar di tahun depan. Ia berharap dengan adanya perubahan ini, seluruh jamaah dapat berangkat dengan lebih tenang. “Ya sedih, sedih nggak sedih lah, karena emang belum saatnya mungkin. Doain tahun depan nggak batal lagi,” pungkasnya. Ia juga menegaskan bahwa keputusan untuk membatalkan haji tahun ini adalah langkah yang sengaja diambil, agar program bisa dijalankan dengan lebih baik.

Menurut Purbaya, New Policy ini tidak hanya berdampak pada pelaksanaan haji tahun ini, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan sistem haji yang lebih modern. “Ini bisa menjadi contoh kebijakan untuk tahun-tahun mendatang, agar lebih efektif,” katanya. Ia berharap kebijakan ini dapat diadopsi dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi yang berubah-ubah.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

8 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

8 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

8 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

8 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

8 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.