New Policy: Meningkatkan Dukungan Fasilitas Kesehatan untuk Lansia
Peningkatan Kebutuhan Layanan untuk Lansia
New Policy – Dalam rangka implementasi New Policy, kebutuhan layanan lansia semakin meningkat, sehingga dukungan fasilitas kesehatan menjadi sangat vital. Penambahan jumlah penduduk lansia di Indonesia terus mengalami peningkatan, dengan persentase populasi usia 60 tahun ke atas mencapai sekitar 14% dari total penduduk. Perubahan ini menuntut adanya peningkatan akses ke layanan kesehatan, termasuk terapi dan rehabilitasi, serta lingkungan yang aman dan nyaman untuk menjaga kualitas hidup mereka. Fasilitas kesehatan yang memadai menjadi komponen penting dalam memenuhi kebutuhan lansia, baik secara fisik maupun psikologis.
Kebutuhan ini tidak hanya terbatas pada perawatan medis. Lansia juga memerlukan layanan yang mendukung kegiatan sehari-hari, seperti mobilitas, keterlibatan sosial, dan pelayanan kesehatan mental. Di berbagai panti lansia, keterbatasan akses terapi masih menjadi tantangan utama. Dengan New Policy, perusahaan-perusahaan dan lembaga kebijakan diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif, memastikan lansia tetap mandiri dan mampu menjalani kehidupan yang berkualitas.
Program Kolaborasi Bank Saqu dan Yayasan Graha Bina Asuh
Sebagai contoh nyata, Bank Saqu yang merupakan bagian dari New Policy telah melakukan kolaborasi dengan Yayasan Graha Bina Asuh di Bogor. Bantuan fasilitas kesehatan berupa alat fisioterapi dan sepeda statis diserahkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh Plt. Presiden Direktur Bank Saqu, Leka Madiadipoera, bersama Manajer Yayasan Graha Bina Asuh, dr. Desy.
“Melalui New Policy, kami ingin menciptakan sistem dukungan yang lebih terstruktur bagi lansia. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pemulihan dan keseharian mereka agar tetap sehat serta merasa nyaman,” ujarnya.
Kemitraan ini juga melibatkan karyawan Bank Saqu yang secara aktif berinteraksi dengan para lansia. Yayasan Graha Bina Asuh mengusung konsep ‘Rumah Sendiri’ yang mencakup lingkungan yang aman, nyaman, serta mendorong keterlibatan sosial. Selama lebih dari 10 tahun, yayasan tersebut telah berkomitmen untuk menciptakan tempat tinggal yang memadai bagi lansia. Bantuan dari Bank Saqu dianggap sebagai langkah penting dalam melengkapi fasilitas terapi dan memperkuat kualitas layanan mereka.
“New Policy memberikan peluang untuk menjangkau lansia secara lebih luas. Bantuan dari Bank Saqu ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga kesehatan fisik, rohani, dan psikis para lansia,” kata dr. Desy.
Dukungan fasilitas kesehatan yang diberikan dalam kerangka New Policy diharapkan dapat memperkuat kemampuan lansia dalam beraktivitas sehari-hari. Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kebijakan ini menunjukkan peran aktif dalam mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan lansia. Selain itu, inisiatif ini juga menjadi contoh bagaimana kebijakan baru dapat diaplikasikan dalam bentuk kerja sama antara sektor publik dan swasta untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan New Policy dalam meningkatkan akses layanan lansia juga bergantung pada partisipasi pihak-pihak lain, seperti pemerintah, organisasi masyarakat, dan LSM. Penyediaan fasilitas kesehatan yang terpadu diperlukan untuk memastikan lansia tidak hanya terlayani secara fisik, tetapi juga secara emosional dan sosial. Dengan memperkuat kerangka kerja ini, New Policy bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi para lansia di Indonesia.
