Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. New Policy: Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Evaluasi MBG Sesuai Kajian Komnas HAM
Humaniora

New Policy: Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Evaluasi MBG Sesuai Kajian Komnas HAM

Emily Davis Reporter Rabu, 17 Juni 2026 pukul 11:45 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
b2dd72b0-b4c7-44c2-a20b-2d60cdb85336-0

Table of Contents

Toggle
  • Komisi XIII DPR Dorong Evaluasi MBG Berdasarkan Temuan Komnas HAM
    • Perspektif Komnas HAM dalam Evaluasi MBG

Komisi XIII DPR Dorong Evaluasi MBG Berdasarkan Temuan Komnas HAM

New Policy – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, Komisi XIII DPR mengusulkan New Policy untuk mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih ketat, sesuai dengan temuan Komnas HAM. Wakil Ketua Komisi XIII, Andreas Hugo Pareira, menekankan pentingnya pemerintah memperhatikan laporan lembaga khusus ini sebagai dasar perbaikan program yang sejak lama menjadi sorotan publik. New Policy ini diharapkan mampu mengubah cara pengelolaan MBG, memastikan bahwa kebijakan pangan nasional lebih berorientasi pada keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.

Perspektif Komnas HAM dalam Evaluasi MBG

Kritik terhadap MBG, menurut Andreas, mencakup berbagai aspek seperti penerimaan manfaat, kualitas makanan, dan transparansi pengelolaan. Ia menilai pemerintah perlu terbuka terhadap masukan berdasarkan fakta, bukan hanya mendengarkan pernyataan yang menguntungkan Badan Gizi Nasional (BGN) atau sekadar memuji presiden. “New Policy ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki kelemahan program MBG yang selama ini dianggap tidak optimal,” tambahnya. Temuan Komnas HAM, yang diungkapkan dalam laporan resmi, mengindikasikan adanya pelanggaran hak asasi manusia dalam penyelenggaraan MBG, termasuk kasus korupsi dan kesenjangan distribusi bantuan.

Program MBG, yang bertujuan memberikan makanan bergizi kepada masyarakat miskin, telah mengalami beberapa tantangan dalam penerapannya. Selain masalah logistik dan administratif, ada juga kekhawatiran mengenai kesetaraan akses kepada kelompok rentan. Komnas HAM, dalam kajian terbarunya, menyoroti beberapa indikator yang menjadi fokus evaluasi, seperti efektivitas distribusi bantuan, kejelasan target penerima, serta kepatuhan terhadap prinsip HAM dalam pengambilan kebijakan. Kajian ini menjadi acuan penting untuk menyusun New Policy yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Andreas juga menyoroti peran Komnas HAM dalam memastikan kebijakan pangan nasional tidak mengorbankan hak-hak masyarakat. Ia menegaskan bahwa laporan dari lembaga tersebut bukan hanya sebagai kritik, tapi juga sebagai bahan untuk merumuskan strategi baru. “New Policy ini seharusnya mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penguasaan hak asasi manusia, termasuk akuntabilitas pengelolaan dana dan pengawasan terhadap penyelenggara program,” ujarnya. Evaluasi yang lebih ketat, kata Andreas, bisa mengurangi risiko penyalahgunaan wewenang dan memperkuat kepercayaan publik terhadap MBG.

Langkah evaluasi sesuai New Policy diharapkan menjadi bagian dari reformasi kebijakan sosial yang lebih sistematis. Selain itu, Komisi XIII DPR juga menyarankan adanya penguatan pengawasan oleh lembaga eksternal untuk memastikan proses ini tidak hanya bersifat internal. “Keterbukaan dan transparansi dalam New Policy ini menjadi kunci untuk memperbaiki MBG,” tambahnya. Dengan menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan standar HAM, program tersebut diharapkan bisa lebih bermakna dan mengakar dalam masyarakat.

Kajian Komnas HAM menyebutkan bahwa keberhasilan MBG sangat tergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dan akuntabilitas institusi penyalur. Dalam New Policy yang diusulkan, Komisi XIII DPR menekankan perlunya mekanisme pengawasan yang lebih ketat, termasuk pelibatan kelompok masyarakat dan media. “Kita harus mengevaluasi MBG secara kritis, bukan hanya memuji, agar kebijakan ini benar-benar mensejahterakan rakyat,” kata Andreas. Langkah ini diharapkan bisa menjadi bahan perbandingan dalam pengambilan keputusan kebijakan di masa depan, memastikan bahwa New Policy tidak hanya menjadi formalitas, tapi juga tindakan nyata.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

4 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

4 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

4 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

4 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

4 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.