Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire Dibongkar – 7 WNA Tiongkok Diamankan
Humaniora

Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire Dibongkar – 7 WNA Tiongkok Diamankan

Mark Jones Reporter Rabu, 13 Mei 2026 pukul 15:26 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
DUKUNG KELESTARIAN TANAH ADAT PAPUA
Masyarakat adat Suku Awyu dan Suku Moi Sigin, Papua menggelar aksi dama di depan Gedung Mahkamah Agung (MA), Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (22/7/2024). Koalisi masyarakat bersama masyarakat adat papua menggelar aksi dan menyerahkan petisi berisi 253.823 tanda tangan bentuk dukungan publik untuk memperjuangan kelestarian tanah adat dan hutan Papua yang menjadi ruang hidup masyarakat adat. MI/Susanto

Table of Contents

Toggle
  • Operasi Penyelidikan Berhasil Ungkap Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire, 7 WNA Tiongkok Diamankan
    • Penemuan Alat Berat dan Penyelidikan Terpadu

Operasi Penyelidikan Berhasil Ungkap Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire, 7 WNA Tiongkok Diamankan

Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire kini menjadi sorotan setelah operasi penyelidikan bersama tim dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan berhasil mengungkap aktivitas penambangan yang dilakukan secara tidak sah. Tujuh warga negara asing dari Tiongkok, yang terlibat dalam pengelolaan, teknik, dan operasi tambang bawah tanah, telah diamankan oleh pihak berwenang dan sekarang dalam proses penanganan oleh Kantor Imigrasi. Penyelidikan ini mengungkap skala besar dari praktik ilegal yang mengakibatkan kerusakan lingkungan di kawasan hutan yang menjadi sumber daya alam vital.

Penemuan Alat Berat dan Penyelidikan Terpadu

Pengecekan lapangan sebelumnya telah menemukan keberadaan peralatan berat di tiga desa di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, yaitu Desa Urumusu, Desa Gamei Biru, dan Desa Gamei Jaya. Tim penyelidik yang terdiri dari Ditjen Gakkum Kehutanan, Kodam XVII Cenderawasih, serta Korem 173 Praja Braja Vira menyita alat berat, kamp karyawan, dan dua pondok operator di lokasi yang dinyatakan berada dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas sesuai SK Menteri Kehutanan No 10798 Tahun 2025. Penyelidikan ini menunjukkan bahwa Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire bukan hanya kejadian lokal, tetapi melibatkan jaringan yang terstruktur.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan, Rudianto Saragih Napitu, mengungkapkan bahwa operasi ini bukan sekadar menangani pelaku langsung, tetapi juga menelusuri akar masalah dari pemodal hingga pengendali. “Keterlibatan WNA Tiongkok dalam Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire menunjukkan kompleksitas permasalahan lingkungan yang tidak hanya melibatkan aktor lokal, tetapi juga pihak internasional,” jelas Rudianto dalam pernyataan resmi Rabu (13/5). Ia menekankan bahwa investigasi harus memperhatikan seluruh rantai pasok dan berbagai pihak yang terlibat, termasuk mereka yang membiayai operasi.

“Ditemukannya alat berat, kamp pekerja, pondok operator, serta alur komando di lokasi ini mengindikasikan adanya pengelolaan tambang yang terencana. Dengan demikian, penindakan pidana tidak cukup hanya menangani pelaku langsung, tetapi juga harus memutus hubungan antara pemodal, pengendali, dan pihak yang menikmati hasil Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire,” tegas Rudianto.

Kasus ini dimulai dari laporan warga yang mengungkapkan keberadaan peralatan berat di tiga desa tersebut. Setelah konfirmasi lapangan, tim penyelidik melakukan penggeledahan yang berbuah penemuan barang bukti dan penahanan tujuh individu. Selain itu, pihak berwenang juga menyita dokumen-dokumen terkait kegiatan tambang, yang akan menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Dalam penyelidikan lanjutan, pihak berwenang menemukan indikasi adanya pelaku yang tidak terlihat secara langsung, seperti pemodal dan pengendali operasi. Tim penyelidik akan terus melakukan pencekalan untuk mengungkap identitas dan peran mereka dalam Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire. Investigasi juga akan mencakup analisis aliran dana serta dampak kerusakan lingkungan yang terjadi selama operasi. Penyelidikan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana upaya pencegahan kerusakan hutan perlu dilakukan secara sistematis.

Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire sebelumnya dianggap sebagai ancaman terhadap ekosistem lokal. Kegiatan penambangan yang berlangsung secara sembunyi-sembunyi ini mengakibatkan degradasi lahan hutan, polusi air, serta gangguan terhadap kehidupan satwa liar. Dengan adanya penahanan tujuh WNA Tiongkok, pihak berwenang menegaskan komitmen mereka untuk melindungi kawasan hutan yang menjadi bagian dari ekosistem Papua Tengah. Aktivitas tambang ilegal ini juga mengganggu hak warga setempat atas sumber daya alam yang seharusnya dikelola secara berkelanjutan.

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

3 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

4 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

4 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

4 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.