Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Humaniora
  3. Tips Aman Lari Maraton: Dokter RSUI Imbau Jelaskan Pentingnya Memantau Heart Rate
Humaniora

Tips Aman Lari Maraton: Dokter RSUI Imbau Jelaskan Pentingnya Memantau Heart Rate

Richard Moore Reporter Senin, 15 Juni 2026 pukul 23:54 WIB 2 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1781530890_aed6683475ea0b99aa99

Table of Contents

Toggle
  • Tips Aman Lari Maraton: Pentingnya Memantau Detak Jantung
    • Detak Jantung sebagai Indikator Kesehatan

Tips Aman Lari Maraton: Pentingnya Memantau Detak Jantung

Tips Aman Lari Maraton – Maraton semakin diminati oleh masyarakat, tetapi kegiatan olahraga yang intens ini membawa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Dalam wawancara di Depok, Jawa Barat, Senin (15/6), dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Anindia Larasati, memberikan peringatan tentang kebutuhan untuk memantau detak jantung secara teratur guna menghindari bahaya serius.

Persiapan untuk maraton tidak bisa dilakukan secara mendadak. Menurut dr. Anindia, latihan fisik yang optimal sebaiknya dimulai 12 hingga 16 minggu sebelum hari pelaksanaan, disesuaikan dengan jarak lari dan tingkat kebugaran masing-masing pelari. Hal ini memastikan tubuh dalam kondisi siap sebelum memulai perlombaan.

Detak Jantung sebagai Indikator Kesehatan

Detak jantung yang normal menjadi langkah awal penting sebelum start. Dr. Anindia menekankan bahwa pelari harus mengawasi angka tersebut untuk mengantisipasi gangguan yang mungkin terjadi. Jika detak jantung terlalu tinggi atau melebihi kapasitas tubuh, sebaiknya berhenti sementara dan turunkan denyut dengan berjalan sebelum melanjutkan lari.

“Lebih baik kita hentikan dulu larinya, dengan berjalan menurunkan detak jantung kemudian dilanjutkan dengan berlari,” ujar dr. Anindia.

Beberapa tanda bahaya, seperti kelelahan berlebihan atau gejala tidak biasa, memaksa pelari berhenti total. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi kesehatan internal, terutama bagi penderita penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung, perlu diperhatikan sebelum mengikuti lomba.

Dokter tersebut menjelaskan bahwa obat-obatan untuk kondisi seperti diabetes atau hipertensi bisa memengaruhi kadar gula darah dan detak jantung saat beraktivitas berat. Penyesuaian dosis mungkin diperlukan di bawah pengawasan medis.

Selain itu, menjaga hidrasi tubuh sangat vital. Pelari disarankan mengonsumsi cairan secara rutin, minimal setiap 2,5 kilometer, tanpa menunggu rasa haus. Aspek ini membantu mencegah dehidrasi yang berisiko mengganggu performa.

Setelah menyelesaikan lomba, dr. Anindia menyarankan untuk tidak langsung beristirahat total. Sebaliknya, pelari harus melakukan peregangan otot yang cukup untuk mencegah kram pasca-aktivitas. (Ant/H-3)

Bagikan:

Berita Terkait

55aac335-2929-4d54-8a36-7e4e0700bde6-0

Special Plan: 13 Taman Nasional Ditargetkan Mandiri dalam Urusan Pendanaan pada 2030

26 Jun 2026
d324d0c8-8fb8-4f8b-9c9a-75051d1c034f-0

Mengagumkan! Karang Hitam Raksasa Berusia 400 Tahun Ditemukan di Selandia Baru

26 Jun 2026
464883ef-a30d-4ccc-a7e4-c02ce2b2e644-0

Key Discussion: Kapan Harus Berhenti Bayi Tabung? Dilema Berat Pasien IVF yang Jarang Terungkap

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

3 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

3 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

3 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

3 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

3 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.