Skip to content
Beritabaru1
fe1b8844-d830-4785-aa70-48971fa106fc-0
  • Home
  • News
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Internasional
  • Humaniora
  • Politik Dan Hukum
  • Nusantara
  • Hiburan
  • Opini
  • Travelista
  • Ekonomi
  • Megapolitan
  • Kolom Pakar
  • Jelita
  • Olahraga
  • Haji
  • Otomotif
  • Jabar
  • Piala Dunia 2026
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Forum Mahasiswa
  • Fashion
  • Sela
  1. Home
  2. Internasional
  3. Donald Trump Ajukan Gugatan Baru Rp176 Triliun terhadap Wall Street Journal
Internasional

Donald Trump Ajukan Gugatan Baru Rp176 Triliun terhadap Wall Street Journal

Michael Gonzalez Reporter Jumat, 29 Mei 2026 pukul 09:40 WIB 3 min read
0 Views 0 Komentar
Share:
1780021694_8163642ace35e2377614

Table of Contents

Toggle
  • Donald Trump Ajukan Gugatan Baru Rp176 Triliun terhadap Wall Street Journal
    • Detail Gugatan dan Tuntutan Hukum
    • Perselisihan dan Proses Hukum

Donald Trump Ajukan Gugatan Baru Rp176 Triliun terhadap Wall Street Journal

Donald Trump Ajukan Gugatan Baru Rp176 – Donald Trump Ajukan Gugatan Baru – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengajukan tuntutan hukum terhadap surat kabar Wall Street Journal (WSJ) dan perusahaan induknya, News Corp, dengan nilai total mencapai US$10 miliar atau sekitar Rp176 triliun. Langkah ini merupakan langkah terbaru dalam serangkaian perdebatan hukum yang telah berlangsung sejak tahun 2020, ketika Trump pertama kali menggugat WSJ atas dugaan pencemaran nama baik. Dalam gugatan yang telah direvisi dan didaftarkan pada Rabu (27/5) malam waktu setempat di Pengadilan Federal Florida, Trump berupaya memenuhi syarat yang ditetapkan oleh hakim sebelumnya, yang menolak versi pertama gugatan karena dianggap kurang memadai dalam menyajikan bukti kuat.

Detail Gugatan dan Tuntutan Hukum

Dalam gugatan yang kini disusun ulang, Trump dan tim hukumnya menekankan bahwa WSJ serta tim jurnalisnya melanggar standar “actual malice”, yang merupakan kriteria utama dalam kasus pencemaran nama baik di Amerika Serikat. Standar ini membutuhkan bukti bahwa pihak yang diserang sengaja menyebarkan informasi palsu atau mengetahui kebenarannya. Trump mengklaim bahwa WSJ memublikasikan artikel yang menyesatkan rakyat Amerika dan memperkuat argumen mereka dengan menambahkan bukti-bukti baru, termasuk pengungkapan bahwa pihak pengelola WSJ tidak memeriksa fakta-fakta secara cermat sebelum menyebarluaskan laporan tersebut.

Tim hukum Trump, yang dipimpin oleh Alejandro Brito, juga mempertanyakan kredibilitas laporan WSJ yang diterbitkan pada Juli 2025. Artikel itu menyebut Trump mengirimkan kartu ulang tahun yang dianggap tidak sopan kepada Jeffrey Epstein, tokoh yang meninggal pada 2003. Trump menyangkal keaslian dokumen tersebut dan menegaskan bahwa WSJ sengaja menciptakan kesan negatif terhadapnya dengan mengabaikan bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran laporan lain. Dalam draf gugatan terbaru, mereka menegaskan bahwa WSJ menyebarluaskan informasi yang tidak akurat dan berusaha menekan reputasi Trump.

Perselisihan dan Proses Hukum

Perselisihan hukum ini berawal dari artikel WSJ yang mengklaim Trump melibatkan Epstein dalam aktivitas yang dianggap kejahatan seksual. Trump, sebelumnya, memperdebatkan keaslian artikel tersebut, menilai bahwa WSJ memanipulasi dokumen untuk memperkuat narasi kritik terhadapnya. Dalam gugatan yang direvisi, para tergugat dituduh tidak hanya menyebarkan informasi yang salah, tetapi juga mengabaikan fakta-fakta yang relevan dalam membangun klaim hukum.

Sebelumnya, Hakim Distrik AS Darrin Gayles menolak gugatan pertama Trump pada April 2024, menyatakan bahwa argumen hukumnya belum mencapai tingkat bukti yang cukup untuk memenuhi standar hukum pencemaran nama baik. Hakim juga menyoroti bahwa WSJ telah melakukan prosedur jurnalistik dengan menghubungi Trump untuk mengambil komentar sebelum artikel diterbitkan. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa proses tersebut tidak cukup memenuhi standar “actual malice” yang diperlukan dalam kasus ini.

News Corp, perusahaan yang mengendalikan WSJ, belum memberikan komentar resmi terkait gugatan yang direvisi. Namun, mereka sebelumnya menegaskan sikap tetap teguh pada laporan yang mereka anggap objektif dan terbuka. Seorang juru bicara dari tim hukum Trump menyebut gugatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kesalahan media dalam menyajikan fakta. Dengan nilai Rp176 triliun, gugatan ini menjadi salah satu tuntutan terbesar yang pernah diajukan oleh Trump, yang sering kali bersikap defensif terhadap kritik terhadapnya.

Dalam perjalanannya, kasus ini menunjukkan upaya Trump untuk menegaskan kekuasaan dirinya dalam memperjuangkan reputasi publik. Selain itu, gugatan ini juga menjadi contoh bagaimana media besar dapat menjadi target dalam persaingan politik dan media. Dengan tambahan bukti serta penyesuaian argumen, Trump berharap pengadilan federal Florida akan menerima gugatan barunya dan memberikan keputusan yang berimbang terhadap klaimnya.

Analisis dari para ahli hukum menunjukkan bahwa gugatan ini memiliki potensi besar untuk memengaruhi kredibilitas WSJ dan News Corp dalam menjaga standar jurnalistik. Meski Trump kerap dianggap menuduh media secara berlebihan, gugatan ini menunjukkan bagaimana ia menggunakan mekanisme hukum sebagai alat untuk menegaskan narasi yang dianutnya. Selain itu, dana yang besar dalam gugatan ini juga mencerminkan perhatian Trump terhadap masalah reputasi dan dampak yang bisa ditimbulkan dari kebohongan yang ia yakini sebagai upaya menyesatkan masyarakat.

Bagikan:

Berita Terkait

1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

27 Jun 2026
ab97be66-30ad-42dd-a015-df9fd8310bfa-0

Visit Agenda: Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 920 Jiwa, Infrastruktur Runtuh

27 Jun 2026
f77de130-6656-4af1-8bdf-c1ff70e2116c-0

Today’s News: Australia Temukan Kasus Flu Burung

26 Jun 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

1782510039_d402f84363d336b912cf

Special Plan: Harga Biosolar B50 Harus Kompetitif untuk Tarik Minat Masyarakat

7 jam yang lalu
0b2edacb-c104-424a-8fb3-dc9eda9a848c-0

New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM

7 jam yang lalu
1782510706_6702119ca7efdf53ac61

Key Issue: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Sempurna, Senegal Pesta Gol

7 jam yang lalu
1782511360_747e74ee74aeda024e85

Topics Covered: Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

7 jam yang lalu
1782511855_c89e55d703da44da063a

Sindikat Judi Daring Hayam Wuruk Gunakan Kedok Perusahaan Teknologi

7 jam yang lalu

Kategori

  • Ekonomi (346)
  • Fashion (3)
  • Forum Mahasiswa (1)
  • Haji (28)
  • Hiburan (208)
  • Humaniora (655)
  • Internasional (333)
  • Jabar (58)
  • Jelita (19)
  • Kesehatan (5)
  • Kolom Pakar (3)
  • Kuliner (16)
  • Megapolitan (118)
  • Nusantara (434)
  • Olahraga (135)
  • Opini (52)
  • Otomotif (20)
  • Piala Dunia 2026 (181)
  • Politik Dan Hukum (169)
  • Sela (1)
  • Sepak Bola (427)
  • Teknologi (185)
  • Travelista (31)
  • Uncategorized (1)

About Us

Beritabaru1 menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.

Trending Post

  • Hello world!
  • New Policy: Presiden Prabowo Didesak segera Terbitkan Perpres RAN HAM
  • Key Discussion: Preview Ligue 1 Rennes vs Paris FC, Ambisi Tuan Rumah di Roazhon Park
  • Bawa Kabur Motor Teman – Perempuan di Kukar Ditangkap Polisi
  • Main Agenda: Pengamat Soroti Peran Strategis Indonesia di Tengah Dinamika ASEAN

Quick Links

  • Ekonomi
  • Fashion
  • Forum Mahasiswa
  • Haji
  • Hiburan
  • Humaniora
  • Internasional
  • Jabar
  • Jelita
  • Kesehatan

Contact Us

Ready to get started? Contact us today!

  • Contact Us

Copyright © 2026 beritabaru1.com. All rights reserved.